Indikator on-chain Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) Bitcoin tercatat mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir, memicu pertanyaan pelaku pasar mengenai arah pergerakan aset kripto terbesar tersebut.
Data yang dibagikan analis NovAnalytica di CryptoQuant, menunjukkan NUPL Bitcoin jatuh cepat dari zona euforia atau greed ke level sekitar 0,30, beriringan dengan koreksi harga Bitcoin ke area US$86.000–87.000.
Kondisi ini terjadi setelah Bitcoin sebelumnya mencetak puncak harga baru di atas US$126.000, menandai fase koreksi pasca-rekor yang signifikan.

Penurunan NUPL tersebut mencerminkan perubahan tajam sentimen pasar. NUPL mengukur keuntungan atau kerugian yang belum direalisasikan investor dibandingkan kapitalisasi pasar.
Ketika indikator berada di kisaran 0,75, pasar umumnya berada dalam fase euforia dengan risiko ambil untung tinggi. Sebaliknya, level di bawah 0,5 menunjukkan fase optimisme yang lebih sehat, sementara penurunan di bawah 0 kerap diasosiasikan dengan capitulation, fase tekanan ekstrem yang dalam sejarah sering menjadi area akumulasi.
Dalam laporan terbarunya, NovAnalytica menyebut bahwa pasar telah keluar secara agresif dari zona euforia setelah reli panjang sebelumnya. Aksi ambil untung yang masif serta penjualan berbasis ketakutan mempercepat penurunan NUPL dan meningkatkan volatilitas.
Kondisi ini menempatkan Bitcoin hari ini dalam fase reset sentimen, di mana kelebihan spekulasi mulai tersapu dari pasar.
“Penurunan NUPL yang cepat ini menunjukkan realisasi keuntungan yang agresif dan menjadi bagian dari proses pembersihan siklus,” ungkap NovAnalytica.
Tekanan Jangka Pendek dan Risiko Kapitulasi
Dari sisi risiko, NovAnalytica menguraikan skenario bearish jangka pendek apabila tekanan berlanjut. Jika NUPL turun lebih dalam hingga menembus 0 atau mendekati level ekstrem siklus sebelumnya di -0,2 hingga -0,3, harga Bitcoin berpotensi melemah ke rentang US$70.000–80.000.
Secara historis, fase ini ditandai dengan ketakutan puncak dan likuidasi, namun juga kerap menjadi titik dasar harga yang kuat.
Tekanan tersebut dinilai sebagai konsekuensi dari koreksi pasca ATH yang tajam, di mana investor merealisasikan keuntungan setelah periode reli panjang.
Dalam konteks Bitcoin hari ini, volatilitas meningkat dan pergerakan harga cenderung sensitif terhadap sentimen makro, arus dana institusional, serta perkembangan kebijakan terkait aset digital. Meski demikian, data on-chain menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya memasuki zona extreme fear, meskipun jaraknya kian dekat.
Peluang Rebound dan Konsolidasi Pasar
Di sisi lain, NovAnalytica juga menyoroti peluang pemulihan jangka menengah apabila NUPL mampu kembali naik ke atas 0,5, yang akan menandai kembalinya fase belief.
Skenario ini membuka potensi reli lanjutan menuju level yang lebih tinggi pada 2026, didorong oleh efek pasca-halving dan berlanjutnya minat institusional. Dalam pandangan ini, koreksi saat ini dinilai sebagai fase normal dalam siklus Bitcoin yang berfungsi menyehatkan struktur pasar.
Selain itu, terdapat kemungkinan konsolidasi sideways jika NUPL bertahan di kisaran 0,4–0,5.
Pada skenario ini, Bitcoin hari ini berpotensi bergerak dalam rentang US$80.000–100.000 sambil menunggu katalis baru, seperti kebijakan pro-kripto, peningkatan arus masuk ETF, atau sentimen makro yang lebih kondusif. Pergerakan mendatar semacam ini lazim terjadi setelah fase euforia dan sebelum tren baru terbentuk.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



