Perkembangan ekosistem kripto global menunjukkan pergeseran penting ke kawasan Asia. Laporan Chainalysis 2025 menempatkan Asia sebagai wilayah dengan pertumbuhan adopsi kripto paling aktif, dengan Indonesia, Vietnam, dan Filipina masuk dalam jajaran negara dengan tingkat partisipasi tertinggi.
Seiring meningkatnya adopsi, kebutuhan terhadap sumber informasi kripto yang relevan, akurat, dan mudah diakses secara lokal juga ikut menguat.
Dalam laporan terbarunya, Outset PR menyoroti bahwa media kripto berbasis komunitas lokal di Asia mulai memainkan peran yang semakin signifikan. Media yang mampu menggabungkan pemahaman bahasa lokal, konteks pasar, dan konsistensi editorial dinilai memiliki peluang untuk bersaing bahkan melampaui media berskala global dalam menjangkau audiens yang lebih spesifik dan loyal.
Dalam konteks Indonesia, Blockchain Media Indonesia disebut sebagai salah satu contoh outlet yang berkembang melalui pendekatan tersebut
Kepercayaan Audiens dan Tantangan Zero-Click
Outset PR juga mencatat fenomena zero-click behavior yang semakin dominan di Asia, di mana audiens kerap mengonsumsi informasi kripto melalui platform seperti YouTube, X (Twitter), atau grup Telegram tanpa mengunjungi situs berita secara langsung.
Namun, laporan yang sama menekankan bahwa media yang berinvestasi pada kualitas konten dan optimasi SEO lokal tetap memiliki ruang untuk membangun trafik berkelanjutan dan hubungan jangka panjang dengan pembaca.
Dalam kerangka ini, Blockchain Media Indonesia diposisikan sebagai media yang memanfaatkan bahasa Indonesia dan pendekatan SEO organik untuk menjangkau pembaca yang secara aktif mencari informasi kripto.
Strategi ini sejalan dengan temuan Outset PR bahwa konsistensi konten dan relevansi lokal menjadi faktor utama pertumbuhan media kripto Asia saat ini.
Posisi Regional dalam Lanskap Media Kripto Asia

Berdasarkan riset Outset PR kuartal kedua 2025, Blockchain Media Indonesia (Blockchainmedia.id) termasuk dalam kelompok outlet kripto Asia berukuran menengah (Tier-2) dengan estimasi kunjungan bulanan di kisaran 130.000 hingga 400.000.
Kelompok ini, meski tidak mendominasi trafik seperti 20 besar media kripto Asia, secara kolektif tetap menyumbang porsi signifikan terhadap total konsumsi konten kripto regional.
Outset PR menilai bahwa tren konsolidasi audiens di mana sebagian besar trafik terpusat pada sejumlah media teratas tidak sepenuhnya menutup peluang bagi media menengah. Justru, outlet dengan kredibilitas editorial dan basis pembaca loyal dinilai memiliki posisi strategis, terutama untuk menjangkau audiens lokal yang lebih spesifik dan engaged.
Media Lokal di Tengah Industri yang Makin Selektif
Laporan Outset PR menekankan bahwa masa depan media kripto di Asia tidak hanya ditentukan oleh skala trafik, tetapi oleh tingkat kepercayaan dan relevansi.
Media lokal yang mampu mempertahankan standar editorial, memahami dinamika pasar domestik, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pembaca dinilai akan tetap relevan di tengah kompetisi yang semakin ketat.
Dalam lanskap tersebut, Blockchain Media Indonesia dipotret sebagai bagian dari gelombang media kripto lokal Asia yang tumbuh melalui pendekatan berbasis komunitas, bahasa, dan konteks pasar.
Bukan sebagai pemain dominan regional, melainkan sebagai media yang mengisi ruang penting dalam ekosistem informasi kripto Indonesia, sebuah peran yang, menurut Outset PR, semakin dibutuhkan seiring matangnya industri kripto di kawasan Asia.
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



