Gerak-gerik seorang whale memang selalu menjadi sorotan komunitas kripto. Bukan hanya aktivitas investasi atau trading-nya, tetapi juga kehidupan pribadinya yang juga kerap menarik perhatian.
Kali ini, perhatian tertuju pada whale crypto asal Indonesia, Bizyugo, yang memiliki aset kripto senilai Rp1,8 triliun. Bizyugo baru saja menjadi perbincangan usai makan malam bersama salah satu influencer kripto ternama, Sulianto Indria Putra atau akrab disapa Suli.
Bizyugo, Whale Kripto Asal Indonesia
Nama Bizyugo mungkin sudah tidak asing bagi yang lama berkecimpung di dunia kripto. Ia dikenal sebagai angel investor yang aktif menanamkan modal pada berbagai proyek, meski detail mengenai identitas maupun lokasi keberadaannya tidak pernah dipublikasikan.
Sebagai seorang Degen, Bizyugo memiliki reputasi kuat di ekosistem DeFi. Namanya tercatat di jajaran teratas DeBank, dengan skor DegenScore yang tinggi dan ini menunjukkan tingkat aktivitas dan pengaruh besar di berbagai protokol DeFi.
Bizyugo juga berperan dalam DAO, salah satunya UnidentifiedDAO, yang memperkuat posisinya sebagai figur berpengaruh. Ia kerap terlibat dalam governance suatu proyek, memberikan suara dan keputusan terhadap perkembangan ekosistem.
Keterlibatan Bizyugo di dunia Web3 membuatnya dikenal sebagai sosok yang misterius namun berpengaruh. Bahkan, Suli, salah satu influencer kripto papan atas Indonesia, menyebut Bizyugo sebagai salah satu legenda di dunia kripto.
“Makan siang yang sangat menyenangkan bersama legenda kripto, Bizyugo,” tulis Suli dalam unggahan Instagram, Senin (10/11/2025).

Portfolio Kripto Bizyugo Tembus Rp1,8 Triliun
Yang menarik dari sosok Bizyugo bukan hanya nama besarnya, melainkan juga investasinya yang fantastis. Ia tak sekadar aktif dan berpengalaman, tetapi juga berhasil mengelola aset digital dengan nilai yang menyaingi para investor papan atas Indonesia.
Berdasarkan data dari platform DeBank, whale kripto asal Indonesia ini mengelola aset senilai US$109 juta, atau Rp1,8 triliun. Angka tersebut menempatkannya sejajar dengan nama-nama besar seperti Timothy Ronald, yang dikabarkan memiliki kekayaan Rp1 triliun.
Menariknya, jumlah tersebut mungkin baru menggambarkan sebagian kecil dari total aset yang sebenarnya dimiliki Bizyugo, mengingat aktivitasnya yang luas di berbagai proyek kripto dan ekosistem DeFi.
Dalam portfolio investasinya, Bizyugo diketahui menempatkan dana terbesar pada Hyperliquid (HYPE) yang saat ini mencapai sekitar US$44 juta, disusul oleh Ethereum (ETH) sebesar US$26 juta.

Tak hanya berfokus pada DeFi, Bizyugo juga aktif di pasar NFT. Koleksinya mencakup berbagai aset digital eksklusif seperti Bored Ape Yacht Club (BAYC) dan Milady, memperlihatkan selera sekaligus pemahamannya terhadap Web3.
Dengan portofolio fantastis dan kiprah aktif di dunia kripto, Bizyugo terus memperkuat citranya sebagai salah satu whale paling berpengaruh asal Indonesia. Meski misterius, langkah dan keputusannya di Web3 kerap menjadi perhatian komunitas.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



