MetaMask Mobile resmi menambahkan fitur perdagangan kontrak perpetual (perps) untuk sejumlah saham global di aplikasi dompet kripto mereka, memperluas fungsi platform dari sekadar penyimpanan aset digital menjadi layanan perdagangan derivatif terintegrasi.
Pembaruan ini mulai tersedia untuk pengguna melalui versi aplikasi terbaru. Dengan integrasi tersebut, MetaMask Mobile kini memungkinkan pengguna membuka posisi long maupun short pada aset ekuitas yang direpresentasikan dalam bentuk kontrak perpetual, tanpa tanggal kedaluwarsa.
Pihak MetaMask menyampaikan bahwa fitur baru ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan Hyperliquid sebagai penyedia infrastruktur perdagangan. Kerja sama tersebut menghadirkan akses leverage hingga 40× bagi trader yang ingin memanfaatkan volatilitas pasar global langsung dari ponsel mereka.
Dalam pernyataan resminya, tim pengembang menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya memperluas akses perdagangan keuangan berbasis blockchain ke audiens yang lebih luas.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman trading yang lebih fleksibel dan tetap berada dalam kendali pengguna,” ungkap tim MetaMask.
Pengguna MetaMask Mobile dapat mendanai akun perdagangan perpetuals menggunakan berbagai token yang kompatibel dengan jaringan EVM, seperti ETH, USDC, atau USDT.
Sistem akan secara otomatis mengonversi dana tersebut ke USDC untuk dijadikan margin perdagangan. MetaMask menjelaskan bahwa pendekatan ini memudahkan pengguna yang terbiasa dengan ekosistem Web3 untuk berpindah langsung ke perdagangan derivatif tanpa perlu melalui bursa terpusat.
Perdagangan Saham Global Kini Tersedia
Dalam peluncuran fitur baru ini, MetaMask Mobile juga menambahkan dukungan untuk kontrak perpetual terindikasi saham global. Beberapa aset yang sudah tersedia mencakup saham-saham popular seperti Nvidia (NVDA), Tesla (TSLA), Apple (AAPL), Microsoft (MSFT), hingga Amazon (AMZN).
Aset tersebut direpresentasikan dalam bentuk instrumen derivatif yang mengikuti pergerakan harga pasar global. Dengan format ini, pengguna dapat mengambil posisi terhadap saham-saham tersebut layaknya perdagangan derivatif pada umumnya.
Pengembang menegaskan bahwa fitur perdagangan saham dalam format perpetual memberikan fleksibilitas yang berbeda dari perdagangan tradisional. Kontrak tidak memiliki tanggal berakhir, memungkinkan trader mempertahankan posisi selama margin terpenuhi.
MetaMask Mobile juga menambahkan indikator pendukung seperti funding rate dan estimasi biaya posisi secara real-time untuk membantu pengguna memahami kondisi perdagangan.
MetaMask menyebut bahwa integrasi ini bertujuan menghadirkan “akses pasar global yang lebih terbuka bagi pengguna Web3.”
Selain fitur saham, MetaMask Mobile juga menghadirkan program reward untuk pengguna yang aktif melakukan aktivitas perdagangan dan swap. Pengguna dapat memperoleh poin dari aktivitas harian yang nantinya akan dikonversi menjadi insentif tertentu.
Tim pengembang menyatakan bahwa fitur reward merupakan bagian dari strategi mereka untuk memperluas ekosistem dan meningkatkan interaksi pengguna dengan layanan yang lebih beragam.
Akses Baru untuk Trader Web3 di MetaMask Mobile
MetaMask Mobile menekankan bahwa semua proses terjadi langsung dalam aplikasi tanpa perlu memindahkan aset ke pihak ketiga. Desain tersebut mempertahankan karakteristik utama Web3, yaitu kendali penuh atas aset dan non-custodial trading.
Dengan pembaruan terbaru ini, MetaMask Mobile tidak hanya berfungsi sebagai dompet kripto, tetapi mulai bergerak menjadi platform keuangan terintegrasi dalam ekosistem blockchain.
Pengguna cukup memperbarui aplikasi MetaMask Mobile mereka ke versi terbaru untuk mengakses tab “Perps” di halaman utama.
Setelah itu, mereka dapat memilih aset yang ingin diperdagangkan, menentukan leverage, serta memantau posisi secara real-time. Seluruh proses deposit margin dan penarikan juga berjalan langsung melalui kontrak pintar.
Pembaruan ini dipandang sebagai salah satu langkah ekspansi terbesar MetaMask Mobile dalam dua tahun terakhir, mengingat meningkatnya permintaan akses perdagangan derivatif di lingkungan terdesentralisasi.
Dengan dukungan terhadap saham global melalui kontrak perpetual, MetaMask Mobile kini berada dalam posisi kompetitif untuk bersaing dengan platform perdagangan derivatif lain yang beroperasi di jaringan blockchain.
Dalam pernyataan penutupnya, MetaMask menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari visi jangka panjang mereka.
“Kami percaya masa depan finansial akan terintegrasi, terbuka, dan digerakkan oleh pengguna,” tulis tim pengembang.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



