LINE NEXT Siap Integrasikan Stablecoin Yen ke Layanan Digital

LINE NEXT Inc. telah menjalin kerja sama dengan JPYC Inc. untuk mengintegrasikan stablecoin yen, JPYC, ke dalam layanan digital milik LINE.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang diumumkan pada Selasa (20/1/2026). Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan mengeksplorasi pemanfaatan stablecoin berbasis yen dalam ekosistem LINE, termasuk pada dompet digital yang akan terhubung dengan aplikasi LINE Messenger.

Langkah tersebut bertujuan memperluas penggunaan aset digital dalam aktivitas sehari-hari masyarakat Jepang, terutama untuk kebutuhan pembayaran dan sistem reward.

LINE NEXT dan JPYC akan melakukan kajian teknis untuk memastikan integrasi JPYC dapat digunakan secara praktis oleh pengguna, baik untuk transaksi peer-to-peer, pembelian barang dan jasa, maupun program insentif dalam berbagai layanan LINE.

IKLAN
Chat via WhatsApp

CEO LINE NEXT, Youngsu Ko, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong pemanfaatan teknologi Web3 dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Tether Bantu Bekukan Dana Judi Kripto Rp8,9 Triliun di Turki

“Kolaborasi kami dengan JPYC menandai langkah pertama yang penting untuk memungkinkan penggunaan Web3 sehari-hari, baik melalui hadiah maupun pembayaran harian. Dengan menggabungkan JPYC dengan layanan baru yang sedang dipersiapkan LINE NEXT, kami akan memberikan pengalaman Web3 yang dioptimalkan untuk pengguna di Jepang,” ujar Youngsu Ko dalam siaran pers pada Selasa (20/1/2026).

Fokus Integrasi di Layanan Pembayaran dan Reward

Dalam tahap awal, LINE NEXT dan JPYC akan memprioritaskan pengembangan fitur pembayaran digital berbasis stablecoin yen. JPYC yang nilainya dipatok 1:1 dengan yen Jepang dinilai dapat memberikan stabilitas dalam transaksi, sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan pembayaran harian.

Selain pembayaran, kerja sama ini juga mencakup pengembangan sistem reward dan kampanye bersama. Pengguna LINE berpotensi mendapatkan insentif dalam bentuk JPYC untuk berbagai aktivitas, seperti partisipasi dalam program promosi, penggunaan layanan tertentu, atau interaksi di dalam ekosistem LINE.

BACA JUGA:  Whale Bitcoin Mulai Bergerak, Kirim 38 Ribu BTC ke Binance

Integrasi JPYC ke dalam dompet digital LINE diharapkan dapat menyederhanakan proses transaksi. Pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk mengelola aset digital, karena seluruh aktivitas dapat dilakukan langsung melalui platform yang sudah digunakan secara luas di Jepang.

Dorong Adopsi Stablecoin Yen di Jepang

CEO JPYC Inc., Noritaka Okabe, menyambut positif kerja sama ini. Menurutnya, kehadiran JPYC di layanan yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang akan mempercepat adopsi stablecoin.

“Memungkinkan penggunaan JPYC dalam layanan yang sangat tertanam dalam kehidupan sehari-hari menandai kemajuan signifikan dalam evolusi adopsi stablecoin di Jepang,” ujar Noritaka Okabe.

JPYC merupakan stablecoin yang dirancang untuk menjaga kestabilan nilai dengan patokan yen Jepang. Dengan karakteristik tersebut, JPYC dinilai lebih cocok untuk penggunaan praktis dibandingkan aset kripto yang volatil.

BACA JUGA:  Permintaan Emas Tembus 5.000 Ton di 2025, Harga Makin Gila

Integrasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan aset digital untuk transaksi non-investasi.

Saat ini, kerja sama LINE NEXT dan JPYC masih berada pada tahap eksplorasi. Kedua pihak akan melakukan serangkaian evaluasi sebelum implementasi penuh dilakukan.

Namun, rencana integrasi ini menunjukkan arah baru bagi LINE dalam mengembangkan layanan keuangan digital yang lebih terhubung dengan kebutuhan pengguna sehari-hari.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia