Langkah besar baru saja diambil oleh salah satu perusahaan legendaris di dunia investasi. T. Rowe Price, manajer aset dengan AUM yang mencapai US$1,77 triliun, mengajukan dokumen S-1 ke Komisi SEC untuk meluncurkan produk Active Crypto ETF.
Keputusan ini menandai perubahan arah besar bagi perusahaan yang sejak 1937 dikenal konservatif dan berfokus pada reksa dana tradisional. Kini, T. Rowe Price tampaknya siap memasuki babak baru dengan menjajaki peluang di pasar kripto yang terus berkembang.
Ekspansi T. Rowe Price ke Dunia Kripto lewat ETF
Crypto ETF baru ini bertujuan mengungguli FTSE Crypto US Listed Index, indeks yang melacak kinerja 10 aset kripto terbesar di Amerika Serikat. Berdasarkan dokumen yang diajukan pada Rabu (22/10/2025), portofolionya akan berisi aset populer mulai dari Bitcoin hingga Shiba Inu.
“Aset kripto berikut dianggap memenuhi seluruh kriteria kelayakan: Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Solana (SOL), XRP (XRP), Cardano (ADA), Avalanche (AVAX), Litecoin (LTC), Polkadot (DOT), Dogecoin (DOGE), Hedera (HBAR), Bitcoin Cash (BCH), Chainlink (LINK), Stellar Lumens (XLM), dan Shiba Inu (SHIB),” seperti tercantum dalam dokumen S-1 yang diajukan ke SEC.

Selain itu, perusahaan juga menyebutkan bahwa dana tersebut dapat berinvestasi pada aset kripto lain yang memenuhi syarat, dengan jumlah maksimum hingga 15 aset, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada para pemegang saham.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan besar sekaliber T. Rowe Price mulai melihat potensi mata uang kripto bukan hanya sebagai aset spekulatif, melainkan bagian penting dari strategi investasi modern.
“Mereka termasuk lima besar manajer aset aktif di dunia, dan ini langkah yang cukup mengejutkan, tapi masuk akal. Akan ada perebutan besar di ruang ini,” tulis Eric Balchunas, analis ETF senior dari Bloomberg di X, Rabu (22/10/2025).
Pernyataan itu menggambarkan bagaimana pelaku pasar menilai pengajuan crypto ETF oleh T. Rowe Price sebagai langkah strategis untuk tetap relevan di tengah arus adopsi aset digital yang semakin meluas di kalangan institusi.
T. Rowe Price dan Babak Baru Aset Digital
Meski baru mengajukan kripto ETF pertamanya, minat T. Rowe Price terhadap blockchain dan kripto sebenarnya telah terlihat sejak beberapa tahun terakhir. Dominic Rizzo, manajer ETF bertema teknologi di perusahaan tersebut, menegaskan pandangannya mengenai potensi jangka panjang kripto, DeFi, dan stablecoin.
“Dalam jangka panjang, saya yakin akan ada banyak aplikasi yang memanfaatkan teknologi ini,” ungkap Rizzo dalam konferensi ETF di Las Vegas awal tahun ini.
Jika disetujui oleh SEC, T. Rowe Price Active Crypto ETF akan bergabung dengan deretan produk ETF serupa yang menawarkan eksposur terhadap mata uang kripto tanpa harus memiliki koin secara langsung.
Pendekatan aktif yang digunakan memungkinkan manajer dana lebih fleksibel menghadapi volatilitas tinggi di pasar kripto, memberi ruang strategi yang lebih dinamis dibandingkan ETF pasif.
Dengan reputasi kuat dan sejarah panjang di dunia investasi tradisional, langkah T. Rowe Price ini menjadi sinyal bahwa era baru integrasi antara keuangan konvensional dan juga aset digital benar-benar telah dimulai. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



