Minat ke Ethereum Melejit, Data On-Chain Catat 164 Ribu Address Baru

Aktivitas jaringan Ethereum kembali menunjukkan tanda kebangkitan. Setelah berbulan-bulan bergerak stagnan dan cenderung melemah, data on-chain terbaru mengungkap lonjakan besar yang berpotensi menjadi katalis utama kenaikan harga ETH dalam waktu dekat ini. 

Aktivitas Jaringan Ethereum Kembali Menggeliat

Setelah melewati periode dengan aktivitas jaringan yang sepi, Ethereum akhirnya menunjukkan sinyal pemulihan. Menurut data dari Santiment yang dibagikan pada Sabtu (20/12/2025) Dalam sepekan terakhir, laju pembuatan wallet baru meningkat tajam.

“Ethereum mencatat peningkatan jumlah wallet baru yang dibuat di jaringannya. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua ini kini mencatat rata-rata 163.000 alamat baru per hari, naik dibandingkan 124.000 pada Juli,” jelasnya.

Peningkatan Aktivitas Wallet Baru Ethereum - Santiment
Peningkatan Aktivitas Wallet Baru Ethereum – Santiment

Fenomena ini bukan muncul secara tiba-tiba. Lonjakan wallet sebenarnya sudah terlihat dalam dua pekan terakhir. Pada 2 Desember, jumlah address baru Ethereum melonjak hingga 197 ribu. Angka tersebut kembali menginkat pada 15 Desember dengan lebih dari 195 ribu wallet.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Menariknya, level ini bahkan melampaui puncak aktivitas yang terjadi pada Juli lalu. Saat itu, lonjakan serupa menjadi awal dari reli harga Ethereum yang membawa ETH menembus rekor tertinggi baru di kisaran hampir US$5.000. 

BACA JUGA:  AAVE ETF Diajukan Grayscale, Begini Performa Tokennya

Sinyal Mengarah Bullish, Peluang Rebound Terbuka

Di tengah meningkatnya address ETH baru, pergerakan harga Ethereum sempat berada di bawah tekanan. ETH tergelincir ke bawah level psikologis US$3.000 dan bahkan menyentuh area US$2.900 pada awal pekan lalu. 

Meski demikian, tekanan tersebut tidak bertahan lama. Harga ETH perlahan menunjukkan pemulihan dan kini kembali bertahan di sekitar zona tersebut, menandakan mulai meredanya tekanan jual.

Kondisi ini dinilai sejumlah analis sebagai bagian dari fase konsolidasi yang masih sehat. Merlijn The Trader, dalam analisis yang diunggah pada Jumat (19/12/2025), menilai struktur pergerakan Ethereum saat ini berpotensi “mengejutkan banyak orang”. 

“Pergerakan Ethereum ini akan membuat banyak orang lengah. Setup-nya sama. Keraguannya juga sama. Namun kali ini didukung likuiditas yang lebih besar dan kekuatan institusional,” tegasnya. 

BACA JUGA:  OpenAI dan Paradigm Uji AI untuk Eksploitasi Kontrak Pintar Ethereum
Rasio Bitcoin dan Ethereum - Merlijn The Trader
Rasio Bitcoin dan Ethereum – Merlijn The Trader

Merlijn juga menyoroti rasio ETH terhadap Bitcoin yang kini berada di kisaran 0,03. Menurutnya, rasio tersebut membuka ruang kenaikan hingga 0,12, level yang terakhir tercapai pada 2017–2018, sekaligus mengindikasikan potensi penguatan Ethereum terhadap Bitcoin.

Sejalan dengan pandangan tersebut, analis kripto lain yang dikenal dengan nama CW juga melihat sinyal positif dari pergerakan ETH terhadap dolar AS. Ia menyebut Ethereum sedang “mengumpulkan energi” setelah mengalami pembalikan tren. 

“Ethereum (ETH) saat ini sedang mengumpulkan tenaga setelah pembalikan tren. Harganya berpotensi dengan cepat naik ke US$3.700. Saya hanya menunggu timing yang tepat,” tegasnya

Potensi Rebound Ethereum - CW
Potensi Rebound Ethereum – CW

Tekanan Institusional Masih Membayangi ETH

Meski sinyal on-chain dan teknikal terlihat positif, tekanan justru datang dari institusional. Data CryptoQuant yang dipublikasikan pada Sabtu lalu mencatat arus keluar besar dari Ethereum Spot ETF dalam sepekan terakhir, menandakan turunnya selera risiko terhadap ETH.

BlackRock memimpin aksi jual dengan arus keluar sekitar US$467 juta dari ETF ETHA. Produk lain turut tertekan, seperti Fidelity’s FETH yang kehilangan sekitar US$35 juta dan Grayscale’s ETHE sekitar US$49 juta.

BACA JUGA:  Pasar XRP Makin Tegang, Posisi Short di Binance Kian Menumpuk

Secara total, arus keluar mingguan Ethereum Spot ETF melampaui US$600 juta. Pada saat yang sama, ETH diperdagangkan di kisaran US$2.886, level yang dinilai belum cukup menarik bagi institusi untuk menambah eksposur.

Ethereum Spot ETF Net Flow - CryptoQuant
Ethereum Spot ETF Net Flow – CryptoQuant

Dengan kondisi tersebut, Ethereum kini berada di persimpangan menarik. Di satu sisi, data on-chain dan sentimen analis ritel mengarah pada potensi reli. Di sisi lain, sikap wait and see dari institusi menjadi faktor penyeimbang yang patut dicermati pasar dalam waktu dekat.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia