LG Pilih Arbitrum untuk Kembangkan Platform Periklanan Blockchain

Langkah besar kembali datang dari dunia blockchain. LG Electronics menggandeng Arbitrum untuk mengembangkan platform periklanan berbasis blockchain yang ditujukan bagi industri iklan digital.

Kabar tersebut langsung mendapat respons positif. Setelah pengumuman kerja sama itu, harga token ARB melonjak hingga 7 persen, mencerminkan optimisme terhadap adopsi blockchain oleh perusahaan besar.

LG Bawa Teknologi Blockchain ke Industri Periklanan

Mengutip laporan Fortune pada Kamis (11/06/2026), LG Electronics menggandeng Arbitrum untuk mengembangkan jaringan periklanan berbasis blockchain yang dibangun di atas teknologi Ethereum layer-2.

Platform tersebut dirancang untuk menghadirkan sistem yang lebih transparan bagi pengiklan maupun penerbit iklan digital. Seluruh pihak akan berbagi data yang sama dalam satu jaringan yang terdesentralisasi.

Nantinya, platform ini menyediakan basis data yang memuat inventaris iklan sekaligus mencatat interaksi pengguna terhadap iklan yang tampil di dalam ekosistem. Harapannya, proses distribusi iklan menjadi lebih efisien dan minim perantara.

Belajar Teknologi Blockchain untuk Pemula, Begini Penjelasannya!

Proyek ini merupakan kelanjutan dari program uji coba yang sebelumnya dijalankan bersama sebuah agensi periklanan di Jepang. Setelah pilot project tersebut selesai, LG berencana meluncurkan platform berbasis teknologi blockchain ini secara komersial pada akhir tahun.

BACA JUGA:  OJK Genjot Bursa Karbon, Blockchain Jadi Bagian Transformasi

Kepala divisi riset blockchain LG, Samuel Byungsun Park, mengatakan perusahaannya masih mengevaluasi efektivitas model tersebut bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem periklanan digital.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Kami saat ini sedang mengevaluasi apakah pendekatan ini mampu memberikan nilai yang berarti bagi pengiklan, penerbit, dan audiens,” jelas Samuel.

Arbitrum Makin Dilirik Perusahaan Besar

Di sisi lain, kolaborasi dengan LG memperkuat posisi Arbitrum sebagai salah satu jaringan blockchain yang mulai banyak diadopsi kalangan perusahaan. Tak heran jika pengumuman tersebut disambut positif dengan kenaikan lebih dari 7 persen dalam 24 jam terakhir.

Salah satu pendiri Arbitrum, Steven Goldfeder, menilai blockchain dapat mengotomatiskan banyak proses di industri periklanan digital yang selama ini masih dilakukan secara manual melalui perangkat lunak.

“Artinya, pasar pada dasarnya dapat berjalan secara otomatis melalui perangkat lunak. Intervensi manual dalam proses tidak lagi diperlukan,” tuturnya.

BACA JUGA:  BSC Binance Uji Coba Update Anti Kuantum, Ini Hasilnya
Pergerakan Harga Arbitrum (ARB) dalam 24 Jam terakhir - CoinMarketCap
Pergerakan Harga Arbitrum (ARB) dalam 24 Jam terakhir – CoinMarketCap

Adopsi Arbitrum terus berkembang. Sebelumnya, AmericanFortress meluncurkan infrastruktur privasi bagi institusi di jaringan tersebut untuk mendukung transaksi yang lebih aman tanpa mengurangi transparansi.

Di sisi lain, pengakuan terhadap Arbitrum juga semakin luas. Proyek ini bahkan masuk dalam daftar perdana Crypto 100 versi Fortune, mencerminkan meningkatnya adopsi teknologi blockchain oleh perusahaan global.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa blockchain mendapat tempat di dunia bisnis. Jika proyek berjalan sesuai rencana, langkah LG dan Arbitrum berpotensi membuka babak baru dalam transformasi industri periklanan digital yang lebih transparan dan efisien. 

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait