Drama di balik kasus dugaan penipuan Timothy Ronald kembali memanas. Kali ini, konflik tidak hanya berkutat pada para korban dan terlapor, tetapi juga menyeret sosok anonim yang selama ini dikenal vokal di media sosial: Skyholic.
Situasi semakin panas setelah Adam Deni melontarkan klaim baru yang menyebut ada sosok pegawai Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diduga menjadi salah satu anggota kelompok Skyholic.
Drama Adam Deni vs Skyholic Makin Sengit
Awalnya, Adam Deni dikenal sejalan dengan Skyholic dalam mengawal dugaan kasus penipuan yang menyeret nama Timothy Ronald dan Kalimasada. Namun, situasi berubah setelah Timothy melaporkan Adam atas dugaan pencemaran nama baik pada Januari lalu.
Dalam dokumen yang diunggah pada awal Maret, Adam dipanggil untuk diperiksa terkait dugaan pelanggaran UU ITE dengan Timothy sebagai pelapor. Sejak saat itu, hubungan keduanya mulai memanas dan berubah menjadi saling sindir di media sosial.
Kongsi Skyholic Goyah? Adam Deni Putar Haluan di Kasus Timothy
Ketegangan terasa ketika Skyholic menyerukan aksi besar-besaran untuk menuntut kejelasan kasus Timothy Ronald. Dalam unggahannya, mereka menyoroti jumlah korban yang disebut mencapai ribuan orang dengan kerugian ratusan miliar rupiah.
“Korbannya ribuan orang. Kerugian ratusan miliar. Terlapor malah ngelaporin balik? Negara macam apa ini? Segampang itukah hukum kita bisa dibeli? Waktunya kami bertindak,” tulis Skyholic dalam sebuah unggahan.
Tak lama setelah itu, beredar video yang memperlihatkan sejumlah orang bertopeng melakukan orasi di jalanan sambil menuntut kejelasan kasus tersebut. Namun, alih-alih mendukung, Adam Deni justru melontarkan kritik keras.
“Laki ya harus gentle. Selama hidup gw gapernah diajarin jadi pecundang. Gaperlu anonim, gaperlu pake topeng,” tulisnya di media sosial.
Klaim Adam Deni Soal Identitas Asli Skyholic
Ketegangan kemudian berkembang menjadi saling bongkar identitas. Adam Deni mengklaim telah mengetahui sosok yang berada di balik akun Skyholic.
Adam Deni Bongkar Identitas Skyholic, Usianya Baru 19 Tahun!
Menurutnya, figur yang selama ini dikenal misterius itu adalah seorang remaja berusia 19 tahun bernama Abdullah Said. Ia menyebut sosok tersebut sebagai “otak” di balik gerakan Skyholic.
“Slide terakhir, sosok asli siapa otak Skyholic, the real remaja berumur 19 tahun! Dia hanya otak dan ada pendana di belakangnya,” tulis Adam.
Klaim ini memicu perdebatan luas karena sebelumnya Skyholic menyatakan bahwa akun tersebut dikelola oleh sebuah tim, bukan satu individu.
Dalam podcast Daging Talk milik Atta Halilintar, perwakilan Skyholic mengaku tim inti mereka berjumlah delapan orang yang tersebar di berbagai negara. Meski begitu, identitasnya hingga kini masih menjadi misteri.
Polemik Memanas, Adam Seret Nama Pegawai BEI
Kontroversi mengenai identitas asli di balik akun Skyholic kembali mencuat setelah Adam Deni mengunggah story di Instagram pada Rabu (04/03/2026).
Dalam unggahan tersebut, ia membagikan rekaman suara dari akun Discord bernama XoXo yang menyebut salah satu anggota Skyholic diduga merupakan pegawai Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Gua ceritain aja sekarang mau jadi bahan omongan orang lebih bagus kok. Gua nggak pernah takut ngebuka siapa Sky, dia kerja di bursa efek kok makanya dia ngerti banget soal saham,” ujar sosok anonim dalam rekaman tersebut.
Tak lama setelah unggahan itu beredar, Adam juga membagikan tangkapan layar percakapan yang menunjukkan akun Skyholic menghubunginya. Dalam pesan itu, ia mempertanyakan alasan Adam membawa nama institusi BEI.
“Lu maunya apa sih Dam jangan bawa institusi suruh take down,” tulis akun tersebut sebagaimana terlihat dalam tangkapan layar yang diunggah.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak BEI maupun Skyholic terkait klaim tersebut. Sementara itu, di tengah proses hukum kasus Timothy Ronald yang masih berjalan, polemik antara Adam Deni dan Skyholic terus memicu perdebatan di media sosial.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



