Laga dramatis Argentina kontra Tanjung Verde pada babak gugur Piala Dunia 2026, Sabtu (04/07/2026), tidak hanya memikat perhatian pencinta sepak bola. Pertandingan itu membawa berkah bagi dua trader pasar prediksi yang meraup untung sekitar Rp43 miliar.
Trader Polymarket Cuan Besar dari Satu Laga Piala Dunia 2026
Laga Argentina vs Tanjung Verde menjadi salah satu pasar paling ramai di Polymarket. Volume transaksi yang tercatat mencapai US$68,86 juta, mencerminkan tingginya minat pengguna terhadap pertandingan tersebut.
Pasar yang diperdagangkan bukan mengenai tim yang lolos ke babak berikutnya. Kontrak hanya menilai apakah Argentina menang dalam 90 menit waktu normal, termasuk injury time, tanpa menghitung babak tambahan maupun adu penalti.
Aturannya sederhana. Jika laga berakhir imbang setelah waktu normal, kontrak prediction market diselesaikan sebagai “Yes“. Sebaliknya, apabila salah satu tim menang sebelum perpanjangan waktu, hasil akhirnya menjadi “No“.
Dua trader tampaknya memahami mekanisme tersebut dengan baik. Mereka sama-sama membeli kontrak “No“, lalu menikmati keuntungan besar setelah pertandingan berakhir sesuai skenario prediksi mereka.

Trader myzbsq membeli 1,62 juta kontrak “No” di harga rata-rata 15 sen. Modalnya sekitar US$243.075, lalu menerima pembayaran US$1,466 juta dengan keuntungan bersih US$1,223 juta atau sekitar 503 persen.
Trader kedua, qpkwks, membeli hampir 993 ribu kontrak “No” pada harga rata-rata 21,1 sen. Dari modal sekitar US$209.266, ia memperoleh pembayaran US$993 ribu dengan laba bersih US$783.945, setara sekitar 374 persen.
Argentina Menang Dramatis Setelah Babak Tambahan
Di atas lapangan, Argentina sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup nyaman. Lionel Messi membuka keunggulan pada menit ke-29 setelah memanfaatkan umpan panjang Lisandro Martínez dan menaklukkan kiper Tanjung Verde.
Keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir waktu normal. Deroy Duarte mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-59, membuat skor berubah menjadi 1-1 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Argentina kembali berada di atas angin ketika Lisandro Martínez mencetak gol pada menit ke-103. Namun, Tanjung Verde kembali memberikan kejutan melalui Sidny Lopes Cabral yang menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-108.
Saat pertandingan terlihat mengarah ke adu penalti, Argentina akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-111. Sundulan Cristian Romero mengenai Diney Borges sebelum masuk ke gawang sendiri dan dicatat sebagai gol bunuh diri.
Cuan Ratusan Miliar! Ini 10 Trader Prediksi Piala Dunia 2026 Terbaik!
Kemenangan dramatis 3-2 memastikan langkah Argentina ke babak 16 besar. Piala Dunia 2026 Sementara itu, dua trader prediksi Polymarket turut berpesta setelah meraup keuntungan gabungan sekitar US$2,46 juta, setara hampir Rp43 miliar.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


