Seorang istri dari bos proyek kripto ternama nyaris menjadi korban penculikan di rumahnya sendiri di Prancis. Insiden ini menambah daftar panjang aksi kriminal yang kini menargetkan figur ternama di industri kripto, dengan pola yang semakin berani dan terorganisir.
Keluarga Bos Kripto Disasar Pelaku Penculikan
Dikutip dari media lokal Le Journal du Dimanche, Kamis (21/05/2026), peristiwa ini terjadi di kawasan Villenoy, Seine-et-Marne, Prancis. Targetnya adalah istri dari Sébastien Borget, sosok di balik proyek metaverse berbasis blockchain The Sandbox.
Aksi dimulai dengan modus yang tampak biasa. Seorang pria datang ke rumah korban dengan menyamar sebagai kurir lengkap dengan atributnya dan bahkan membawa paket untuk mengelabui korban.
“Insiden terjadi sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Menurut sumber kepolisian, seorang individu yang menyamar sebagai kurir, mengenakan rompi dan membawa kotak kardus, datang ke rumah pasangan tersebut,” sebagaimana tercantum dalam laporan tersebut.
5 Tindak Kejahatan Kripto Terkini yang Bikin Dunia Digital Waswas
Situasi berubah saat gerbang dibuka. Dalam hitungan detik, lima pria bertopeng masuk ke halaman rumah, menyeret korban, dan berusaha untuk memasukkannya ke dalam kendaraan yang telah disiapkan. Suasana seketika menjadi kacau dan menegangkan.
Beruntung, teriakan korban terdengar oleh warga sekitar. Tanpa ragu, para tetangga turun tangan dan memaksa para pelaku mundur. Upaya penculikan pun gagal, meski para pelaku sempat melarikan diri.
Pelaku Ditangkap, Ancaman Belum Usai
Meski sebagian pelaku berhasil kabur, aparat bergerak cepat. Dua orang berhasil ditangkap setelah mencoba melarikan diri menggunakan kendaraan ride-hailing. Keduanya diketahui masih berusia remaja dan membawa pistol palsu, zip tie, serta penutup wajah.
“Dua pria yang ditangkap, Mateo V. (lahir 2010) dan Walid H. (lahir 2009), keduanya adalah warga Pantin (Seine-Saint-Denis), telah diamankan oleh pihak berwenang,” demikian tertulis dalam laporan Le Journal du Dimanche.
Sementara itu, empat pelaku kejahatan kripto lainnya hingga saat ini masih buron. Otoritas keamanan pusat Prancis kini mengambil alih penyelidikan, menandakan bahwa kasus ini dianggap serius dan terorganisir.
Yang menarik, pola kejahatan ini menunjukkan perencanaan matang. Mulai dari penyamaran hingga pelarian, semuanya terlihat bukan aksi spontan. Ini memperkuat kekhawatiran bahwa pelaku memang menargetkan korban secara spesifik.
Tren Kejahatan Kripto Makin Mengkhawatirkan
Kasus ini bukanlah yang pertama. Dalam beberapa tahun terakhir, kejahatan yang menyasar pemilik aset kripto memang meningkat tajam, khususnya di Prancis.
Sebelumnya, seorang pegawai Binance juga menjadi target perampokan di rumahnya. Para pelaku bahkan salah sasaran, karena mengira lokasi tersebut merupakan kediaman pimpinan bursa kripto tersebut di Prancis.
Di luar itu, streamer Kaitlyn Siragusa alias Amouranth juga pernah mengalami kejadian serupa. Ia menjadi korban perampokan bersenjata setelah para pelaku menuntut akses ke aset kripto miliknya yang bernilai jutaan dolar.
Bahkan pada 2025, putri CEO Paymium, Pierre Noizat, juga nyaris diculik di siang bolong saat berjalan bersama anaknya di Paris. Berkat perlawanan korban dan bantuan warga, aksi tersebut berhasil digagalkan.
Rangkaian kejadian ini mengirim satu pesan jelas. Di balik potensi keuntungan besar, dunia kripto kini membawa risiko baru yang jauh lebih nyata. Bukan hanya di dunia digital, tetapi juga di kehidupan nyata.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


