Metaplanet resmi mengaankan persetujuan pemegang saham untuk memperkuat strategi akumulasi Bitcoin skala besar yang ditargetkan hingga 210.000 BTC pada akhir 2027.
Berdasarkan informasi yang dibagikan Bitcoin Strategy di MetaPlanet, Dylan LeClair, keputusan tersebut disetujui melalui Extraordinary Shareholder Meeting yang diselenggarakan baru-baru ini, di mana serangkaian proposal terkait restrukturisasi saham, dividen dan mekanisme pendanaan diterima untuk memastikan perusahaan memiliki kapasitas finansial memadai dalam ekspansi kepemilikan Bitcoin.
Persetujuan ini menandai langkah penting dalam strategi perusahaan yang semakin menegaskan Bitcoin sebagai fondasi utama pengelolaan aset digital.
Langkah ini dilakukan karena Metaplanet menilai bahwa Bitcoin menjadi aset strategis jangka panjang dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Selain itu, persetujuan pemegang saham diperlukan untuk memperkuat legitimasi arah perusahaan dan memastikan dukungan struktural bagi strategi investasi yang agresif.
Sejumlah proposal yang diajukan manajemen dinyatakan lolos setelah mendapatkan suara mayoritas, sehingga perusahaan kini memiliki ruang yang lebih luas dalam desain instrumen keuangan korporat.
Kebijakan Modal dan Ekspansi Saham Preferen Disetujui
Dalam rapat tersebut, Metaplanet menyetujui pergeseran struktur capital stock dan capital reserve menuju capital surplus untuk meningkatkan kapasitas pembayaran dividen saham preferen serta membuka peluang program pembelian kembali saham di masa mendatang.
Selain itu, perusahaan juga menyetujui peningkatan jumlah authorized preferred shares untuk Class A dan Class B dari 277,5 juta menjadi 555 juta lembar masing-masing. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah kunci yang memberikan fleksibilitas lebih besar dalam penghimpunan dana guna mendukung rencana akumulasi Bitcoin.
Pada saat yang sama, struktur pembagian keuntungan kepada pemegang saham juga mengalami perubahan signifikan.
Class A preferred shares diubah menjadi instrumen dengan sistem dividen berbasis floating rate yang dibayarkan setiap bulan melalui skema Metaplanet Adjustable Rate Security (MARS), yang dirancang untuk menopang stabilitas harga saham.
Sementara itu, Class B preferred shares kini memiliki dividen kuartalan, dilengkapi hak issuer call 130 persen dalam jangka waktu 10 tahun serta investor put right apabila perusahaan tidak melaksanakan IPO dalam satu tahun.
Seorang analis yang mengikuti perkembangan perusahaan menyebutkan bahwa langkah ini menunjukkan kesiapan Metaplanet membangun struktur keuangan yang selaras dengan strategi Bitcoin jangka panjang.
“Proposal ini bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi merupakan konstruksi finansial untuk menopang strategi akumulasi Bitcoin yang ambisius,” ujar LeClair.
Metaplanet Buka Akses Pendanaan Global Baru
Sebagai bagian dari keputusan rapat, Metaplanet juga menyetujui penerbitan Class B preferred shares bagi investor institusional luar negeri.
Kebijakan ini membuka jalur pendanaan internasional dan memperluas basis investor perusahaan, sekaligus memperkuat kapasitas keuangan untuk mengeksekusi target pembelian Bitcoin secara bertahap.
Dengan struktur pendanaan yang lebih kuat, perusahaan diyakini dapat menjalankan strategi akumulasi BTC bukan hanya cepat, tetapi juga terukur secara korporat.
Keputusan tersebut dilaksanakan di Jepang, tempat Metaplanet berkedudukan, dan disahkan melalui mekanisme korporasi resmi yang berlaku. Pasar merespons langkah perusahaan ini dengan sentimen positif, di mana saham Metaplanet sempat mengalami penguatan setelah rencana ini dipublikasikan ke publik.
Strategi tersebut dipandang selaras dengan posisi Metaplanet yang semakin dikenal sebagai salah satu perusahaan publik yang berkomitmen menjadikan Bitcoin sebagai cadangan utama aset perusahaan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



