Open interest (OI) pada pasar derivatif berbasis HIP-3 di platform perdagangan terdesentralisasi Hyperliquid tercatat menembus level sekitar US$790 juta, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa jelang akhir Januari 2026.
Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas perdagangan komoditas on-chain dan perluasan pasar perpetual di jaringan HyperCore. Kenaikan tersebut turut berdampak pada performa token HYPE, yang meroket dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data CoinMarketCap, token HYPE diperdagangkan di level US$26,03, dengan kenaikan harian mencapai 18,79 persen. Volume transaksi spot dalam 24 jam terakhir tercatat sebesar US$128,24 juta, sementara kapitalisasi pasar mencapai US$7,90 miliar.
Penguatan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya minat investor terhadap ekosistem Hyperliquid, khususnya setelah open interest HIP-3 melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan satu bulan sebelumnya yang berada di kisaran US$260 juta.
HIP-3 sendiri merupakan sistem yang memungkinkan pengembang meluncurkan pasar perpetual secara permissionless dengan memenuhi persyaratan staking.
Sejak diluncurkan pada Oktober 2025, mekanisme ini mendorong lahirnya berbagai pasar baru, termasuk kontrak berbasis komoditas, yang kini menjadi salah satu pendorong utama kenaikan OI.
Lonjakan Open Interest dan Aktivitas Perdagangan Hyperliquid
Peningkatan open interest terjadi terutama pada pasar-pasar yang dikembangkan melalui HIP-3, yang beroperasi di jaringan utama Hyperliquid. Dalam periode Desember 2025 hingga Januari 2026, volume dan jumlah posisi terbuka di segmen komoditas meningkat tajam, seiring bertambahnya partisipasi trader global.
Data menunjukkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh masuknya modal baru ke pasar derivatif terdesentralisasi, yang dinilai menawarkan efisiensi biaya dan fleksibilitas lebih tinggi dibandingkan platform terpusat (CEX).
Selain itu, penerapan skema “growth mode” yang memangkas biaya transaksi untuk pasar baru turut mempercepat akumulasi likuiditas.
Pihak Hyperliquid menyatakan bahwa lonjakan OI mencerminkan meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap infrastruktur mereka. Dengan semakin banyaknya pasar yang aktif, platform ini memperluas perannya sebagai salah satu pusat perdagangan derivatif berbasis blockchain.
Kondisi tersebut juga berkontribusi terhadap meningkatnya permintaan terhadap token HYPE, yang digunakan dalam sistem staking dan operasional jaringan.
Analis Soroti Potensi Reli Lanjutan
Dari sisi analisis teknikal, analis kripto popular John menilai pergerakan harga token HYPE menunjukkan perubahan struktur yang semakin menguat dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan grafik time frame 4 jam, harga tercatat berhasil menembus garis tren turun atau downtrend line, yang sebelumnya membatasi pergerakan sejak akhir 2025.

Setelah breakout terjadi, HYPE bergerak menuju area US$25, sejalan dengan level pembukaan bulanan dan tahunan yang menjadi titik acuan penting. Pola ini mengindikasikan pergeseran momentum dari fase koreksi menuju fase pemulihan yang lebih stabil.
John juga mencatat bahwa area US$24,28 saat ini berperan sebagai support terdekat yang perlu dipertahankan untuk menjaga struktur bullish. Jika level tersebut mampu bertahan, harga berpotensi membentuk higher low sebelum melanjutkan penguatan.
Di sisi lain, zona US$28,39 menjadi resistance awal yang harus ditembus untuk membuka peluang kenaikan lanjutan menuju area US$34,46.
Dalam analisisnya, John menyebut bahwa HYPE semakin menunjukkan karakter sebagai salah satu aset unggulan pada siklus pasar kripto saat ini, seiring kombinasi antara penguatan struktur teknikal dan meningkatnya minat pasar.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



