Leverage Bitcoin Mendingin, Risiko Likuidasi Besar Kian Menurun

Analis on-chain Crazzyblockk di CryptoQuant melihat bahwa tingkat leverage Bitcoin di bursa kripto global menunjukkan tren penurunan signifikan, meskipun harga aset tersebut masih berada di level tinggi.

Berdasarkan indikator Exchange BTC Leverage Pulse, risiko sistemik akibat penggunaan leverage dinilai telah mereda, sehingga potensi terjadinya likuidasi besar-besaran ikut menurun.

BTC Leverage

Indikator Exchange BTC Leverage Pulse mengukur rasio antara open interest Bitcoin dengan cadangan stablecoin di bursa. Data ini digunakan untuk menilai seberapa agresif pelaku pasar menggunakan leverage dibandingkan dengan jaminan modal yang tersedia.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Crazzyblockk menjelaskan bahwa setelah beberapa kali ekspansi leverage sepanjang 2024 hingga pertengahan 2025, pasar kini memasuki fase kontraksi. Open interest tercatat menurun lebih cepat dibandingkan cadangan stablecoin, menandakan bahwa pelaku pasar secara aktif mengurangi eksposur risiko.

“Data menunjukkan bahwa leverage di pasar Bitcoin saat ini telah mendingin secara material, meskipun harga masih berada di level tinggi. Ini menandakan bahwa pelaku pasar lebih berhati-hati dalam mengelola posisi mereka,” ungkap Crazzyblockk.

BACA JUGA:  Bos Indodax Bahas Cara Prediksi Bottom Harga Bitcoin

Kondisi ini dinilai penting karena leverage yang berlebihan sering kali menjadi pemicu utama volatilitas ekstrem dan gelombang likuidasi besar di pasar Bitcoin. Dengan menurunnya rasio leverage, struktur pasar dinilai menjadi lebih stabil.

Indikator Leverage Menunjukkan Penurunan Risiko

Berdasarkan data on-chain, Short-Term Exchange Leverage Ratio (ST-ELR) kini berada di bawah rata-rata pergerakan 20 hari dan mendekati batas bawah rentang historisnya. Posisi ini mencerminkan bahwa tekanan leverage telah berkurang secara signifikan.

Secara historis, koreksi tajam Bitcoin sering terjadi ketika rasio leverage menembus batas atas. Kondisi tersebut menunjukkan pasar berada dalam posisi yang terlalu padat dan rentan terhadap guncangan. Namun, situasi tersebut tidak terlihat dalam fase saat ini.

Crazzyblockk menyatakan bahwa pasar tengah mengalami fase penyesuaian risiko setelah periode ekspansi panjang.

“Kami melihat bahwa penurunan ini lebih disebabkan oleh pengurangan posisi, bukan karena kepanikan jual. Trader kini menggunakan ukuran posisi yang lebih kecil, sehingga risiko efek domino likuidasi menjadi lebih rendah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hong Kong Bidik Posisi Pusat Keuangan Dunia Lewat Tokenisasi RWA

Data juga menunjukkan bahwa cadangan stablecoin di bursa masih berada pada level yang relatif tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa likuiditas masih tersedia, meskipun para pelaku pasar memilih untuk tidak menggunakannya secara agresif untuk membuka posisi leverage besar.

Dampak Terhadap Struktur Pasar Bitcoin

Penurunan leverage di tengah harga BTC yang tetap tinggi dinilai sebagai sinyal positif bagi struktur pasar. Menurut analisis Crazzyblockk, reli yang didorong oleh permintaan spot cenderung lebih berkelanjutan dibandingkan reli yang dipicu oleh ekspansi leverage.

Dalam beberapa fase sebelumnya, periode pasca-deleveraging sering kali diikuti oleh konsolidasi harga atau kelanjutan tren yang lebih sehat. Hal ini terjadi karena tekanan spekulatif berkurang, sementara partisipasi investor jangka panjang meningkat.

Crazzyblockk menilai bahwa kondisi saat ini mencerminkan proses “reset risiko” di pasar Bitcoin. Leverage tidak lagi menjadi faktor utama penggerak harga, sehingga kerentanan terhadap likuidasi massal ikut menurun.

BACA JUGA:  Sinyal On-Chain Ini Isyaratkan Bitcoin Siap Ulangi Reli Besar

Dari sisi waktu, laporan ini dirilis ketika pasar kripto masih menghadapi ketidakpastian global, geopolitik dan fluktuasi makroekonomi. Namun, penurunan leverage dinilai mampu memperkuat daya tahan pasar terhadap tekanan eksternal.

Dengan struktur yang lebih seimbang antara permintaan spot dan penggunaan leverage, pasar Bitcoin saat ini dinilai berada dalam fase yang lebih stabil. Meski volatilitas jangka pendek masih mungkin terjadi, risiko terjadinya guncangan besar akibat likuidasi dinilai semakin kecil.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia