MoneyGram menangguhkan kerjasama alias cerai sejenak dengan Ripple Labs, terkait ketidakpastian masalah hukum yang dihadapi perusahaan penerbit aset kripto XRP itu dengan SEC di AS.

Hal itu tertuang dalam laporan kuartal MoneyGram. Perusahaan menangguhkan pengintegrasian sistem Ripple di sistem pembayaran mereka.

Menurut MoneyGram, penangguhan itu sebagai akibat adanya ketidakpastian hukum soal gugatan Komisi Bursa dan Sekuritas (SEC) AS terhadap Ripple Labs.

Kasus XRP: Ini Jawaban Ripple Labs Jelang Praperadilan

“Karena ketidakpastian mengenai masa hukum mereka yang sedang berlangsung dengan SEC, kami telah menangguhkan teknologi Ripple di sistem pembayaran kami,” kata MoneyGram.

Sebagai layanan transfer uang global, MoneyGram mengubah hubungannya dengan Ripple dan tidak berencana menuai untung dari biaya perkembangan pasar Ripple selama kuartal pertama 2021.

BERITA TERKAIT  Raksasa SBI Groups Tawarkan XRP Lending

Tahun lalu, MoneyGram mendapat manfaat pengeluaran bersih senilai US$12 juta dari Ripple pada kuartal yang sama.

Kolaborasi antara kedua perusahaan tersebut berawal tiga tahun lalu, ketika MoneyGram memadukan XRP ke sistem pembayarannya.

Tahun berikutnya, Ripple dan MoneyGram bekerjasama untuk pembayaran lintas negara dan penyelesaian pertukaran valas (valuta asing) dengan aset digital.

Ripple menyusul dengan investasi US$50 juta pada November 2019 untuk mendapat 10 persen saham perusahaan.

Per Desember 2020, perusahaan tersebut telah menjual US$15 juta saham MoneyGram.

Kendati demikian, diakibatkan kabar pada Desember 2020 bahwa SEC menempuh langkah hukum terhadap Ripple Labs dan juga CEO Ripple Brad Garlinghouse serta co-founder Christian Larsen, MoneyGram mulai menjauh dari Ripple.

Komisioner SEC AS: Perjelas Aturan Bitcoin Cs!

Tidak lama setelah pengumuman SEC, MoneyGram mengklaim belum pernah memakai layanan RippleNet dan On-Demand Liquidity Ripple untuk transfer langsung dana nasabah.

Ripple Kucurkan Dana, MoneyGram Malah Pakai Teknologi Visa

MoneyGram bukanlah satu-satunya perusahaan yang bereaksi terhadap tuntutan hukum Ripple. Sejumlah bursa aset kripto telah mematikan atau menangguhkan perdagangan XRP sejak Desember 2020 dan Januari 2021.

CoinGate Tangguhkan Perdagangan XRP Mulai 15 Januari

Kendati polemik hukum Ripple menyebabkan harga XRP anjlok, aset itu telah pulih kembali dalam dua bulan terakhir dan saat ini bertengger di harga US$0,5975. [cointelegraph.com/ed]

BERITA TERKAIT  Tahun Depan Uni Emirat Arab Luncurkan Aturan Khusus ICO

Protected with blockchain timestamps

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO