Coinbase akan segera membuka perdagangan spot untuk altcoin ASTER hari ini, Rabu (20/11/2025), pada atau setelah pukul 09.00 waktu Pasifik, sekitar pukul 24.00 WIB.
Informasi ini diumumkan melalui laman status resmi Coinbase Markets, yang menyebut bahwa peluncuran akan dilakukan jika syarat likuiditas dan dukungan wilayah telah terpenuhi.
Langkah ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan ASTER, altcoin yang mulai menarik perhatian investor setelah menunjukkan performa positif dalam beberapa pekan terakhir.
Coinbase, sebagai salah satu bursa kripto terbesar di AS, hanya mencantumkan aset yang memenuhi sejumlah kriteria seleksi teknis dan kepatuhan, sehingga proses listing ini dinilai menjadi validasi penting bagi ASTER di mata pasar global.
Dalam pernyataan resminya, pihak Coinbase menyatakan bahwa perdagangan akan dimulai jika kondisi pasar mendukung.
Meski begitu, waktu peluncuran bisa bergeser jika likuiditas belum mencukupi atau wilayah tertentu belum siap mendukung perdagangan ASTER.
Performa Harga dan Pola Teknikal Altcoin ASTERÂ
Saat ini, harga altcoin ASTER diperdagangkan di kisaran US$1,28, dengan penurunan sebesar 2,92 persen dalam 24 jam terakhir, namun tetap menunjukkan penguatan signifikan sebesar 16,30 persen selama tujuh hari terakhir.
Performa ini dinilai sebagai respons awal pasar terhadap pengumuman listing di Coinbase yang biasanya dianggap sebagai katalis positif oleh banyak pelaku industri kripto.
Analis teknikal Jason menyebut bahwa ASTER telah berhasil menembus batas atas pola Falling Wedge, yang merupakan pola teknikal bullish.
Menurut analisisnya, breakout ini berpotensi mendorong harga ASTER naik ke level US$4, meskipun tetap harus dikonfirmasi oleh volume perdagangan yang mendukung serta aksi beli dari pelaku pasar.
Dampak Listing di Coinbase
Listing di Coinbase kerap menjadi tonggak penting bagi altcoin baru karena memberikan akses terhadap jutaan pengguna ritel, serta meningkatkan visibilitas di pasar global. Tidak jarang, aset yang baru dilisting mengalami lonjakan volume dan volatilitas tinggi sesaat setelah perdagangan dibuka.
Meski demikian, sejumlah analis memperingatkan bahwa listing bukan jaminan kenaikan harga yang berkelanjutan. Pergerakan harga akan tetap sangat bergantung pada respons pasar, ketersediaan likuiditas, serta arah sentimen investor terhadap altcoin ASTER secara umum.
Coinbase sendiri dikenal memiliki proses seleksi ketat untuk token yang akan dicatatkan, mulai dari aspek teknikal, hukum, hingga keamanan. Masuknya ASTER ke dalam platform ini mengindikasikan bahwa proyek tersebut telah melewati sejumlah proses kurasi, yang tidak selalu mudah di kalangan aset kripto baru.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



