Harga Pepe Coin (PEPE) masih kesulitan mencatatkan pemulihan kuat meski sempat menguat dalam perdagangan harian dan mingguan.
Berdasarkan data CoinMarketCap, memecoin berbasis Ethereum tersebut tengah diperdagangkan di sekitar US$0,000002782, naik 2,60 persen dalam 24 jam dan 4,96 persen selama tujuh hari. Namun, kinerja jangka panjangnya masih tertekan dengan penurunan 24,77 persen dalam 90 hari dan 77,12 persen dibandingkan satu tahun sebelumnya.
Kesulitan pemulihan itu dipengaruhi oleh kombinasi lemahnya permintaan baru, konsentrasi kepemilikan pada kelompok pemodal besar, berkurangnya aktivitas derivatif, serta banyaknya investor lama yang masih menunggu kesempatan untuk keluar dari posisi rugi.
Kondisi tersebut membuat setiap kenaikan menghadapi pasokan jual yang cukup besar, terutama ketika harga kembali mendekati area pembelian pemegang sebelumnya.
Konsentrasi Holder Jadi Tantangan PEPE
Berdasarkan data dari Etherscan, pemetaan holder (pemegang) menunjukkan kelompok whale masih menguasai sekitar 88,83 persen kapitalisasi pasar PEPE, meskipun jumlahnya hanya 499 pemegang. Tingginya konsentrasi tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar nilai token berada dalam kendali kelompok pemodal dengan kepemilikan sangat besar.
Sementara itu, kelompok shark tercatat berjumlah 2.245 pemegang dengan penguasaan sekitar 5,17 persen kapitalisasi pasar. Kelompok dolphin yang terdiri atas 15.695 pemegang menguasai sekitar 3,76 persen kapitalisasi. Komposisi itu menunjukkan distribusi kepemilikan PEPE belum sepenuhnya merata di antara investor yang lebih kecil.
Konsentrasi pada whale tidak selalu berarti seluruh token dapat langsung dijual ke pasar. Sebagian alamat besar dapat berupa dompet bursa, penyedia likuiditas, kustodian, atau kontrak tertentu yang mewakili kepemilikan banyak pengguna.
Namun, dominasi kelompok besar tetap menjadi faktor risiko karena perpindahan sebagian kecil token menuju bursa dapat meningkatkan pasokan jual.
Situasi tersebut turut memengaruhi persepsi pasar terhadap harga PEPE. Investor ritel dapat lebih berhati-hati menambah posisi apabila pergerakan harga sangat bergantung pada keputusan segelintir pemegang besar.
Sebaliknya, pemulihan akan membutuhkan bukti bahwa whale memilih mengakumulasi atau menahan token, bukan memanfaatkan kenaikan untuk mendistribusikan kepemilikannya.
Selain itu, tekanan lain pun berasal dari investor lama yang membeli PEPE pada harga yang jauh lebih tinggi. Penurunan lebih dari 77 persen dalam satu tahun membuat banyak pemegang masih berada dalam posisi boncos. Ketika harga mengalami reli, sebagian dari mereka dapat menjual untuk memperkecil kerugian atau keluar saat mendekati harga pembelian.
Kondisi tersebut menciptakan lapisan pasokan di atas harga pasar atau overhead supply. Akibatnya, kenaikan tidak hanya membutuhkan masuknya pembeli baru, tetapi juga harus menyerap penjualan dari pemegang lama yang telah menunggu kesempatan keluar selama berbulan-bulan.
Aktivitas Derivatif Belum Dukung Kebangkitan Harga PEPE
Data CoinGlass menunjukkan aktivitas perdagangan derivatif PEPE yang mengalami penurunan. Volume derivatif turun 8,54 persen menjadi sekitar US$301,46 juta, sedangkan open interest melemah 0,74 persen menjadi US$138,15 juta.

Penurunan volume menunjukkan aktivitas transaksi kontrak berjangka mulai berkurang dibandingkan periode sebelumnya. Pada saat yang sama, melemahnya open interest mengindikasikan nilai posisi derivatif yang masih terbuka ikut menyusut.
Kombinasi tersebut menunjukkan trader belum menambah eksposur secara agresif meski token mencatatkan kenaikan harian.
Berkurangnya aktivitas derivatif dapat menahan momentum harga PEPE karena reli memecoin biasanya membutuhkan peningkatan partisipasi di pasar spot dan kontrak berjangka atau futures. Lonjakan volume sering membantu mempercepat pergerakan harga, sementara pertumbuhan open interest dapat menunjukkan masuknya posisi baru.
Namun, open interest yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko likuidasi jika posisi perdagangan terlalu didominasi leverage. Karena itu, pemulihan yang sehat tetap memerlukan peningkatan pembelian di pasar spot, pertumbuhan jumlah pemegang, serta arus keluar token dari bursa menuju dompet pribadi.
Selain faktor derivatif, PEPE tidak mempunyai pendapatan protokol, pembagian biaya, atau penggunaan jaringan utama yang dapat menciptakan permintaan berkelanjutan. Nilai token tersebut lebih banyak bergantung pada perhatian komunitas, tren media sosial, likuiditas, dan minat spekulatif terhadap sektor memecoin.
Ketergantungan itu membuat PEPE mudah tertinggal ketika modal pasar berpindah ke Bitcoin, Ethereum, atau aset lain yang dinilai memiliki fundamental lebih jelas. Persaingan dengan memecoin baru juga membatasi aliran dana karena trader sering mencari token berkapitalisasi lebih kecil yang dianggap memiliki ruang kenaikan lebih besar.
Sinyal Teknikal Mulai Berpihak ke Harga PEPE
Di tengah tekanan tersebut, analis Anasta melihat grafik harian PEPE mulai memperlihatkan tanda awal pembalikan setelah menjalani tren turun cukup panjang.
Menurut pengamatannya, token meme itu bergerak di sekitar US$0,00000273 dan sedang mencoba membentuk dasar baru setelah sempat menyentuh area US$0,0000022 hingga US$0,0000024.

Anasta menilai pergerakan mendatar di area bawah dapat dipandang sebagai fase akumulasi selama zona support tersebut tetap bertahan. Dalam kondisi itu, tekanan jual mulai berkurang, sementara pembeli secara perlahan kembali mengambil posisi setelah harga mengalami penurunan besar.
Meski demikian, harga PEPE masih perlu menembus resistance terdekat di sekitar US$0,0000030 untuk mengonfirmasi pemulihan jangka pendek. Penembusan yang diikuti penutupan harga secara meyakinkan di atas level tersebut dinilai dapat membuka ruang kenaikan menuju area US$0,0000043 hingga US$0,0000045.
Zona itu sebelumnya menjadi batas atas konsolidasi pada periode Maret hingga Mei. Karena pernah menjadi area transaksi padat, level tersebut kemungkinan masih menyimpan pasokan jual dari investor yang ingin keluar saat posisi mereka kembali mendekati titik impas.
Apabila pembeli mampu menembus US$0,0000045, Anasta memperkirakan PEPE berpeluang memperpanjang reli menuju kisaran US$0,0000050 hingga US$0,0000053. Namun, skenario tersebut masih bergantung pada kemampuan pasar membangun volume dan pertahankan momentum setelah resistance dilewati.
Sebaliknya, kehilangan support US$0,0000022 dapat membatalkan indikasi akumulasi dan membuka risiko penurunan lebih dalam.
Dengan demikian, arah berikutnya akan ditentukan oleh kemampuan pembeli mempertahankan zona bawah, menyerap penjualan pemegang lama, serta mendorong harga melewati rangkaian resistance yang masih membatasi pemulihan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


