Mitra KYC OpenAI Diduga Kirim Data Crypto Wallet ke Pemerintah AS

Isu privasi kembali mengguncang industri teknologi dan kripto. Penyedia layanan KYC yang digunakan untuk mengakses layanan OpenAI dituding mengirimkan data KYC, termasuk alamat crypto wallet pengguna, ke otoritas federal Amerika Serikat.

KYC, FinCEN, dan Sistem Pemantauan Crypto Wallet

Investigasi yang dipublikasikan pada Rabu (18/02/2026) oleh peneliti keamanan yang dikenal sebagai vmfunc, MDL, dan Dziurwa menemukan potongan kode yang dapat diakses publik. 

Kode yang ditunjukkan dalam investigasi tersebut diduga mengindikasikan bahwa data yang dikumpulkan Persona, mitra KYC OpenAI, terhubung dengan Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN).

Platform tersebut memiliki modul penuh untuk pengajuan Suspicious Activity Report (SAR) ke FinCEN. Ini bukan integrasi pihak ketiga atau sekadar ekspor data. Secara harfiah, terdapat tombol “Send to FinCEN” di dalam sistem,” jelas mereka.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  OpenAI dan Paradigm Uji AI untuk Eksploitasi Kontrak Pintar Ethereum
Baris Kode yang Mengirim data KYC ke FinCEN - Vmfunc
Baris Kode yang Mengirim data KYC ke FinCEN – Vmfunc

FinCEN merupakan biro di bawah Departemen Keuangan AS yang bertugas melindungi sistem keuangan dari aktivitas ilegal. Lembaga ini berperan dalam menerima dan menganalisis laporan transaksi mencurigakan.

Peneliti menyoroti bahwa perusahaan yang memproses foto paspor pengguna saat pendaftaran ChatGPT diduga juga mengoperasikan platform yang dapat mengirim laporan mencurigakan langsung ke FinCEN serta menandainya dengan kode program intelijen.

Lebih jauh, mereka menekankan adanya sistem pemantauan berkelanjutan, terutama terhadap alamat kripto. Integrasi dengan Chainalysis disebut memungkinkan wallet dipantau secara terus-menerus.

“Ini bukan pencarian sekali saja, melainkan pemantauan yang berlangsung terus-menerus. Wallet yang dimasukkan ke dalam daftar satu kali dan kemudian diperiksa tanpa batas waktu terhadap cluster graph milik Chainalysis,” tutur peneliti.

Pemantauan Crypto Wallet lewat Integrasi Cluster Graph Chainalysis - Vmfunc
Pemantauan Crypto Wallet lewat Integrasi Cluster Graph Chainalysis – Vmfunc

Bantahan CEO Persona

CEO Persona, Rick Song, merespons tudingan ini melalui platform X. Ia pun menyayangkan bahwa laporan investigasi itu diterbitkan tanpa adanya konfirmasi langsung terlebih dahulu kepadanya.

BACA JUGA:  Skema Ponzi Pinjol Terbongkar, PPATK Sorot Aliran Dana ke Kripto

“Saya benar-benar kecewa dengan cara ini ditangani,” tulisnya dalam unggahan yang kemudian dihapus.

Dalam korespondensi di akun pribadinya, Song menegaskan bahwa perusahaan tidak bekerja sama dengan lembaga federal mana pun. Namun, ia belum secara rinci membantah temuan yang diungkap dalam investigasi tersebut.

“Kami sama sekali tidak memiliki hubungan apa pun dengan ICE, Palantir, maupun vendor lain yang disebutkan,” ujarnya di X, Kamis (19/02/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa dugaan tersebut kemungkinan muncul karena beberapa karyawan Persona sebelumnya pernah bekerja di institusi yang disebutkan. Hingga kini, OpenAI maupun Persona belum memberikan klarifikasi resmi.

Pembelaan Rick Song Terkait Investigasi vmfunc - X
Pembelaan Rick Song Terkait Investigasi vmfunc – X

Privasi Pengguna di Ujung Tanduk

Kasus ini menambah panjang daftar kekhawatiran terkait pengelolaan data identitas dan aktivitas kripto di era digital. Di satu sisi, perusahaan mengklaim langkah tersebut demi kepatuhan dan keamanan sistem.

BACA JUGA:  Komentar GameStop Bikin Memecoin PUNCH Melejit Tajam

Di sisi lain, pengguna mempertanyakan sejauh mana data mereka dipantau dan dibagikan tanpa transparansi yang jelas. Isu ini menyentuh titik sensitif antara perlindungan dan juga privasi.

Jika terbukti, dampaknya bukan hanya soal regulasi, tetapi juga soal kepercayaan publik. Pada akhirnya, batas antara verifikasi dan pengawasan menjadi pertanyaan yang tak lagi bisa diabaikan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia