Crypto vs platform remitansi merupakan pilihan metode mengirim uang ke luar negeri yang murah dan cepat. Keduanya memiliki keandalan masing-masing, dan Blockchain Media Indonesia melakukan studi kasus untuk membantu kamu memilih di antara keduanya.
Menurut laporan Bank Indonesia, hingga Q2 2025 terdapat lebih dari US$4,6 miliar dana yang ditransfer ke luar negeri oleh TKA yang bekerja di Indonesia. Jumlah ini setara dengan lebih dari 50 persen total volume remitansi TKA pada tahun 2024.
Saat ini, teknologi keuangan berkembang pesat sehingga memungkinkan proses mengirim uang bisa dilakukan dengan lebih mudah, murah, dan cepat.
Wise (dulunya TransferWise) menjadi salah satu penyedia layanan remitansi yang menawarkan keunggulan tersebut. Dengan proses cepat dan biaya yang transparan, popularitas Wise di Indonesia kian meningkat.
Di sisi lain, adopsi cryptocurency khususnya stablecoin seperti USDT juga kian masif karena menawarkan pengiriman uang yang transparan dan hampir instan di dalam jaringan yang bisa terhubung ke seluruh dunia.
Laporan a16zcrypto menunjukkan bahwa volume transaksi stablecoin telah mencapai lebih dari US$33 triliun dalam 12 bulan terakhir. Volume ini hampir tiga kali lebih besar dari jaringan VISA yang memproses US$13 triliun volume transaksi, dan jauh di atas PayPal yang memproses US$1,7 triliun volume transaksi pada periode yang sama.

Lalu, di tengah semua disrupsi tersebut, mana metode pengiriman uang ke luar negeri yang paling murah dan cepat? Pada artikel ini, Blockchain Media Indonesia melakukan studi kasus untuk menemukan jawabannya.
Kami menggunakan aplikasi Pintu sebagai perantara untuk mengirimkan US$ ke luar negeri lewat stablecoin USDT dan membandingkannya dengan Wise yang menawarkan layanan remitansi global. Berikut adalah laporan lengkapnya.
BACA JUGA: 10 Tempat Trading Crypto Tanpa KTP dan Modal Kecil Terbaru!
Bagaimana Studi Kasus Crypto vs Platform Remitansi ini Dilakukan?
Dalam melakukan perbandingan antara mengirim US$ menggunakan stablecoin USDT melalui crypto exchange Pintu dengan mengirim US$ melalui Wise, kami mensimulasikan biaya yang akan dikenakan oleh kedua platform ketika mengirim uang. Terdapat sepuluh nominal transaksi yang akan diuji dengan rentang antara US$100 – US$50.000.
Kurs yang dikenakan pada saat pengujian 21 Oktober 2025 adalah Rp16.581/US$ dan Rp16.671/USDT. Kurs USD diambil menggunakan metode kurs tengah pasar (mid-market rate) yang juga digunakan oleh platform Wise. Sementara kurs USDT diambil dari harga order-book terdekat di platform Pintu Pro pada saat pengujian.
Biaya platform dihitung berdasarkan simulasi pada halaman kirim uang Wise. Sementara pada platform Pintu, biaya yang dihitung adalah taker fee (0,17 persen), CFX Fee (0,0222 persen), PPH Pasal 22 (0,21 persen), dan exchange rate margin (selisih harga USDT di dalam platform dengan harga US$ sebenarnya) pada saat pengujian.
Exchange rate margin sering kali disebut sebagai hidden fee, yaitu biaya transaksi crypto exchange yang tidak ada dalam struktur fee platform, namun sebenarnya ditanggung oleh pengguna saat melakukan transaksi.
Dalam studi kasus ini, kami akan mengasumsikan seseorang mengirim USD dari Indonesia ke Amerika Serikat. Dalam kasus nyata, nilai kurs dan besaran fee mungkin bisa berubah sewaktu-waktu sehingga ini studi kasus ini hanya bersifat informatif dan akurasinya bisa berubah seiring waktu.
Komponen Biaya Pengiriman Uang ke Luar Negeri Crypto vs Platform Remitansi
Sebelum menjawab metode pengiriman uang ke luar negeri mana yang lebih murah antara crypto vs platform remitansi, pertama-tama kita perlu mengetahui komponen biaya yang akan dikenakan oleh keduanya. Berikut ini adalah rincian biayanya:
BACA JUGA: 10 Wallet Crypto Terbaik Ramah Pemula
| Komponen | Wise | Pintu | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Platform Fee | Dinamis | 0,4022 persen | Wise tergantung corridor & metode pembayaran. Platform fee Pintu dihitung dari taker fee, PPH pasal 22, dan CFX fee. |
| VAT | 11 persen | – | Dikenakan di atas platform fee. |
| Withdraw Fee | – | 0.059 USDT / Rp984 | Biaya penarikan USDT jaringan BSC (BEP-20). |
| Exchange Rate Margin | – | 0,54 persen | Wise menggunakan kurs tengah pasar; exchange margin Pintu dihitung berdasarkan selisih harga USD dengan USDT. |
Biaya yang ditulis di atas merupakan biaya yang umum dikenakan ketika menggunakan platform Pintu dan Wise untuk mengirim US$, biaya lain seperti biaya deposit mungkin akan dikenakan jika kamu melakukannya dengan metode pembayaran selain transfer bank.
Perbandingan Biaya Pengiriman Uang ke Luar Negeri Crypto vs Platform Remitansi
Setelah mengetahui komponen biaya yang dikenakan setiap platform, kami melakukan simulasi pengiriman uang dari Indonesia ke luar negeri dengan nominal mulai dari US$100 hingga US$50.000. Semua nilai konversi mengikuti kurs aktual saat simulasi dilakukan (Rp16.581 per USD).
Hasilnya cukup menarik, mengirim USD menggunakan stablecoin lewat platform Pintu unggul di nominal kecil, tapi Wise justru efisien jika nominal pengirimannya besar. Berikut ini adalah visualisasinya:

Untuk pengiriman USD dengan nominal kecil (mulai dari US$100 hingga US$500), Pintu (stablecoin) secara signifikan lebih hemat biaya dibandingkan Wise. Penghematan biaya tertinggi mencapai 68 persen untuk pengiriman US$100. Ini menunjukkan bahwa Pintu adalah pilihan yang sangat menarik untuk transfer dana dalam jumlah kecil.
Namun, pengiriman US$ dengan nominal besar (mulai dari US$1.000 ke atas), Wise menjadi platform yang lebih hemat biaya. Perbedaan biaya semakin melebar seiring dengan peningkatan nominal, mencapai -62 persen (artinya, Wise lebih murah 62 persen dibandingkan Pintu) untuk pengiriman US$50,000.
BACA JUGA: Perbandingan Biaya Transaksi di Crypto Exchange Indonesia Terbaru 2025
| Nominal (US$) | Nominal (Rupiah) | Biaya Wise (Rp) | Biaya Pintu (Rp) | Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 100 | Rp1.658.100 | Rp51.480 | Rp16.604 | Pintu 68% lebih hemat |
| 250 | Rp4.145.250 | Rp67.226 | Rp40.034 | Pintu 40% lebih hemat |
| 500 | Rp8.290.500 | Rp93.469 | Rp79.085 | Pintu 15% lebih hemat |
| 1.000 | Rp16.581.000 | Rp145.953 | Rp157.186 | Wise unggul (−8%) |
| 1.500 | Rp24.871.500 | Rp198.439 | Rp235.288 | Wise unggul (−19%) |
| 2.000 | Rp33.162.000 | Rp250.922 | Rp313.389 | Wise unggul (−25%) |
| 2.500 | Rp41.452.500 | Rp303.407 | Rp391.491 | Wise unggul (−29%) |
| 5.000 | Rp82.905.000 | Rp565.830 | Rp781.998 | Wise unggul (−38%) |
| 10.000 | Rp165.810.000 | Rp1.090.663 | Rp1.563.013 | Wise unggul (−43%) |
| 50.000 | Rp829.050.000 | Rp4.829.049 | Rp7.811.129 | Wise unggul (−62%) |
Kondisi ini disebabkan oleh biaya dan pajak platform Pintu yang berbasis persentase flat, sementara platform Wise, kendati kami tidak mengetahui pasti bagaimana platform fee mereka dihitung, menawarkan biaya yang lebih dinamis, ditambah lagi terdapat potongan platform fee untuk nominal transaksi di atas US$25.000.
Hal itu juga yang menyebabkan terjadi lonjakan perbedaan biaya antara Pintu vs Wise ketika nominal pengirimannya berada di angka US$50.000.
Bedah Besaran Biaya di Pintu
Setelah memahami perbandingan biaya mengirim US$ menggunakan Pintu dan Wise, kamu mungkin bertanya, mengapa Pintu bisa menjadi lebih mahal jika kamu mengirim USDT dalam jumlah besar?
Meski sekilas biaya yang dikenakan Pintu tampak sederhana, begitu dibedah per komponennya, terlihat jelas siapa yang paling banyak “makan biaya”.
Dari simulasi untuk nominal US$100, total biaya yang pengguna tanggung adalah Rp16.604, dengan porsi terbesar berasal dari spread nilai tukar (exchange rate margin) yang mencapai Rp8.951 atau 54 persen dari total biaya. Di bawahnya ada PPh sebesar 21 persen (Rp3.482) dari total biaya, taker fee 17 persen (Rp2.819), serta biaya tambahan kecil seperti CFX fee 2 persen (Rp368) dan withdraw fee BEP-20 sebesar Rp984 (6 persen) Berikut ini adalah rinciannya:
| Nominal (US$) | Nilai Rupiah | Taker Fee | PPH | CFX Fee | Withdraw Fee (BEP20) | Exchange Rate | Total Biaya |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 100 | Rp1.658.100 | Rp2.819 | Rp3.482 | Rp368 | Rp984 | Rp8.951 | Rp16.604 |
| 250 | Rp4.145.250 | Rp7.047 | Rp8.705 | Rp920 | Rp984 | Rp22.379 | Rp40.034 |
| 500 | Rp8.290.500 | Rp14.094 | Rp17.410 | Rp1.840 | Rp984 | Rp44.757 | Rp79.085 |
| 1.000 | Rp16.581.000 | Rp28.188 | Rp34.820 | Rp3.681 | Rp984 | Rp89.514 | Rp157.186 |
| 1.500 | Rp24.871.500 | Rp42.282 | Rp52.230 | Rp5.521 | Rp984 | Rp134.271 | Rp235.288 |
| 2.000 | Rp33.162.000 | Rp56.375 | Rp69.640 | Rp7.362 | Rp984 | Rp179.028 | Rp313.389 |
| 2.500 | Rp41.452.500 | Rp70.469 | Rp87.050 | Rp9.202 | Rp984 | Rp223.785 | Rp391.491 |
| 5.000 | Rp82.905.000 | Rp140.939 | Rp174.101 | Rp18.405 | Rp984 | Rp447.571 | Rp781.998 |
| 10.000 | Rp165.810.000 | Rp281.877 | Rp348.201 | Rp36.810 | Rp984 | Rp895.141 | Rp1.563.013 |
| 50.000 | Rp829.050.000 | Rp1.409.385 | Rp1.741.005 | Rp184.049 | Rp984 | Rp4.475.706 | Rp7.811.129 |
Struktur biaya ini menunjukkan bahwa biaya pengiriman uang di Pintu lebih banyak ditentukan oleh selisih nilai tukar ketimbang fee platform-nya sendiri.
Kondisi ini juga membuka peluang penghematan lebih lanjut ketika menggunakan stablecoin untuk mengirim US$ ke luar negeri dengan mencari platform yang memiliki selisih nilai tukar yang jauh lebih kecil.
Alur Mengirim dan Menerima Uang Menggunakan Crypto vs Platform Remitansi
Setelah mengetahui siapa yang paling murah antara crypto vs platform remitansi dalam mengirim uang, kini kamu juga mungkin penasaran siapa yang paling simple dalam mengirim uang ke luar negeri. Berikut ini adalah gambaran alur antara keduanya:
BACA JUGA: APY vs APR Crypto: Mana yang Paling Cuan? Ini Cara Menghitungnya!
Proses Pengiriman USDT melalui Pintu

1. Cek akun & KYC
Pastikan akun Pintu kamu sudah terverifikasi. Kalau belum, proses KYC crypto bisa meminta eKTP, selfie, dan dokumen tambahan, tanpa ini withdrawal biasanya dibatasi.
2. Deposit dana ke Pintu
Transfer IDR dari rekening bank atau gunakan metode yang didukung (virtual account, transfer antar bank, dsb.) ke saldo IDR Pintu. Tunggu konfirmasi masuk ke akun Pintu (biasanya real-time sampai beberapa jam tergantung bank).
3. Beli USDT di Pintu
Di dalam aplikasi, pilih pairing USDT/IDR lalu masukkan nominal yang mau dibeli. Periksa order: harga, fee, dan jumlah USDT yang kamu dapat, lalu konfirmasi pembelian. USDT akan masuk ke wallet spot/pro Pintu.
4. Verifikasi detail penerima & network
Sebelum withdraw, minta alamat wallet penerima dan pastikan network yang didukung (misalnya BEP-20/BSC). Kalau penerima cuma bisa ERC-20 atau TRC-20 dan kamu kirim BEP-20, dana bisa hilang. Pastikan juga apakah perlu memo/tag (untuk exchange).
5. Initiate Withdraw (kirim keluar)
Pilih USDT, lalu Withdraw/Send, paste alamat tujuan, pilih network BEP-20, masukkan jumlah, cek fee withdraw. Pintu biasanya menunjukkan estimasi waktu dan fee sebelum konfirmasi.
6. Konfirmasi & 2-FA
Konfirmasi transaksi dan masukkan OTP/2-FA bila diminta. Simpan txid/nomor transaksi.
7. Menunggu konfirmasi blockchain
Transaksi BEP-20 butuh beberapa konfirmasi di jaringan BSC, umumnya hanya beberapa menit, bisa lebih lama saat network sibuk. Pantau txid di BscScan untuk mengetahui status transaksi.
8. Penerima Menerima USDT & cek
Penerima cek balance wallet atau exchange mereka dan memastikan jumlahnya sesuai. Jika tidak sampai setelah waktu wajar, cek txid, network, dan kontak dukungan exchange penerima atau cek apakah ada kesalahan dalam melakukan transaksi.
Perlu diingat, setelah request dikirim ke jaringan, semua kesalahan tidak bisa diperbaiki atau di-recover.
Proses Pengiriman USD melalui Wise

1. Cek akun & KYC Wise
Pastikan akun Wise kamu sudah terverifikasi sesuai level yang dibutuhkan (ID, alamat, bukti sumber dana kalau diminta). Tanpa KYC lengkap beberapa corridor/limit akan dibatasi.
2. Buat transfer baru (New Transfer)
Pilih kirim dari IDR (atau saldo lain) dengan tujuan USD ke rekening penerima. Masukkan nominal USD yang mau dikirim atau jumlah yang mau dibayar penerima.
3. Masukkan detail penerima
Isi nama penerima, jenis rekening (personal/business), dan data perbankan yang diperlukan: SWIFT/BIC, IBAN/nomor rekening, ABA/routing kalau AS, atau detail lokal sesuai negara tujuan. Perhatikan apakah butuh reference/memo untuk penerima.
4. Pilih metode pembayaran ke Wise
Pilih bayar dengan bank transfer lokal (lebih murah) atau kartu debit/credit (lebih cepat tapi lebih mahal). Wise akan tunjukkan estimasi biaya (platform fee) dan kurs (mid-market rate ± jika ada margin).
5. Cek breakdown biaya & kurs
Sebelum konfirmasi, Wise menampilkan: fee platform (fix + persen), apakah ada VAT/PPN, kurs yang digunakan, dan total biaya. Pastikan kamu lihat jumlah yang akan diterima di rekening tujuan.
6. Bayar ke Wise
Ikuti instruksi pembayaran: transfer ke rekening Wise lokal (identitas transfer harus sesuai) atau bayar via kartu. Simpan bukti pembayaran (bila transfer bank, simpan slip/IB).
7. Wise proses & convert
Setelah dana diterima Wise, mereka mengonversi menggunakan kurs yang ditampilkan. Wise biasanya mengkonfirmasi transfer via email/aplikasi dan memberikan tracking status.
8. Wise mengirim US$ ke bank penerima
Wise mengeluarkan pembayaran ke bank tujuan via jalur lokal atau SWIFT tergantung corridor. Waktu sampai biasanya 0–3 hari kerja (bisa lebih jika proses perbankan lambat atau require intermediary bank).
9. Penerima menerima USD & cek
Penerima bisa memeriksa rekeningnya apakah dana masuk. Bila ada perbedaan jumlah, cek breakdown fee atau komunikasi antar bank (intermediary fee) yang kadang dipotong oleh bank perantara.
Langkah Tambahan yang Harus Dilakukan Saat Menerima Uang
Sementara Wise akan mengirimkan uangnya langsung ke rekening bank tujuan, penggunaan stablecoin akan memerlukan langkah tambahan di sisi penerima dana untuk memindahkan saldonya ke rekening bank.
Jika sebelumnya USDT dikirim ke alamat wallet di crypto exchange, maka pengguna perlu memastikan bahwa akunnya telah diverifikasi, lalu menggunakan fitur withdraw fiat yang ada di dalamnya.
Dengan kasus penerima merupakan warga negara Amerika Serikat yang menggunakan platform lokal seperti Coinbase atau Binance US, maka terdapat metode penarikan ACH yang bebas biaya. Selain itu, biasanya terdapat juga metode penarikan menggunakan Wire atau Swift yang akan dikenakan biaya tambahan.
Kondisi ini membuat Wise menawarkan alur mengirim dan menerima uang yang lebih sederhana, namun biasanya memakan waktu. Sementara stablecoin menawarkan alur transaksi yang lebih panjang untuk mendapatkan uang ke rekening pribadi, namun dengan proses transaksi yang biasanya lebih cepat dibandingkan Wise.
Pertimbangan Lanjutan
Kendati Blockchain Media Indonesia telah melakukan simulasi transaksi dan biaya yang dikenakan saat mengirim uang menggunakan crypto vs platform remitansi global, terdapat beberapa pertimbangan lanjutan yang perlu kamu lakukan terutama jika tertarik untuk memilih stablecoin.
1. Likuiditas
Likuiditas setiap crypto exchange sangat bervariasi, beberapa platform mungkin bisa menyediakan likuiditas tinggi untuk mendapatkan USDT dengan harga terbaik dalam waktu cepat, namun beberapa platform yang lain tidak sehingga selisih kurs bisa menjadi semakin besar dan mahal.
Kamu juga mungkin bisa menggunakan layanan OTC crypto jika berencana untuk melakukan pembelian USDT dalam jumlah besar.
2. Regulasi
Perhatikan regulasi di negara penerima jika kamu berniat untuk menggunakan stablecoin, jika negara penerima tidak memiliki metode penarikan stablecoin ke rekening bank di negaranya, maka metode pengiriman uang menggunakan stablecoin tidak menjadi pilihan yang ideal.
3. Risiko Lain
Stablecoin memungkinkan kamu untuk melakukan transaksi tanpa perantara. Meski menawarkan kecepatan dan biaya pemrosesan yang rendah, risiko seperti peretasan, human error, dan kesalahan mengisi detail penerima masih mungkin terjadi.
Perlu diingat juga karena teknologi blockchain berjalan secara otomatis, tidak ada pihak yang bisa kamu hubungi saat terjadi kesalahan dalam melakukan transaksi.
Jadi, Metode Mana yang Lebih Murah Buat Kirim Uang ke Luar Negeri?
Melalui studi kasus di atas, kita bisa menemukan bahwa untuk nominal kecil, mengirim uang lewat crypto stablecoin di platform seperti Pintu lebih murah, namun untuk nominal besar, Wise jauh lebih efisien.
Dalam studi kasus ini, biaya pengiriman US$100 lewat Pintu bisa 68 persen lebih hemat dibanding Wise, berkat biaya tetap dan transaksi blockchain yang cepat. Tapi ketika jumlahnya naik di atas US$1.000, biaya di Pintu justru didominasi oleh exchange rate margin yang mencapai lebih dari setengah total biaya.
Sebaliknya, Wise menerapkan biaya proporsional yang semakin kecil saat nominal meningkat, membuatnya hingga 62 pesen lebih murah di transaksi besar seperti US$50.000.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



