OMG! Direktur Yayasan Ethereum Ini Terancam Dipenjara Selama 20 Tahun

4325

Virgil Griffith, Direktur Proyek Khusus di Yayasan Ethereum terancam hukuman penjara selama 20 tahun. Pasalnya, ia dituduh oleh FBI (Biro Investigasi Federal) Amerika Serikat untuk membantu Korea Utara guna menghindari sanksi Amerika Serikat dengan cara menggunakan blockchain Ethereum.

IKLAN

Kamis (28/11/2019) waktu setempat FBI menangkap Virgil Griffith, tepat pada hari perayaan Thankgiving di Bandar Udara Los Angeles. Keesokan harinya, kasus itu langsung dilimpahkan ke Kantor Kejaksaan Southern District di New York dan diumumkan kepada publik.

“Griffith diduga melakukan perjalanan ke Korea Utara tanpa izin dari Pemerintah Federal. Di sana ia melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hukum Amerika Serikat. Kami tidak bisa membiarkan negara manapun untuk menghindari sanksi, sebab Korea Utara memiliki dana, teknologi dan informasi untuk meningkatkan kemampuan senjata nuklirnya yang bisa mengancam keamanan dunia. Lebih mengerikan lagi jika seorang warga negara AS diduga memilih untuk membantu musuh kita,โ€ kata Asisten Direktur Utama FBI William F. Sweeney Jr, seperti yang dilansir dari Forbes.

Penyelidik juga mengatakan, bahwa selama perjalanan ke Korea Utara awal tahun ini, Virgil Griffith memberikan informasi yang sangat teknis kepada Korea Utara. Informasi tersebut dapat digunakan oleh Korea Utara untuk mencuci uang dan menghindari sanksi ekonomi Amerika Serikat.

โ€œSebelumnya, kami sudah memperingkatkan Griffith agar tidak pergi ke Korea Utara. Di sebuah konferensi blockchain di sana ia mengajar para audiens cara menggunakan teknologi blockchain untuk menghindari sanksi,” kata John Demers, Asisten Jaksa Agung AS.

Sejauh ini belum ada komentar resmi yang dikeluarkan oleh pihak Yayasan Ethereum, karena diketahui bahwa kepergian Griffith memang dibantu oleh pihak yayasan.

BERITA TERKAIT  Matic Network dan Gerakan Masif Skalabilitas Blockchain

Wills Bentley de Vogeleare, sahabat Griffith, mengatakan bahwa ia percaya FBI bereaksi berlebihan. Griffith, katanya, “tidak untuk mengajar mereka tentang cara menghindari sanksi, tetapi mengajar mereka tentang blockchain Ethereum, sama seperti yang dia lakukan di banyak konferensi serupa di seluruh dunia.”

Griffith akan didakwa di pengadilan federal hari ini. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun. [Forbes/Decrypt/vins)

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini

Berita sebelumyaKeren! Bank di Jerman Siap Jual Bitcoin pada Tahun 2020
Berita berikutnyaIni Sinyal Baru Bitcoin yang Patut Diperhatikan
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).