Mau Berburu Meme Coin di Arc? Coba 3 Launchpad Kripto Ini

Blockchain Arc baru saja membuka public mainnet, tetapi ekosistemnya mulai diramaikan berbagai eksperimen baru. Salah satunya datang dari launchpad koin meme yang mulai menarik perhatian para crypto degen.

Arc Mulai Jadi Arena Baru Meme Coin

Arc sejak awal dibangun Circle sebagai jaringan Layer-1 untuk aktivitas finansial, mulai dari pembayaran, perdagangan, hingga berbagai layanan AI. Salah satu pembeda utamanya adalah penggunaan USDC sebagai gas fee.

Artinya, pengguna tidak perlu menyimpan token khusus hanya untuk membayar transaksi. Arc juga menawarkan finalitas subdetik, membuat aktivitas on-chain berjalan lebih cepat dan biaya lebih mudah diperkirakan.

Cara Bridge USDC ke Blockchain Arc Buatan Circle untuk Pemula

Meski membawa narasi yang cukup serius, Arc ternyata ikut menarik perhatian crypto degen. Sejumlah launchpad koin meme mulai bermunculan dan membuka arena baru bagi trader maupun deployer.

Bagi trader, platform ini  bisa menjadi tempat berburu token yang baru diluncurkan sejak fase awal. Sementara bagi deployer, proses membuat token menjadi lebih sederhana tanpa harus membangun seluruh infrastruktur dari nol.

Menariknya, setiap launchpad koin meme membawa konsep berbeda. Ada yang mengandalkan bonding curve, bereksperimen dengan token saham, hingga langsung membuka pool USDC ketika token mulai diperdagangkan.

3 Launchpad Koin Meme di Arc yang Menarik Dicoba

1. Argus

Argus menjadi salah satu launchpad yang mudah dikenali di Arc karena menggabungkan discovery token, pembuatan aset, aktivitas pasar, serta holder rewards dalam satu antarmuka yang relatif sederhana.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Cara Pakai DEX Screener Buat Cari Kripto Potensial

Bagi deployer, Argus menggunakan model fair launch berbasis bonding curve melalui Uniswap v4. Creator juga dapat mengatur buy dan sell tax sekaligus menentukan bagaimana hasil biaya tersebut dialokasikan.

Tampilan Launchpad Koin Meme Argus Pad di Arc
Tampilan Launchpad Koin Meme Argus Pad di Arc

Pilihan alokasinya diarahkan untuk kebutuhan pemasaran, pembagian kepada holder, atau mekanisme buyback dan burn. Artinya, karakter ekonomi setiap token yang diluncurkan melalui Argus bisa berbeda.

Dari sisi trader, halaman Argus menyediakan kategori token trending, baru, graduation, hingga sudah graduated. Market cap, volume, jumlah holder, pajak, serta pair perdagangan juga dapat diperiksa langsung.

Model tersebut membuat Argus menarik bagi trader yang suka mencari token sejak fase awal. Namun, pengaturan pajak berbeda pada setiap aset, sehingga detail kontrak dan struktur biaya tetap perlu diperiksa.

2. Long

Long membawa konsep yang lebih nyeleneh karena koin meme tidak harus dipasangkan dengan USDC atau aset kripto konvensional. Platform ini memungkinkan token diluncurkan dengan token saham sebagai pair.

Pada halaman launchpad koin meme mereka, tersedia pilihan aset seperti CRCL, NVDA, TSLA, AAPL, GME, SPY, hingga token bertema perusahaan private seperti OpenAI dan Anthropic sebagai basis pasangan perdagangan.

BACA JUGA:  OJK Bongkar Dugaan Investasi Kripto Ilegal, Dua Platform Dihentikan
Tampilan Launchpad Koin Meme Long di Arc
Tampilan Launchpad Koin Meme Long di Arc

Konsep tersebut membuat deployer dapat membuat kripto meme dengan narasi yang menempel langsung pada saham tertentu. Trader pun mendapatkan pasar yang berbeda dibandingkan pasangan koin meme terhadap stablecoin biasa.

Namun, ada catatan penting. Long menjelaskan bahwa aset yang dijembatani ke Arc merupakan klaim terhadap aset terkait yang disimpan dalam kustodi tim, bukan saham dan tidak memberikan hak pemegang saham.

Bridge yang digunakan juga bersifat custodial, bukan trustless. Karena itu, pengguna bukan hanya menghadapi risiko token dan likuiditas, tetapi juga perlu mempertimbangkan risiko kustodi serta proses redemption.

3. Tolly Labs

Tolly Labs mengambil jalur berbeda karena berfungsi sebagai launchpad, DEX, terminal perdagangan, sekaligus lapisan intelijen on-chain. Token dapat dibuat bersama pasar finalnya hanya melalui satu transaksi.

Tidak ada fase bonding curve ataupun proses graduation. Saat token dibuat, suplai tetap satu miliar token dan pasar Token/USDC langsung tersedia, sementara NFT posisi likuiditas peluncuran dikunci secara permanen.

Tampilan Launchpad Koin Meme Tolly Labs
Tampilan Launchpad Koin Meme Tolly Labs

Struktur tersebut membuat token dapat diperdagangkan sejak blok pertama tanpa menunggu migrasi menuju DEX. Opening FDV secara desain berada sekitar US$5.000 menurut dokumentasinya.

Launchpad koin meme ini juga mengenakan pool fee satu persen pada pasar native. Untuk transaksi beli, biaya tersebut dibagi kepada creator, holder pot, protokol, pembelian TOLLY, serta pembelian token proyek.

BACA JUGA:  Crypto Ikut Tentukan Politik Inggris? Rp1,44 Triliun Mengalir ke Farage

Bagi trader yang ingin serba dalam satu tempat, Tolly Labs menyediakan pencarian pasar, chart, eksekusi perdagangan, wallet intelligence, portofolio, hingga Creator Studio untuk meluncurkan koin meme.

Mana Launchpad Koin Meme Arc yang Menarik Dicoba?

Ketiga launchpad tersebut menunjukkan sisi Arc yang berbeda dari narasi institusional Circle. Argus menawarkan bonding curve, Long bereksperimen dengan tokenized stocks, sedangkan Tolly membangun pasar USDC sejak peluncuran.

Bagi deployer, pilihannya dapat disesuaikan token. Argus menawarkan pengaturan pajak lebih fleksibel, Long membuka eksperimen dengan narasi saham, sementara TOLLY menawarkan peluncuran langsung menuju pasar final.

Dari sisi trader, perhitungannya berbeda. Aktivitas perdagangan, kedalaman likuiditas, jumlah holder, distribusi token, hingga reputasi creator lebih penting dibandingkan sekadar memilih launchpad koin meme yang sedang ramai.

Pada akhirnya, launchpad crypto hanya menjadi pintu masuk untuk menemukan token baru. Contract address, likuiditas, aktivitas creator, pajak, volume, distribusi holder, serta mekanisme bridge tetap perlu diperiksa sebelum mengambil posisi.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait