Naver Bersiap Caplok Bursa Kripto Raksasa Asal Korea Selatan

Industri kripto di Korea Selatan dikenal sangat dinamis, dan kabar ini menambah warna dalam persaingan. Naver yang sering dijuluki “Google versi Korea” dilaporkan bersiap mengakuisisi Dunamu, operator Upbit yang merupakan crypto exchange terbesar di Korea Selatan.

Naver Incar Upbit, Pemain Terbesar di Pasar Kripto Korea

Dikutip dari laporan The Korea Times pada Rabu (19/11/2025), rencana Naver akan segera dikonfirmasi dalam rapat dewan direksi pekan depan. Dunamu juga dijadwalkan menggelar rapat direksi pada 26 November untuk membahas detail final dari rencana tersebut.

Sumber menyebut bahwa Naver mendorong skema pertukaran saham besar-besaran antara kedua perusahaan sebagai langkah penting untuk mengakuisisi Dunamu dan memasukkannya ke dalam grup Naver.

“Naver mendorong comprehensive stock swap melalui anak usaha fintech-nya, Naver Financial, untuk menjadikan Dunamu sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki,” demikian tercantum dalam laporan tersebut.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Edukasi Ala Influencer Kripto RI: Cuan Dikejar, Pajak Terlupakan

Tidak hanya itu saja, skema ini juga membuka jalan bagi proyek ambisius lainnya, termasuk peluncuran stablecoin berbasis won. Kedua perusahaan disebut siap merilis berbagai inisiatif keuangan digital yang berpotensi mengubah peta persaingan di Korea Selatan.

Naver dan Dunamu Siapkan Ekosistem Stablecoin Won Korsel

Sebelum integrasi resmi dimulai, Naver dan Dunamu masih harus mendapatkan persetujuan pemegang saham. Proses ini menjadi tahap krusial untuk memastikan legalitas dan dukungan dari investor masing-masing perusahaan.

Jika disetujui, struktur kepemilikan akan berubah. Ketua Dunamu, Song Chi-hyung, diprediksi menjadi pemegang saham terbesar di Naver Financial, sementara Naver akan berada di posisi kedua. Rasio pertukaran saham nantinya diperkirakan berada pada kisaran 1:3 hingga 1:4.

Upbit Siap Tancap Gas Lewat Dukungan Naver

Bursa kripto Upbit saat ini tidak hanya mendominasi pasar domestik dengan volume harian yang mencapai lebih dari US$1,5 miliar, tetapi juga terus memperluas jangkauan ke berbagai negara, termasuk Thailand dan Indonesia. 

BACA JUGA:  Waspada! Pola Bear Market Bitcoin 2014 Muncul Lagi di 2026

Ekspansi ini membuat rencana akuisisi yang dilakukan oleh Naver semakin strategis, terutama karena kedua ekosistem memiliki basis pengguna besar yang bisa saling melengkapi.

Selain itu, jika proyek stablecoin berbasis won berhasil diluncurkan, Korea Selatan berpeluang menjadi salah satu pasar yang paling cepat mengadopsi aset digital yang stabil dan mudah digunakan dalam transaksi sehari-hari. 

Masuknya Naver ke bisnis crypto exchange menegaskan bahwa aset digital diakui sebagai elemen penting dalam ekonomi. Persaingan dengan kompetitor diperkirakan makin sengit, terutama karena Upbit kini berada di peringkat keempat dunia berdasarkan volume.

Delapan Bank Korsel Rancang Stablecoin Berbasis Won

Dengan rencana akuisisi ini, lanskap kripto Korea diperkirakan semakin dinamis. Integrasi Naver dan Upbit dapat menjadi katalis inovasi besar berikutnya sekaligus mengubah arah persaingan, baik di pasar domestik maupun internasional.

BACA JUGA:  Gila! Crypto Exchange Asal Korsel Salah Kirim 2.000 BTC ke 695 Orang

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia