November Panas! XRP ETF Bisa Jadi Gebrakan Berikutnya

November diprediksi akan menjadi bulan panas bagi pasar kripto. Setelah peluncuran crypto ETF Solana, Hedera, dan Litecoin awal pekan ini, kini giliran XRP Spot ETF yang dikabarkan bersiap menembus pasar keuangan tradisional.

Ketegangan Politik AS Buka Jalan bagi XRP Spot ETF 

Menurut jurnalis Eleanor Terrett, Canary baru saja memperbarui dokumen pengajuan XRP Spot ETF miliknya ke SEC dengan menghapus aturan yang sebelumnya menghambat proses persetujuan.

“Canary telah mengajukan pembaruan Form S-1 untuk XRP Spot ETF dengan menghapus poin delaying amendment yang sebelumnya mencegah pendaftaran menjadi efektif secara otomatis dan memberikan kendali waktu kepada SEC,” tulisnya di X, Jumat (31/08/2025).

Penghapusan delaying amendment membuat pengajuan Canary kini tunduk pada Section 8(a) dari Securities Act 1933. Aturan ini memungkinkan pendaftaran menjadi efektif secara otomatis setelah masa tunggu 20 hari, kecuali jika SEC menolak atau memberikan komentar tambahan.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Binance Diam-diam Serok Bitcoin Rp7,17 Triliun Lewat SAFU
Pengajuan XRP Spot ETF Canary - Eleanor Terrett
Pengajuan XRP Spot ETF Canary – Eleanor Terrett

Langkah ini membuka peluang bagi peluncuran XRP ETF paling cepat pada 13 November 2025, tergantung persetujuan Nasdaq terhadap pengajuan Form 8-A. Jika disetujui, ETF ini akan menjadi produk yang memberikan investor akses langsung terhadap XRP.

Menariknya, Ketua SEC, Paul S. Atkins, juga menyinggung pendekatan ini, merujuk pada metode yang digunakan MapLight—yang memungkinkan penjualan sekuritas publik tanpa perlu persetujuan SEC. Mekanisme ini serupa dengan pembaruan prosedur yang dilakukan Canary.

“Saya senang melihat perusahaan memanfaatkan opsi untuk menjual sekuritas secara publik setelah masa tunggu 20 hari sesuai undang-undang,” ujar Atkins di X, Rabu (29/10/2025). 

Ia menilai bahwa mekanisme tersebut dapat menjaga efisiensi pasar, bahkan ketika pemerintah Amerika Serikat berada dalam kondisi operasional terbatas (government shutdown).

Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas juga menyebut langkah Canary sebagai sesuatu yang “patut dicoba”, meskipun pengajuan XRP ETF tersebut tidak melalui proses evaluasi mendalam dengan SEC seperti yang dialami Solana.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Harian: XRP, SHIB, SUI, INJ, NEIRO di Zona Krusial

“Meskipun dokumen XRP tidak mengalami proses back-and-forth komentar seperti Solana, itulah salah satu alasan para penerbit merasa mereka sudah siap. Tapi, yah, layak untuk dicoba,” tulis Balchunas di X.

Antisipasi Menuju Pertengahan November

Meski prospeknya menjanjikan, peluncuran XRP ETF masih bergantung pada dinamika politik AS dan tanggapan SEC dalam beberapa minggu ke depan. Jika tidak ada hambatan tambahan dari regulator, produk ini berpotensi memperkuat posisi XRP di mata institusi.

Keberhasilan peluncuran untuk SOL, HBAR, dan LTC ETF pekan ini turut juga membuat pasar optimis terhadap aset digital mapan seperti XRP. Momentum positif tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap mata uang kripto terus berkembang, terutama di kalangan investor tradisional.

Debut Gemilang Bitwise Solana Staking ETF Curi Perhatian Investor

Komunitas Ripple kini menanti dengan harapan besar. Jika XRP Spot ETF benar-benar disetujui, November bisa menjadi awal babak baru bagi XRP—sekaligus menandai langkah penting bagi integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan tradisional. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia