Malaysia Serius Kembangkan Stablecoin Ringgit, Puluhan Proyek Diuji

Bank sentral Malaysia, Bank Negara Malaysia (BNM), tengah menguji puluhan proyek stablecoin ringgit sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem keuangan digital nasional.

Berdasarkan laporan The Edge Malaysia, Gubernur BNM, Abdul Rasheed Ghaffour, menyatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 30 hingga 35 proposal dan inisiatif berbasis aset digital yang sedang menjalani tahap pengujian terbatas.

Abdul Rasheed menegaskan bahwa pengembangan stablecoin ringgit menjadi salah satu fokus utama bank sentral untuk mendorong efisiensi transaksi dan mendukung aktivitas ekonomi berbasis teknologi digital.

“Dalam hal stablecoin, tentu saja, ini adalah sesuatu yang kita lihat pergerakannya menuju pemanfaatan, pergerakan menuju aset adalah sesuatu yang akan tetap ada, yang perlu kita rangkul,” ujar Abdul Rasheed.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Menurutnya, uji coba ini bertujuan untuk menilai kesiapan teknologi, stabilitas sistem, serta dampak penggunaan stablecoin ringgit terhadap infrastruktur keuangan nasional. Pengujian dilakukan melalui berbagai skema terbatas yang melibatkan pelaku industri perbankan, perusahaan teknologi, serta sektor korporasi.

BACA JUGA:  Bitcoin Masih Seret, Modal Parkir di Stablecoin

Stablecoin Ringgit Difokuskan untuk Kebutuhan Bisnis dan Transaksi Nyata

BNM memfasilitasi pengujian berbagai proyek stablecoin ringgit melalui platform inovasi keuangan yang dirancang untuk menghubungkan regulator dengan pelaku industri. Dalam skema ini, setiap proyek dievaluasi berdasarkan aspek keamanan, transparansi, keandalan sistem, serta potensi penerapan di dunia usaha.

Sejumlah bank dan perusahaan besar turut terlibat dalam pengembangan stablecoin ringgit, termasuk lembaga keuangan internasional dan grup korporasi lokal.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada pemanfaatan stablecoin untuk kebutuhan bisnis, seperti penyelesaian transaksi secara real-time, manajemen likuiditas perusahaan, hingga optimalisasi pembayaran lintas sistem.

Abdul Rasheed menegaskan bahwa arah pengembangan stablecoin ringgit tidak ditujukan untuk aktivitas spekulatif, melainkan untuk mendukung kegiatan ekonomi yang produktif.

“Kami bertujuan untuk memastikan bahwa aset seperti stablecoin digunakan untuk mendukung kasus penggunaan bisnis yang sah dan aktivitas ekonomi yang nyata, bukan untuk tujuan spekulatif,” tambahnya.

BACA JUGA:  Analisis Terbaru Altcoin Hyperliquid, Injective dan Dogecoin

Selain proyek yang berada dalam pengawasan langsung BNM, terdapat pula inisiatif dari sektor swasta yang mengembangkan stablecoin berbasis ringgit.

Meski masih bersifat eksperimental, proyek-proyek tersebut turut memperkaya ekosistem aset digital nasional dan menjadi bagian dari lanskap inovasi keuangan Malaysia.

Fokus pada Efisiensi dan Integrasi Sistem Keuangan

Pengembangan stablecoin Ringgit dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi sistem pembayaran, mempercepat proses settlement, serta menekan biaya transaksi.

Dengan teknologi blockchain, proses transfer dana antarlembaga diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan transparan dibandingkan mekanisme biasa.

BNM juga menilai bahwa keberadaan stablecoin ringgit berpotensi memperkuat konektivitas antara sistem keuangan tradisional dan platform digital. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya kebutuhan transaksi lintas sektor.

Dalam tahap pengujian, setiap proyek diwajibkan memenuhi standar teknis dan operasional yang ketat. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa penggunaan stablecoin ringgit tidak menimbulkan gangguan terhadap stabilitas sistem keuangan.

BACA JUGA:  Payoneer Incar Lisensi Bank AS untuk Terbitkan Stablecoin Sendiri

Hingga awal 2026, seluruh proyek masih berada dalam fase uji coba dan belum diluncurkan secara luas ke publik. BNM menegaskan bahwa keputusan lanjutan akan diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap performa dan manfaat masing-masing inisiatif.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia