Negara Ini Beli BTC di Kala Mega Diskon!

Pemerintah El Salvador kembali melakukan aksi akumulasi besar Bitcoin setelah data on-chain yang dibagikan Lookonchain menunjukkan pembelian tambahan sebesar 1.090,19 BTC, di tengah penurunan harga yang terjadi di pasar kripto global.

Pembelian ini dilakukan pada kisaran harga sekitar US$92.661 per BTC dengan total nilai transaksi lebih dari US$101 juta. Langkah ini menjadi salah satu aksi beli BTC terbesar yang dilakukan negara tersebut dalam sekali transaksi sejak adopsi Bitcoin dimulai pada 2021.

Aksi Beli BTC Saat Harga Melemah

Berdasarkan penelusuran aktivitas blockchain yang dipetakan Arkham, transaksi pembelian besar tersebut dilakukan hanya dalam waktu sekitar satu jam.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Selain itu, El Salvador tetap melanjutkan kebijakan akumulasi rutinnya berupa pembelian 1 BTC per hari yang telah dijalankan sejak November 2022. Dengan penambahan lebih dari 1.090 BTC kali ini, total kepemilikan negara diperkirakan semakin menguat di tengah volatilitas pasar.

Aksi beli BTC besar tersebut terjadi ketika harga Bitcoin sedang berada pada fase koreksi setelah beberapa hari volatilitas tinggi melanda pasar kripto.

BACA JUGA:  Skyholic Akhirnya Muncul ke Publik, Identitasnya Bikin Kaget!

Pemerintah El Salvador tampak memanfaatkan momentum tersebut sebagai peluang untuk memperbesar cadangan Bitcoin nasionalnya dengan biaya akuisisi lebih rendah.

Hingga laporan ini diterbitkan, pihak pemerintah belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tujuan spesifik pembelian besar ini, namun data on-chain memastikan bahwa transaksi berasal dari alamat yang telah lama dikaitkan dengan penyimpanan aset negara tersebut.

Pembelian pada level harga sekitar US$92.661 per BTC dinilai menjadi salah satu titik masuk paling agresif yang pernah dilakukan El Salvador dalam beberapa bulan terakhir.

Jika dikalkulasikan, tambahan akumulasi ini meningkatkan total nilai Bitcoin yang disimpan negara tersebut secara signifikan, terutama karena dilakukan dalam fase pasar yang disebut sebagian analis sebagai “mega diskon.”

Langkah Akumulasi Konsisten Sejak 2022

El Salvador tercatat memiliki program pembelian Bitcoin berkelanjutan melalui kebijakan “1 BTC per hari” yang diumumkan Presiden Nayib Bukele sejak dua tahun lalu.

Langkah itu menandai komitmen jangka panjang negara tersebut dalam memperluas eksposurnya terhadap aset digital utama dunia.

BACA JUGA:  Pasar Crypto Terpuruk, Apakah Aroma Bullish Sudah Lenyap?

Data on-chain dari Arkham menunjukkan pola akumulasi yang konsisten, dengan beberapa sesi pembelian tambahan yang dilakukan ketika volatilitas pasar meningkat atau ketika harga Bitcoin berada pada level yang dianggap lebih menarik.

Pembelian 1.090 BTC terbaru ini menambah bobot pada strategi negara tersebut, yang tampaknya mengandalkan dua mekanisme sekaligus, akumulasi harian yang stabil dan pembelian besar saat pasar memasuki fase koreksi.

Sejauh ini, El Salvador menjadi satu-satunya negara yang diketahui melakukan beli BTC secara rutin dan transparan melalui catatan blockchain, meskipun sebagian besar transaksi tidak diumumkan secara resmi.

Dari aspek teknis, transaksi senilai lebih dari US$101 juta tersebut dieksekusi melalui beberapa input wallet yang telah dimonitor komunitas analis on-chain sejak lama.

Mekanisme pembelian terlihat terstruktur, menunjukkan bahwa pemerintah menggunakan fasilitas kustodian atau metode pengumpulan terpisah sebelum memindahkannya ke penyimpanan jangka panjang.

Hal ini sejalan dengan kebiasaan pemerintah yang sebelumnya diketahui memindahkan aset BTC-nya ke cold storage sebagai bagian dari kebijakan keamanan aset digital nasional.

BACA JUGA:  Mengenal Hal Finney: Sang Legenda Bitcoin dan Warisannya!

Dengan aksi terbaru ini, El Salvador secara tidak langsung mengirim sinyal kuat bahwa mereka tetap memperluas posisi kepemilikan Bitcoin meskipun pasar berada dalam ketidakpastian.

Bagi sebagian pengamat, langkah ini dapat memberikan pengaruh psikologis terhadap pasar karena menunjukkan bahwa satu entitas negara memilih untuk beli BTC dalam jumlah besar ketika pelaku lain cenderung menunggu arah pasar berikutnya.

Sejauh ini, belum ada indikasi bahwa pemerintah El Salvador akan menghentikan pola akumulasi berkelanjutan tersebut. Sebaliknya, data terbaru justru menunjukkan eskalasi dalam jumlah pembelian, khususnya ketika harga memasuki zona yang dianggap lebih murah dibanding periode bullish sebelumnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia