Pasar Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan gejala ketidakseimbangan antara tekanan beli dan jual di tengah volatilitas harga yang meningkat.
Berdasarkan laporan terbaru dari analis on-chain Arab Chain di CryptoQuant, data dari bursa Binance, yang dikenal sebagai platform perdagangan kripto paling likuid di dunia, menunjukkan adanya divergensi tajam antara pergerakan harga dan Cumulative Volume Delta (CVD).
Fenomena ini menandakan penurunan daya beli aktif di tengah tekanan jual yang semakin kuat.

Menurut Arab Chain, kondisi tersebut mencerminkan fase ketegangan baru di pasar Bitcoin, di mana momentum pembelian mulai melemah setelah reli signifikan sebelumnya.
“Data ini memperlihatkan bagaimana tekanan jual kini lebih mendominasi arus transaksi dalam jangka pendek,” ungkap Arab Chain.
CVD Negatif Tunjukkan Dominasi Penjual di Pasar Bitcoin
Pada saat artikel ini disusun, harga Bitcoin berada di sekitar US$104.332, sementara nilai CVD tercatat negatif di -671,8 ribu.
Angka tersebut mengindikasikan bahwa arus dana bersih di Binance dalam beberapa jam terakhir lebih banyak mengalir ke arah penjual. Dengan kata lain, lebih banyak pelaku pasar yang menutup posisi dibandingkan mereka yang membuka posisi beli baru.
Menariknya, peningkatan volume perdagangan justru tidak diikuti dengan kenaikan harga. Total volume transaksi di Binance dilaporkan meningkat tipis, namun belum mampu memberikan dorongan berarti pada nilai Bitcoin.
Kondisi ini menunjukkan bahwa likuiditas baru yang masuk ke pasar Bitcoin sebagian besar digunakan untuk aksi jual cepat (short-term selling) ketimbang akumulasi jangka panjang.
Data tambahan menunjukkan adanya delta_volume positif sebesar 4,93 ribu, yang semestinya mencerminkan potensi tekanan beli. Namun, fakta di lapangan memperlihatkan bahwa angka tersebut tidak menghasilkan kenaikan harga yang berkelanjutan.
Situasi ini mempertegas bahwa pasar saat ini sedang berada di bawah dominasi aksi ambil untung dan penjualan taktis oleh investor jangka pendek.
Fase Penyesuaian Setelah Reli
Dari sisi teknikal, penurunan nilai CVD yang terjadi bersamaan dengan stabilisasi harga di kisaran US$104.000–US$106.000 dinilai sebagai sinyal awal terbentuknya fase tekanan jual laten.
Fase ini berpotensi memicu koreksi terbatas apabila momentum beli tidak segera pulih. Meskipun demikian, posisi harga yang masih bertahan di atas short-term moving average menunjukkan bahwa pasar Bitcoin masih memiliki dukungan dari investor institusional serta likuiditas jangka pendek yang relatif kuat.
Arab Chain menekankan bahwa stabilitas volume perdagangan pada level tinggi menjadi bukti bahwa aktivitas pasar tetap terjaga, meski tekanan jual mendominasi.
Dalam jangka pendek, hal ini dapat mengarah pada fase rebalancing, yaitu proses penyesuaian antara kekuatan pembeli dan penjual setelah lonjakan harga sebelumnya.
“Pasar tampaknya tengah menyeimbangkan kembali posisi setelah reli besar. Jika tekanan jual mulai berkurang, Bitcoin berpotensi kembali menguji level resistance berikutnya,” tulis Arab Chain.
Lebih lanjut, laporan tersebut menyoroti bahwa kestabilan harga Bitcoin di kisaran US$104 ribu hingga US$106 ribu kemungkinan besar menjadi area konsolidasi sebelum pasar menentukan arah berikutnya.
Apabila tekanan jual terus berlanjut tanpa adanya dorongan volume beli yang signifikan, pasar Bitcoin dapat mengalami koreksi pendek. Namun, jika dukungan dari pelaku institusional tetap kuat, potensi pemulihan tetap terbuka dalam jangka menengah.
Secara keseluruhan, situasi di Binance saat ini menggambarkan kondisi “panas dingin” dalam pasar Bitcoin global, di mana peningkatan aktivitas perdagangan tidak selalu berarti penguatan harga.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



