Bitwise Asset Management mengumumkan pembaruan penting terkait produk Hyperliquid ETF dengan mengajukan dokumen amandemen terbaru yang memuat rincian biaya pengelolaan dan ticker resmi.
Informasi ini diungkap oleh analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, yang menyoroti bahwa langkah tersebut biasanya dilakukan ketika sebuah ETF telah memasuki fase akhir sebelum diluncurkan ke publik. Pengajuan ini menjadi sinyal paling jelas sejauh ini bahwa Hyperliquid ETF tengah dipersiapkan untuk segera diperdagangkan.

Dalam dokumen terbaru tersebut, Bitwise mengungkapkan bahwa Hyperliquid ETF akan menggunakan ticker BHYP. Selain itu, perusahaan juga menetapkan biaya manajemen tahunan sebesar 0,67 persen.
Pengungkapan ini menjawab dua pertanyaan utama pasar mengenai identitas perdagangan dan struktur biaya produk tersebut. Hingga kini, Bitwise belum menyampaikan tanggal resmi dimulainya perdagangan ETF ini.
Langkah ini diambil Bitwise di AS, tempat perusahaan tersebut berbasis dan mengajukan produk investasinya. Pembaruan dokumen dilakukan melalui amandemen yang secara teknis menandai kesiapan akhir sebuah ETF sebelum masuk ke tahap operasional.
Eric Balchunas menilai bahwa pengungkapan ticker dan biaya jarang dilakukan pada tahap awal, sehingga sering diartikan sebagai indikator bahwa peluncuran tinggal menunggu waktu.
Detail Biaya dan Identitas Perdagangan Hyperliquid ETF
Penetapan biaya pengelolaan sebesar 0,67 persen menjadi salah satu poin utama dalam pembaruan Hyperliquid ETF. Biaya ini akan dikenakan setiap tahun kepada investor sebagai kompensasi atas pengelolaan produk.
Dalam konteks industri ETF kripto, pengungkapan biaya merupakan elemen penting karena menjadi dasar perhitungan efisiensi investasi bagi pelaku pasar institusional maupun ritel.
Selain biaya, Bitwise juga secara resmi menetapkan ticker BHYP sebagai simbol perdagangan Hyperliquid ETF di bursa. Penetapan ticker merupakan langkah krusial karena menjadi identitas tunggal yang akan digunakan investor untuk mengakses produk tersebut.
Dalam praktiknya, ticker biasanya ditetapkan setelah seluruh aspek teknis produk diselesaikan, termasuk struktur internal dan kesiapan operasional.
Dokumen amandemen yang diajukan Bitwise juga mencantumkan Form 8-A. Formulir ini berkaitan dengan proses pencatatan saham ETF di bursa dan biasanya diajukan menjelang dimulainya perdagangan.
Meskipun Bitwise belum mengumumkan bursa tempat ETF ini akan diperdagangkan, pencantuman formulir tersebut memperkuat indikasi bahwa Hyperliquid ETF telah melewati sebagian besar tahapan persiapan.
Dampak Awal dan Respons Pasar
Meski pembaruan terkait Hyperliquid ETF dinilai signifikan, pergerakan harga token Hyperliquid (HYPE) sejauh ini belum menunjukkan lonjakan tajam.
Kondisi ini mencerminkan pola yang kerap terjadi pada produk ETF baru, di mana pasar cenderung menunggu kepastian tanggal perdagangan dan arus dana aktual sebelum bereaksi lebih jauh.
Sejumlah pengamat menilai bahwa pasar masih berada dalam fase observasi, mengingat informasi yang diungkap sejauh ini bersifat teknis dan belum disertai jadwal peluncuran.
Namun, dari sudut pandang industri, pengungkapan biaya, ticker, serta pendaftaran Form 8-A menempatkan Hyperliquid ETF dalam kategori produk yang secara struktur sudah siap untuk memasuki tahap berikutnya.
Bitwise sendiri dikenal sebagai salah satu penerbit ETF kripto yang aktif mengembangkan berbagai produk aset digital. Langkah terbaru ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam memperluas portofolio ETF berbasis aset kripto.
Dengan diumumkannya detail inti Hyperliquid ETF, fokus pasar kini beralih pada waktu peluncuran dan potensi minat investor setelah ETF tersebut resmi diperdagangkan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



