Meme coin DOGE kembali menjadi sorotan setelah beberapa analis terkemuka memperkirakan potensi reli besar yang dapat membawa Dogecoin mencapai rekor tertinggi baru.
Data pasar terbaru juga menunjukkan meningkatnya aktivitas perdagangan, menandakan meningkatnya minat investor terhadap aset digital populer tersebut.
Analis kripto Javon Marks menyatakan bahwa Dogecoin tengah bersiap untuk fase lonjakan siklus berikutnya yang menyerupai reli besar pada tahun 2017. Dalam proyeksinya, DOGE berpotensi mencatat kenaikan hingga 251 persen dari posisi saat ini.
“Dogecoin bersiap untuk lonjakan siklus berikutnya menuju rekor tertinggi baru, seperti yang terjadi sebelum 2017,” tulis Marks dalam analisisnya.
Ia menilai struktur teknikal DOGE menunjukkan pola yang kuat menuju tren kenaikan jangka menengah hingga panjang.
Sementara itu, analis popular Ali Martinez menyoroti pentingnya level harga US$0,19 sebagai area pertahanan utama. Menurutnya, apabila harga Dogecoin mampu bertahan di atas level tersebut, maka target selanjutnya berada di kisaran US$0,33.
Pandangan tersebut memperkuat keyakinan bahwa meme coin DOGE masih menyimpan potensi kenaikan lanjutan, asalkan tekanan jual jangka pendek dapat diredam.
Aktivitas Perdagangan Meme Coin DOGE Meningkat Tajam
Pada saat artikel ini disusun, Dogecoin tengah diperdagangkan di sekitar US$0,18908, mencatat kenaikan 1,33 persen dalam empat jam terakhir, meski masih turun 4,15 persen dalam 24 jam terakhir.
Aktivitas perdagangan di pasar spot mencapai US$995,84 juta dalam sehari, sementara kapitalisasi pasar DOGE kini berada di angka US$28,70 miliar. Angka tersebut menegaskan posisi Dogecoin sebagai salah satu aset digital terbesar di kategori meme coin.
Dari sisi derivatif, CoinGlass mencatat lonjakan volume perdagangan berjangka sebesar 13,92 persen menjadi US$9,58 miliar, yang menandakan meningkatnya minat pelaku pasar terhadap instrumen leverage DOGE.
Namun, open interest justru menurun 4,97 persen ke US$1,91 miliar, yang bisa mengindikasikan adanya aksi likuidasi atau pengambilan keuntungan jangka pendek.
Meskipun demikian, di bursa Binance, rasio Long/Short berdasarkan akun mencapai 3,0323, menunjukkan bahwa mayoritas trader masih mengambil posisi beli, mencerminkan optimisme terhadap pergerakan harga ke depan.
Kesamaan Pola Historis
Kenaikan Dogecoin yang diantisipasi ini dinilai memiliki kemiripan dengan pola historis sebelumnya. Marks menyebut, setiap kali DOGE mengalami periode konsolidasi panjang disertai dengan peningkatan volume, reli besar cenderung terjadi beberapa bulan setelahnya.
Dengan sentimen pasar kripto yang mulai pulih dan meningkatnya likuiditas, kondisi tersebut berpotensi menjadi katalis untuk kenaikan baru.
Dogecoin kali pertama popular sebagai meme coin pada 2013 dan sejak itu berkembang menjadi aset kripto dengan komunitas terbesar di dunia. Dukungan dari figur publik seperti Elon Musk dan tingginya daya tarik komunitas telah membuat DOGE sering kali menjadi indikator sentimen ritel terhadap pasar kripto.
Jika proyeksi para analis terbukti benar, Dogecoin dapat memasuki fase reli besar seperti pada 2017 dan 2021.
Dengan kombinasi faktor teknikal dan momentum pasar yang membaik, DOGE berpeluang memperkuat dominasinya di antara meme coin lain, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai aset ikonik dalam ekosistem kripto global. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



