MetaMask resmi menghadirkan integrasi penuh Polymarket ke dalam aplikasi mobile mereka, menjadikan pasar prediksi dapat diakses langsung oleh jutaan pengguna dompet tersebut.
Pengumuman integrasi ini menegaskan langkah MetaMask untuk memperluas fungsinya dari sekadar dompet kripto menjadi platform terpusat bagi transaksi, layanan keuangan Web3, dan akses ke pasar prediksi.
Integrasi Polymarket Memperluas Kapabilitas MetaMask
Integrasi anyar tersebut memungkinkan pengguna MetaMask berpartisipasi dalam berbagai pasar prediksi, mulai dari politik, olahraga, ekonomi, hingga peristiwa budaya popular, tanpa perlu membuka aplikasi terpisah atau menggunakan browser eksternal.
Melalui integrasi tersebut, proses transaksi dan penempatan posisi prediksi berlangsung langsung dalam aplikasi, tetap dengan sistem self-custody yang menjadi ciri utama MetaMask.
Menurut penjelasan MetaMask, penyatuan layanan Polymarket ke aplikasi mobile bertujuan mempermudah interaksi pengguna dengan ekosistem Web3 yang semakin kompleks.
Fitur pasar prediksi sebelumnya hanya dapat diakses melalui integrasi terbatas atau perangkat desktop. Dengan hadir di aplikasi mobile, MetaMask menilai aksesibilitas dan penggunaan harian pasar prediksi dapat meningkat signifikan.
MetaMask juga menambahkan mekanisme Rewards bagi pengguna yang berpartisipasi melalui integrasi ini.
Pengguna yang bertransaksi lewat Polymarket di MetaMask Mobile dapat memperoleh poin reward yang menjadi bagian dari program loyalitas perusahaan, sejalan dengan ekspansi fitur trading yang diperkenalkan sejak Oktober 2025.
Peluncuran Fitur Keamanan Baru Transaction Shield
Sebelumnya, pada Selasa lalu (2/12/2025), MetaMask turut memperkenalkan layanan berlangganan keamanan baru bernama Transaction Shield. Layanan ini dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan kepada pengguna saat bertransaksi di jaringan blockchain.
Melalui skema ini, MetaMask menawarkan cakupan kompensasi hingga US$10.000 per bulan jika sistemnya keliru menandai sebuah transaksi sebagai aman namun kemudian terbukti menyebabkan kehilangan aset.
Transaction Shield tersedia dengan biaya US$9,99 per bulan, setara Rp164.000, atau US$99 per tahun, setara Rp1,63 juta, dan mencakup hingga 100 transaksi eligible setiap bulan.
MetaMask menyatakan bahwa peluncuran layanan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keamanan dompet di tengah maraknya kasus penipuan dan eksploitasi yang menyasar pengguna ritel.
Selain memberikan proteksi finansial, fitur ini dimaksudkan untuk memberikan transparansi lebih besar saat pengguna menandatangani transaksi. Sistem MetaMask akan menampilkan penilaian risiko secara real-time berdasarkan analisis perilaku kontrak pintar dan data ancaman terbaru yang dihimpun perusahaan.
Laporan Keamanan Bulanan Ungkap Ancaman Penipuan
Masih di tanggal yang sama, MetaMask telah merilis laporan keamanan bulanan terbaru yang menyoroti tren serangan dan modus penipuan kripto sepanjang beberapa pekan terakhir.
Dalam laporan tersebut, MetaMask mencatat peningkatan aktivitas penipuan berkedok investasi yang dikenal sebagai “pig butchering,” serta kembali beredarnya spyware tipe RAT (Remote Access Trojan) yang menyasar perangkat pengguna.
Laporan tersebut juga memperingatkan tentang kemunculan dompet palsu yang menyamar sebagai aplikasi asli untuk mencuri aset pengguna melalui pengelabuan antarmuka dan manipulasi izin transaksi.
MetaMask menekankan bahwa edukasi dan kewaspadaan pengguna tetap menjadi garis pertahanan utama meskipun fitur keamanan terus ditingkatkan.
Dengan merilis laporan secara berkala, perusahaan menyatakan ingin membantu pengguna memahami lanskap ancaman yang terus berkembang di industri kripto.
MetaMask menggambarkan peran mereka kini tidak lagi sebatas menyediakan dompet digital dan akses ke layanan prediksi, tetapi juga menjadi “pengawal pengguna” yang memberikan perlindungan, informasi dan peringatan terhadap potensi risiko.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



