Memasuki 2026, Arthur Hayes Mulai Serok Altcoin Ini

Memasuki awal 2026, pasar kripto diramaikan pergerakan besar para whale. Data on-chain menunjukkan kontras antara aksi akumulasi dan penjualan pada sejumlah altcoin, di tengah kondisi pasar crypto yang masih fluktuatif.

Arthur Hayes menjadi sosok yang paling disorot. Pendiri BitMEX ini tercatat mengakumulasi LDO, ENA, PENDLE, hingga ETHFI, mencerminkan keyakinannya terhadap aset-aset tersebut di saat sentimen pasar masih terbelah.

Arthur Hayes dan Strategi Investasi Kripto 2026

Berdasarkan data on-chain dari platform Arkham Intelligence per Kamis (01/01/2025), Arthur Hayes mulai melakukan penarikan besar dari crypto exchange. Aktivitas ini terutama tercatat berasal dari Binance dan Galaxy Digital, yang langsung menarik perhatian pasar.

Hayes menarik sekitar 440,83 ribu altcoin LDO pada Rabu ini dengan nilai hampir US$260 ribu dari Binance. Perpindahan ini mengindikasikan aset dipindahkan ke dompet pribadi, yang umumnya dikaitkan dengan strategi penyimpanan jangka menengah hingga panjang.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Mengapa Pasar Crypto Rontok?
Akumulasi Altcoin Arthur Hayes - Arkham Intelligence
Akumulasi Altcoin Arthur Hayes – Arkham Intelligence

Pola serupa juga terlihat pada Ethena. Hayes tercatat menarik total sekitar 9,68 juta ENA senilai US$1,97 juta dari crypto exchange Binance dan Galaxy Digital. Nilai akumulasi ini tergolong sangat besar dan mencerminkan keyakinan Hayes terhadap prospek ENA.

Selain LDO dan ENA, Hayes juga mengakumulasi 274,13 ribu PENDLE senilai US$515 ribu, serta 1,06 juta ETHFI dengan nilai US$735 ribu. Konsistensi ini memperkuat dugaan bahwa Hayes tengah memposisikan diri lebih awal menjelang potensi perubahan tren pada 2026.

Tekanan Meningkat, Whale ENA Pilih Merugi

Di sisi lain, arah pergerakan yang berbeda terlihat pada aset Ethena. Salah satu whale crypto dengan alamat berakhiran dcaA15 terpantau mentransfer 702,5 ribu ENA ke alamat deposit FalconX, yang mengindikasikan niat jual.

Langkah tersebut berujung pada realisasi kerugian lebih dari US$3,56 juta. Aksi tersebut mencerminkan keputusan defensif di tengah tekanan harga yang belum menunjukkan tanda pemulihan.

BACA JUGA:  Altcoin XRP Cetak Kerugian Terbesar Sejak 2022, Kabar Buruk?

Whale crypto ini diketahui mengakumulasi ENA pada periode Juni hingga awal Juli dengan harga rata-rata sekitar US$0,49. Aset tersebut kemudian dilepas di kisaran US$0,4, jauh di atas harga ENA saat ini yang berada di sekitar US$0,2.

Perbedaan harga ini menunjukkan upaya membatasi kerugian lebih besar seiring melemahnya pergerakan ENA dalam beberapa waktu terakhir. Strategi cut-loss pun menjadi pilihan yang dianggap paling rasional.

Penjualan ENA oleh Whale - Arkham Intelligence
Penjualan ENA oleh Whale – Arkham Intelligence

Tekanan juga terlihat di pasar derivatif. Pasangan ENAUSDT di Bybit mencatat funding rate negatif disertai lonjakan open interest, menandakan meningkatnya posisi short dan ekspektasi penurunan lanjutan, sementara Arthur Hayes justru menambah eksposurnya.

Secara keseluruhan, awal 2026 ditandai kontras antara akumulasi agresif dan aksi jual defensif. Di tengah sentimen pasar kripto yang terpecah, langkah Arthur Hayes menjadi sorotan dan memicu spekulasi arah tren altcoin ke depan.

BACA JUGA:  Analisis Altcoin Hari Ini: ETH, AVAX, SUI, DOT dan FIL di Titik Penentuan

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia