MrBeast Siapkan Platform Kripto Baru, Tantang Coinbase

Langkah terbaru MrBeast kembali mengguncang industri digital. Setelah menaklukkan dunia konten dengan 450 juta subscribers dan pendapatan lebih dari US$400 juta pada 2025, sang kreator kini mengincar sektor keuangan dan aset kripto. 

Pengumuman peluncuran “MrBeast Financial” pada awal pekan lalu dan menandai babak baru persaingan dengan raksasa fintech seperti Coinbase, sekaligus membuka jalan bagi adopsi kripto yang lebih luas di kalangan Gen Z

MrBeast Financial: Ambisi Baru di Dunia Kripto

Dikutip dari laporan CNBC pada Sabtu (06/12/2025), pengumuman mengenai MrBeast Financial disampaikan oleh CEO Jeffrey Housenbold dalam gelaran New York Times DealBook Summit

Aplikasi ini dirancang sebagai platform yang menggabungkan perbankan, trading kripto, investasi, dan edukasi dalam satu ekosistem. Dengan konsep tersebut, MrBeast langsung muncul sebagai penantang serius bagi Coinbase dalam merebut pasar anak muda.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Kami juga meluncurkan perusahaan telepon, Beast Mobile, serta platform layanan keuangan yang dibalut dengan literasi finansial dan akses terhadap informasi dunia, memastikan kami berbuat baik sambil meraih hasil yang baik,” ujar Housenbold dalam presentasinya. 

BACA JUGA:  Vitalik Buterin Siapkan Upgrade Ethereum Paling Wah dalam 10 Tahun

Konsistensi visi ini turut diperkuat oleh unggahan video yang dibagikan oleh Marcel van Oost dan mengonfirmasi bahwa dokumen merek dagang Beast Holdings LLC per 13 Oktober mencakup layanan crypto exchange, pinjaman jangka pendek, dan edukasi keuangan bagi pengguna.

Momentum ini semakin kuat karena lebih dari 70 persen audiens MrBeast berada di bawah usia 25 tahun, membuka peluang onboarding aset digital secara masif. Tidak mengherankan jika Coinbase kini menghadapi ancaman dari figur sebesar MrBeast. 

Jejak panjang MrBeast di dunia kripto turut memberi konteks terhadap langkah barunya. Sejak 2021, ia mengantongi US$23 juta dari perdagangan token dan NFT, meski beberapa aktivitas investasinya menuai kritik, termasuk dugaan insider trading di SuperVerse dan Ethernity Chain.

Cara Licik Trading Kripto Diduga Dilakukan Influencer Ini

Pada September 2025, salah satu dompetnya juga menjadi sorotan setelah membeli ASTER senilai US$990.000 dan meraih keuntungan cepat ketika token tersebut melonjak 150 persen hanya beberapa hari setelah transaksi.

BACA JUGA:  Tikus Rakus dan Kripto, Menebak Arah Cerita Iklan Marjan 2026

Dinamika Baru dalam Persaingan Fintech

Pendorong ekspansi ini adalah Hallie Jackson Now, marketplace kreator yang diumumkan pada hari yang sama dalam DealBook. Housenbold menggambarkannya sebagai “one-stop shop for financial services” yang menyediakan layanan mobile banking hingga pembayaran kripto

Seluruh fitur tersebut akan dikembangkan melalui kemitraan, langkah yang memungkinkan ekspansi cepat tanpa kebutuhan modal besar sekaligus memperkuat ekosistem keuangan digital yang sedang digodok oleh MrBeast.

“Alih-alih membangun semuanya dari nol, mereka ingin bermitra dengan FinTech yang sudah ada untuk menghindari persyaratan regulasi dan modal yang berat. Langkah yang cerdas,” jelas Marcel. 

Masuknya MrBeast ke industri ini terjadi saat persaingan fintech semakin memanas. Coinbase memproses transaksi senilai US$295 miliar pada Q3 2025, dan di tengah angka sebesar itu, kemunculan seorang kreator bisa merubah dinamika pasar.

BACA JUGA:  Konflik Memanas, Kripto Jadi Pelarian Baru Warga Iran?

Meski masih menunggu persetujuan regulator, gebrakan MrBeast menegaskan persaingan fintech telah memasuki fase baru. Pengaruh budaya digital kini melebur dengan layanan keuangan, menciptakan peluang luas bagi inovasi sekaligus menantang para pemain lama.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait