OKX Copot Bos X Layer, Binance Dituding Jadi Biangnya

Drama panas kembali mengguncang industri kripto. Setelah kabar mengejutkan pemecatan kepala proyek blockchain X Layer, Felix Fan, kini muncul tudingan yang menyeret Binance. Di balik isu ini, tersirat persaingan sengit antar crypto exchange raksasa dalam memperebutkan talenta terbaik di industri blockchain.

Felix Fan Dipecat, OKX Beberkan Alasannya

OKX resmi mengumumkan pemecatan Felix Fan pada Selasa (28/10/2025), kepala proyek publik blockchain mereka, X Layer, setelah hasil tinjauan internal menemukan adanya konflik kepentingan dengan perusahaan. 

“Selama masa jabatannya, Felix Fan, juru bicara X Layer, terlibat dalam aktivitas yang menciptakan konflik kepentingan dengan perusahaan. Setelah pertimbangan matang, perusahaan memutuskan untuk memberhentikan Felix Fan dari posisinya,” tulis mereka.

Pihak OKX menegaskan bahwa setiap tindakan maupun pernyataan yang dibuat oleh Felix tidak lagi mewakili perusahaan. Mereka menambahkan bahwa seluruh urusan yang berkaitan dengannya akan ditangani sesuai dengan hukum dan regulasi yang berlaku.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Hyperliquid Jadi Raja Likuiditas, Geser Binance

Langkah tegas ini menjadi sinyal bahwa OKX nampaknya berkomitmen untuk menjaga integritas internal dan kepercayaan publik di tengah meningkatnya persaingan dan dinamika dalam industri blockchain.

Binance Dituding ‘Godok’ Karyawan OKX

Tak lama setelah pemecatan Felix Fan, Presiden OKX, Hong Fang, menulis pesan tajam di X yang menyinggung adanya kompetitor bernama “BN”. Meski tidak menyebut nama Binance, sindiran itu segera memicu spekulasi publik dan memperkeruh suasana di.

“Belakangan ini, kami memperhatikan bahwa kompetitor tertentu, ‘BN,’ tampak sangat bersemangat untuk menembakkan ‘peluru manis berlapis gula’ kepada karyawan OKX,” tulis Fang. 

OKX Siap Rebut Tahta Binance? Ini 4 Strategi Agresifnya di 2025

Ia menegaskan bahwa perusahaan akan menghadapi situasi tersebut “dengan profesionalisme, bukan drama,” sambil menyoroti pentingnya kepercayaan dan pengembangan jangka panjang bagi para karyawan.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Harian: XLM, OM, ASTER, ZEC, PIPPIN di Titik Kritis

Fang juga memperkenalkan kebijakan internal baru bertajuk Competitive Offer Policy, strategi yang dirancang secara khusus untuk mempertahankan talenta terbaik di OKX.

Melalui kebijakan ini, karyawan yang menerima tawaran dari perusahaan lain dapat mengajukannya ke manajemen untuk dievaluasi. OKX kemudian memutuskan apakah akan menyamai atau bahkan melampaui tawaran tersebut.

Pernyataan yang dilontarkan oleh Fang muncul di tengah gelombang perekrutan besar-besaran di industri kripto, di mana banyak perusahaan berlomba mencari talenta berpengalaman di bidang blockchain. 

Ketegangan antara OKX dan Binance pun nampaknya semakin terasa, mencerminkan rivalitas dua raksasa bursa kripto yang kini bukan hanya bersaing di pasar, tetapi juga dalam perebutan sumber daya manusia. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia