MVRV Bitcoin Berkedip Bullish, Mampukah BTC Tembus US$69.000?

Bitcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sejumlah indikator on-chain memancarkan sinyal bullish. Saat ini, harga BTC bertahan di kisaran US$65.800, sementara perhatian tertuju pada US$69.000 yang menjadi penghalang sebelum membuka peluang reli yang lebih kuat.

MVRV Beri Sinyal Bullish, Data Historis Masih Memihak Bitcoin

Pergerakan Bitcoin belakangan memang membuat sebagian pelaku pasar waswas. Namun, jika melihat data on-chain, gambaran yang muncul justru tidak sepenuhnya sejalan dengan sentimen tersebut.

Salah satu indikator yang kembali menarik perhatian adalah MVRV Z-Score, metrik yang kerap digunakan untuk mengukur apakah Bitcoin sedang berada dalam kondisi overvalued atau undervalued berdasarkan nilai pasar dan nilai realisasinya.

Analis on-chain Quinten François membagikan grafik yang menunjukkan bahwa puncak dan dasar MVRV terus mengalami kontraksi secara konsisten sepanjang sejarah Bitcoin. Pola tersebut dinilai membentuk tren jangka panjang yang masih bertahan hingga saat ini.

“Sebanyak 99,71 persen sepanjang sejarah BTC ditutup di atas garis tren MVRV ini. Sementara itu, setengah komunitas kripto di X menunggu harga anjlok, padahal data menunjukkan hal tersebut belum akan terjadi,” tulisnya di X, Rabu (22/07/2026).

BACA JUGA:  Bitcoin Bertahan di US$60.000, Indikator On-Chain Beri Sinyal Titik Balik
Bitcoin MVRC Z-Score - Quinten Francois
Bitcoin MVRC Z-Score – Quinten Francois

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa sebagian besar riwayat perdagangan BTC justru ditutup di atas garis tren MVRV. Dengan kata lain, skenario penurunan yang masih dinantikan sebagian pelaku pasar belum memperoleh dukungan kuat dari data historis.

Meski demikian, indikator MVRV bukan berarti menjamin harga Bitcoin akan langsung melonjak. Metrik ini digunakan untuk membaca kondisi valuasi pasar sehingga perlu dipadukan dengan indikator teknikal lainnya sebelum menyimpulkan arah pergerakan BTC berikutnya.

Arus Keluar Binance dan Momentum BTC Mulai Positif

Optimisme pasar menguat setelah CryptoQuant membagikan analisis dari RugaResearch yang menunjukkan peningkatan arus keluar Bitcoin (BTC) dari Binance, bursa kripto terbesar di dunia. Kondisi ini umumnya dipandang sebagai sinyal berkurangnya tekanan jual.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Sebanyak 9.030 BTC dipindahkan dari bursa terbesar saat momentum mulai pulih dari zona negatif yang ekstrem. Secara historis, kombinasi tersebut kerap diikuti oleh pergerakan harga ke arah yang lebih tinggi,” tulisnya di X, Rabu (22/07/2026).

BACA JUGA:  Bitcoin Masih Bullish? EMA 200 Jadi Kunci Menuju US$68.000
Bitcoin Exchange Netflow Binance - CryptoQuant (RugaResearch)
Bitcoin Exchange Netflow Binance – CryptoQuant (RugaResearch)

Menariknya, arus keluar tersebut terjadi bersamaan dengan pemulihan indikator 30-Day Bitcoin Momentum. Setelah sempat berada di kisaran -21 persen, indikator itu bergerak mendekati angka nol, menandakan tekanan bearish mulai mereda.

Bitcoin Price Momentum 30-Day - CryptoQuant (RugaResearch)
Bitcoin Price Momentum 30-Day – CryptoQuant (RugaResearch)

Secara historis, keluarnya BTC dari crypto exchange yang diiringi membaiknya momentum sering menjadi sinyal awal perubahan tren. Kondisi ini menunjukkan investor lebih memilih menyimpan aset di dompet pribadi daripada menjualnya.

Meski belum menjamin reli besar, data tersebut menunjukkan perubahan perilaku investor yang mengurangi tekanan jual. Kondisi ini dapat menjadi fondasi positif apabila permintaan kembali meningkat dalam beberapa pekan mendatang.

Level US$69.340 Jadi Ujian Penentu bagi Bull Bitcoin

Walaupun sejumlah indikator mulai berpihak kepada pembeli, Bitcoin masih memiliki satu tantangan besar sebelum tren naik benar-benar terkonfirmasi. Tantangan tersebut berada di area Short-Term Holder Realized Price.

Analis Ali Charts, lewat sebuah grafik yang dibagikan pada Rabu (22/07/2026) mengungkapkan bahwa sejak November, setiap upaya pemulihan Bitcoin selalu berakhir dengan penolakan ketika menyentuh indikator tersebut.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Buka Peluang Reli Baru, Tapi Satu Zona Ini Wajib Diwaspadai

“Ujian terbesar Bitcoin belum dimulai. Sejak November, reli selalu ditolak di Short-Term Holder Realized Price. Kini, ketika BTC mendekati US$66.000, seluruh perhatian tertuju pada level US$69.340. Jika sejarah terulang, di sanalah bull harus membuktikan kekuatannya,” tulisnya.

Bitcoin On-Chain Cost Basis - Ali Martinez
Bitcoin On-Chain Cost Basis – Ali Martinez

Saat ini, harga Bitcoin masih berada di kisaran US$65.800, atau sekitar beberapa ribu dolar di bawah area US$69.340. Apabila level tersebut berhasil ditembus dan dipertahankan sebagai support, peluang melanjutkan reli berpotensi semakin terbuka.

Namun, jika harga Bitcoin kembali ditolak di level tersebut, peluang reli berpotensi kembali tertahan. Pasar pun masih menunggu konfirmasi sebelum menyimpulkan bahwa tren bullish BTC benar-benar telah dimulai.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait