Netflix Angkat Skandal FTX dan SBF Jadi Serial, Tayang November 2026

Skandal FTX yang mengguncang industri kripto akhirnya mendapat panggung baru. Netflix resmi membawa kisah Sam Bankman-Fried dan Caroline Ellison ke layar lewat serial terbatas berjudul The Altruists.

Serial delapan episode tersebut dijadwalkan tayang pada 19 November 2026. Alih-alih sekadar mengulang kronologi kasus, Netflix membingkai cerita melalui ambisi, hubungan personal, dan keruntuhan kerajaan kripto bernilai miliaran dolar.

Netflix Bawa Drama FTX ke Layar

Trailer yang dirilis oleh Netflix pada Kamis (08/10/2026) menempatkan Sam Bankman-Fried dan Caroline Ellison sebagai pusat cerita. Anthony Boyle memerankan SBF, sedangkan Julia Garner mengambil peran Ellison.

The Altruists mengikuti dua anak muda ambisius yang ingin mengubah sistem keuangan global. Namun, perjalanan itu berbelok tajam ketika FTX runtuh dan keduanya terseret dalam skandal bernilai US$8 miliar.

Netflix bahkan menggambarkan keduanya sebagai semacam “Bonnie and Clyde” generasi Z. Perbandingan itu menjelaskan arah serial yang tidak hanya bicara kripto, tetapi juga hubungan personal di balik keputusan besar.

Sosok SBF dan Caroline Ellison dalam The Altruists
Sosok SBF dan Caroline Ellison dalam The Altruists

Creator sekaligus co-showrunner Graham Moore melihat keduanya pada awalnya membawa semangat altruisme. Niat tersebut, menurutnya, berubah ketika keputusan kecil berkembang menjadi rangkaian tindakan dengan konsekuensi jauh lebih besar.

BACA JUGA:  Modal Setara UMK Bandung, Trader Crypto Ini Cuan Rp696 Juta Sehari

“Saya benar-benar percaya bahwa sejak awal Sam dan Caroline memang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai altruisme, dengan tujuan melakukan sebanyak mungkin kebaikan bagi sebanyak mungkin orang sepanjang hidup mereka,” ujar Moore.

Saat Ambisi SBF dan Caroline Berubah Jadi Bencana

Hubungan Sam dan Caroline menjadi bagian penting dari serial The Altruists. Co-showrunner Jacqueline Hoyt menilai keduanya saling mendorong untuk membangun perusahaan besar yang awalnya ingin menantang sistem keuangan lama.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Namun, ambisi tersebut bergerak ke arah sebaliknya. Hoyt menggambarkan hubungan mereka justru ikut mendorong keputusan yang merusak sistem dan meninggalkan lubang sekitar US$8 miliar di FTX.

Moore menggambarkan proses itu berawal dari kebohongan kecil, lalu berkembang menjadi sesuatu yang besar. Pola tersebut menjadi benang merah untuk menjelaskan bagaimana keputusan demi keputusan membawa FTX menuju kehancuran.

“Semua itu bermula dari ‘kebohongan kecil’, lalu berubah menjadi ‘kebohongan yang sedikit lebih besar’, kemudian menjadi lebih besar lagi, dan terus berlanjut seperti itu,” kata Moore.

Pendekatan karakter juga dibuat serius. Julia Garner hanya memiliki sedikit rekaman Caroline Ellison sebagai bahan riset, sementara Anthony Boyle dapat mempelajari lebih banyak video, audio, dan rekaman publik SBF.

BACA JUGA:  Penerimaan Pajak Kripto RI Naik Rp60 Miliar, PPh Jadi Motor Utama

Moore tidak ingin keduanya sekadar meniru figur asli. Garner dan Boyle diarahkan membangun karakter tiga dimensi, termasuk membayangkan bagaimana SBF dan Ellison bersikap ketika kamera publik tidak mengawasi mereka.

Chemistry keduanya bahkan langsung terasa saat latihan pertama. Moore mengaku emosional ketika melihat Garner dan Boyle berinteraksi sebagai Caroline Ellison dan Sam, meski sebelumnya mereka hanya pernah berbicara melalui telepon.

“Saya terbawa suasana karena chemistry mereka langsung terasa. Semuanya seperti langsung menyatu,” kata Moore, mengenang momen pertama ketika Garner dan Boyle benar-benar menjelma sebagai Caroline Ellison dan Sam Bankman-Fried.

Pemeran SBF dan Caroline Ellison dalam The Altruists dalam Kasus FTX
Pemeran SBF dan Caroline Ellison dalam The Altruists dalam Kasus FTX

Skandal FTX Belum Tamat, SBF Masih Melawan

Cerita yang diangkat Netflix memang punya bahan dramatis panjang. FTX pernah menjadi salah satu crypto exchange terbesar dunia sebelum kolaps pada 2022 dan memicu efek domino di industri kripto.

Laporan sebelumnya menyebut SBF dijatuhi hukuman 25 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan FTX. Upaya bandingnya kemudian ditolak oleh Pengadilan Banding Sirkuit Kedua AS.

BACA JUGA:  Uptober 2026 Dimulai Tanpa FOMO Bitcoin, Meme Coin Justru Curi Perhatian

Perlawanan hukum itu belum selesai. Pada September 2026, SBF membawa kasusnya ke Mahkamah Agung AS, meminta persidangan baru sekaligus pembatalan perintah penyitaan senilai US$11 miliar.

Caroline Ellison juga menjadi figur penting dalam pusaran tersebut. Mantan CEO Alameda Research itu dikenal dekat dengan SBF sekaligus berada di lingkaran inti perusahaan yang terhubung dengan FTX.

The Altruists bukan langkah pertama Netflix membawa dunia kripto ke layar lebar. Sebelumnya, platform tersebut merilis Bitconned, dokumenter mengenai penipuan Centra Tech, serta Trust No One tentang kasus QuadrigaCX.

Kali ini formatnya berbeda. Alih-alih dokumenter, Netflix menjadikan salah satu skandal terbesar kripto sebagai drama karakter delapan episode, lengkap dengan relasi personal, ambisi, kebohongan, dan kehancuran finansial.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait