Di tengah kondisi ekonomi yang makin menantang, kisah satu ini langsung mencuri perhatian. Bukan dari kota besar, bukan juga dari kalangan profesional dengan perangkat mahal. Justru dari desa, hanya bermodal HP Android sejutaan, seorang trader kripto berhasil membuktikan bahwa peluang tetap terbuka lebar di era digital.
HP Sejutaan Bisa Hasilkan Cuan Rp25 Juta
Kisah ini datang dari akun X bernama arip13741167. Lewat sebuah tweet yang diunggah pada Minggu (17/05/2026) Ia mengaku berhasil meraup penghasilan fantastis dalam waktu kurang dari satu bulan.
Yang membuat ceritanya makin menarik, ia menegaskan bahwa seluruh aktivitasnya hanya mengandalkan HP Android seharga Rp1 jutaan. Tidak ada PC, laptop, atau perangkat mahal lainnya. Semua dilakukan secara mandiri, langsung dari genggaman.
“Hidup di desa bisa banget kok menghasilkan dua digit sebulan. Ini saya Rp25 juta dalam dua minggu cuma pakai HP Android sejutaan, ditambah skill saya di Meteora. Literally tanpa PC, tanpa laptop, tanpa iPhone-iphonenan,” tulisnya.

Pernyataan itu langsung menjadi sorotan. Banyak yang menggangap cerita trader kripto asal Indonesia tersebut sebagai bukti bahwa keterbatasan fasilitas bukan lagi penghalang utama di era Web3.
Di balik hasil tersebut, ia mengaku fokus pada fitur Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) di platform DeFi Meteora. Strategi ini menjadi kunci utama dalam aktivitas trading yang ia jalankan secara konsisten.
Secara sederhana, DLMM adalah mekanisme penyediaan likuiditas yang memungkinkan pengguna mengatur posisi secara fleksibel mengikuti pergerakan harga. Potensi imbal hasil bisa lebih optimal, namun tetap memiliki risiko dan membutuhkan pemahaman yang matang.
Trader Kripto ini Nekat Tinggalkan Pekerjaan
Lebih jauh, keputusan yang diambilnya juga tidak main-main. Ia mengaku rela meninggalkan pekerjaan konvensional demi fokus penuh di dunia kripto. Baginya, potensi penghasilan di Web3 dinilai jauh lebih menjanjikan.
“Saya bahkan rela keluar kerja demi grinding di Web3. Alasannya? Ya hasil di Web3 jauh lebih banyak daripada kerja di real life, nggak ada tekanan dari bos dan kebetulan saya punya skill di sini,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa aktivitas di dunia kripto tidak bisa dijalankan setengah-setengah. Fokus menjadi kunci utama. Menurutnya, mencoba membagi waktu trading crypto dengan pekerjaan lain justru akan membuat performa tidak maksimal.
“Kalau di real life rame pelanggan, saya nggak bisa fokus grinding di Web3. Yang ada malah kalang kabut nantinya,” ujarnya.
12 Cara Trading Bitcoin Harian yang Efektif dan Minim Risiko
Di akhir ceritanya, ia turut mengajak siapa saja yang ingin menambah penghasilan untuk mulai belajar dunia Web3. Menurutnya, peluang di sektor ini sangat luas, selama disesuaikan dengan skill masing-masing.
Di satu sisi, kisah ini terasa inspiratif. Namun di sisi lain, perlu diingat bahwa dunia kripto penuh risiko. Tidak semua orang akan mendapatkan hasil serupa, sehingga dibutuhkan pengetahuan, strategi, dan manajemen risiko yang matang.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


