Dukungan dari Komite Perbankan Senat AS terhadap Paul Atkins sebagai Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) menjadi sorotan panas minggu ini.
Dengan hasil pemungutan suara 13-11 yang terbagi berdasarkan garis partai, langkah ini membuka jalan besar menuju perubahan arah regulasi pasar keuangan AS dan lebih menarik lagi, mungkin juga membawa angin segar bagi dunia kripto yang selama ini merasa berjalan di atas garis tipis regulasi.
Atkins bukanlah sosok asing. Ia pernah menjabat sebagai Komisaris SEC dari tahun 2002 hingga 2008, era yang tak bisa dibilang sepi. Ia dikenal karena pendekatannya yang mendukung pengurangan beban regulasi dan sering kali disebut sebagai pembela inovasi keuangan.
Bayangkan seorang wasit pertandingan bola yang malah menyemangati pemain untuk mencoba trik-trik baru, begitulah pandangan sebagian kalangan terhadap Atkins.
Dukungan Republik, Kekhawatiran Demokrat
Senator dari Partai Republik, Tim Scott, secara terbuka memuji rekam jejak Atkins. Menurutnya, SEC di bawah kepemimpinan Atkins akan lebih fokus pada misi intinya, yakni menjaga pasar AS tetap unggul di panggung global. Di sisi lain, Senator Elizabeth Warren dari Partai Demokrat tidak menyembunyikan kekhawatirannya.
Ia menyoroti kecenderungan Atkins terhadap deregulasi yang dianggap terlalu mengakomodasi kepentingan Wall Street dan, dalam pandangannya, menjadi salah satu penyebab utama krisis keuangan masa lalu.
“Saya tidak akan memberikan suara untuk mengonfirmasi pejabat pemerintahan ini ketika Presiden Trump dan Musk secara aktif menghancurkan lembaga-lembaga ini sementara kita hanya duduk di sini,” ujar Senator Warren, dilansir dari Reuters.
Namun demikian, tak bisa dipungkiri bahwa konteks hari ini berbeda. Pasar keuangan telah berevolusi, dan kripto menjadi salah satu elemen penting yang tak bisa diabaikan. Itulah sebabnya, posisi Ketua SEC menjadi semakin krusial di era digital saat ini.
Pandangan Pro-Kripto: Peluang atau Risiko?
Salah satu hal yang paling menarik perhatian komunitas finansial adalah sikap Atkins terhadap aset digital. Ia dikenal sebagai sosok yang pro-kripto, dan beberapa pihak melihat ini sebagai sinyal akan adanya pendekatan baru dari SEC terhadap industri yang selama ini seperti berjalan dalam kabut.
Jika sebelumnya kripto kerap dicurigai atau bahkan ditekan, mungkin ke depan akan diperlakukan lebih seperti bagian sah dari ekosistem keuangan, tentu dengan catatan tetap berada dalam pengawasan.
Lebih lanjut lagi, kabarnya Atkins menjadikan aset digital sebagai salah satu prioritas utama bila ia resmi menjabat. Tentu saja, ini bukan berarti ia akan membebaskan semua proyek kripto dari pengawasan, tapi pendekatannya diperkirakan lebih terbuka terhadap dialog dan inovasi.
Mungkin kita bisa berharap ada ruang napas bagi proyek-proyek yang selama ini hanya bisa beroperasi setengah hati karena ketidakjelasan regulasi.
Dampak Paul Atkins terhadap Ruang Kripto di AS dan Dunia
Lolosnya Atkins dari komite bisa menjadi lonceng awal bagi era baru regulasi kripto, tidak hanya di AS tapi juga secara global. Dunia memandang AS sebagai barometer utama kebijakan keuangan.
Bila SEC mulai bersikap lebih akomodatif terhadap aset digital, negara-negara lain kemungkinan akan menyesuaikan pendekatan mereka.
Di AS sendiri, para pelaku industri Web3 mulai menyambut kemungkinan ini dengan hati-hati. Beberapa dari mereka menilai bahwa regulasi yang jelas dan tidak menekan adalah syarat mutlak agar inovasi bisa tumbuh.
Apalagi jika melihat kasus seperti Ripple atau Coinbase, yang sering bersitegang dengan SEC. Jika kebijakan berubah arah, dampaknya bisa langsung terasa pada geliat investasi, penciptaan lapangan kerja di sektor teknologi, hingga minat investor institusional terhadap proyek kripto.
Sementara itu, di panggung global, negara-negara seperti Tiongkok dan Uni Eropa tentu juga tak ingin tertinggal. Bayangkan jika AS mulai melonggarkan kendali dan memberi tempat yang adil bagi kripto, apakah negara-negara lain akan ikut bersaing memberikan iklim yang lebih bersahabat?
Menanti Suara Penuh Senat
Meski sudah melewati komite, Paul Atkins masih harus menunggu pemungutan suara penuh dari Senat. Dan seperti yang sering terjadi dalam politik, apa pun masih bisa terjadi.
Tapi satu hal yang jelas, pasar sudah mulai berspekulasi, bukan soal harga token tertentu, tapi soal bagaimana perubahan kepemimpinan di SEC akan memengaruhi arah industri kripto dan keuangan secara keseluruhan.
Kalau kamu pelaku industri atau sekadar pengamat yang mengikuti perkembangan kripto, ini saat yang tepat untuk mengencangkan sabuk pengaman. Siapa tahu, bulan-bulan ke depan akan jadi perjalanan yang jauh lebih cepat dan tidak terlalu banyak rambu merah seperti sebelumnya. [st]