Kripto Kian Rawan? Pegawai Binance Jadi Target Perampokan

Gelombang kejahatan yang menyasar pelaku industri kripto kembali terjadi. Kali ini, pegawai Binance di Prancis menjadi target perampokan di rumahnya. Tiga tersangka telah ditangkap, dan kejadian ini menunjukkan bahwa risiko di dunia kripto tidak hanya terjadi secara digital.

Aksi Bersenjata Incar Pegawai Binance di Prancis

Insiden terjadi pada Kamis pagi pukul 07.00 waktu setempat di Val-de-Marne, Prancis. Dikutip dari laporan media lokal RTL pada Jumat (13/02/2026), tiga pria bertopeng dan bersenjata mencoba memasuki apartemen pimpinan Binance Prancis.

Sebelum mencapai target, pelaku lebih dulu memaksa masuk ke apartemen penghuni lain. Mereka meminta ditunjukkan lokasi rumah kepala Binance France. Beruntung, target tidak berada di tempat. Meski demikian, pelaku sempat membawa sejumlah barang dari lokasi.

“Menurut sumber kepolisian yang berbicara kepada RTL, kelompok tersebut menggeledah kediaman petinggi kripto itu sebelum menyadari bahwa yang bersangkutan tidak berada di tempat. Mereka melarikan diri sambil membawa dua unit ponsel,” seperti tercantum pada laporan RTL.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Kejahatan Kripto Meningkat, Streamer Terkenal Ini Jadi Korban

Dua jam kemudian, ketiganya ditangkap saat melakukan aksi serupa di Hauts-de-Seine. Warga yang curiga segera melapor dan polisi berhasil mengamankan ponsel curian serta kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi sebelumnya.

BACA JUGA:  Skyholic Klaim Aset Kripto 11 Triliun, Tantang Influencer Buka Wallet

Binance mengonfirmasi bahwa salah satu pegawainya menjadi korban dalam aksi kejahatan kripto. Meski demikian, perusahaan menolak mengungkap identitas korban karena alasan keamanan dan proses penyelidikan yang masih berjalan.

“Kami mengetahui adanya pembobolan rumah yang melibatkan salah satu karyawan kami. Saat ini penyelidikan sedang berlangsung bersama kepolisian setempat,” ujar Yi He, Co-Founder Binance.

Kejahatan Kripto Meningkat, Prancis Paling Banyak

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah kepolisian Prancis menangkap enam orang dalam kasus penculikan bermotif tebusan kripto. Korbannya adalah seorang magistrat dan ibunya, dengan target utama pasangan sang magistrat yang merupakan pengusaha kripto.

Fenomena serangan fisik terhadap investor kripto, yang dikenal sebagai “wrench attack”, menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. CertiK mencatat peningkatan 75 persen sepanjang 2025, dengan total 72 kasus terverifikasi secara global.

BACA JUGA:  Epstein Files Buka Tabir Rivalitas di Dunia Kripto

Kerugian yang tercatat juga mencapai puluhan juta dolar. Angka tersebut diyakini bisa jauh lebih besar karena banyak insiden yang kemungkinan tidak dilaporkan ke publik.

Prancis sendiri mencatat 19 kasus sepanjang tahun lalu, menjadi yang tertinggi di dunia. Sementara itu, kawasan Eropa menyumbang sekitar 40 persen dari total serangan global pada 2025.

5 Tindak Kejahatan Kripto Terkini yang Bikin Dunia Digital Waswas

Lonjakan aksi kejahatan yang menargetkan pengguna kripto ini menjadi peringatan serius. Ancaman tidak lagi terbatas pada peretasan digital, tetapi juga meluas ke kekerasan fisik yang menyasar individu secara langsung.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait