Langkah besar kembali datang dari sektor keuangan tradisional. OCBC, salah satu bank terbesar di Singapura, resmi membawa emas ke dunia blockchain melalui peluncuran token GOLDX.
OCBC Bawa Emas ke Blockchain Lewat GOLDX
OCBC mengumumkan peluncuran dana emas fisik yang ditokenisasi pada Senin (20/04/2026). Aset dasarnya diterbitkan dalam bentuk token bernama GOLDX. Menariknya, token ini berjalan di dua jaringan besar sekaligus, yakni Ethereum dan Solana.
Peluncuran ini tidak dilakukan sendirian. OCBC menggandeng Lion Global Investors sebagai manajer aset, serta DigiFT sebagai platform pertukaran aset digital. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan dalam membangun ekosistem yang terintegrasi.
GOLDX sendiri dirancang untuk institusi, hedge fund, hingga manajer aset. Proses investasinya dibuat fleksibel karena dapat menggunakan stablecoin maupun fiat. Setelah pembelian, token akan langsung dikirim ke wallet blockchain milik investor.
Kenneth Lai, Head of Global Markets OCBC, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memanfaatkan teknologi blockchain.
“Kami percaya aset digital akan memainkan peran yang semakin penting dalam layanan keuangan, dan fokus kami adalah menjembatani keuangan tradisional dengan dunia keuangan terdesentralisasi yang terus berkembang,” ujarnya.
RWA Naik Daun, OCBC Ikut Masuk
Langkah OCBC hadir di saat momentum tokenisasi RWA sedang melonjak. Berdasarkan data RWA.xyz, sepanjang 2026, nilai total RWA di blockchain publik telah menembus lebih dari US$29,2 miliar, naik lebih dari 10 persen hanya dalam 30 hari terakhir.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa pasar mulai melihat potensi besar dari aset tradisional yang “dibawa” ke blockchain. Tidak hanya meningkatkan likuiditas, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi investor global.
Dalam konteks ini, OCBC tampaknya tidak ingin tertinggal. Dengan menghadirkan GOLDX, bank ini mencoba memposisikan diri di tengah pergeseran besar menuju keuangan berbasis teknologi blockchain.
Apalagi, ini bukan langkah pertama mereka. Sejak 2023, OCBC telah bereksperimen dengan produk berbasis blockchain melalui tokenized equity-linked note untuk investor terakreditasi.
GOLDX Didukung Emas Fisik, Bukan Sekadar Token
Di balik GOLDX, terdapat aset nyata yang menjadi fondasinya. Token ini memberikan eksposur langsung terhadap LionGlobal Singapore Physical Gold Fund, yang diluncurkan pada Desember lalu.
Per 16 April, dana tersebut tercatat memiliki aset kelolaan sekitar US$525 juta. Artinya, tokenisasi RWA yang dibawa oleh GOLDX bukan sekadar konsep digital, tetapi benar-benar didukung oleh aset fisik yang sudah berjalan.
OCBC juga menargetkan segmen investor baru melalui produk ini, termasuk pengguna Web3 dan individu dengan kekayaan tinggi yang aktif di dunia kripto. Ini menjadi upaya untuk menjembatani dua dunia yang selama ini berjalan terpisah.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


