TON kembali menjadi sorotan pasar setelah CEO Telegram, Pavel Durov, menegaskan bahwa jaringan tersebut kini memiliki 400 validator yang tersebar di berbagai benua. Pernyataan itu langsung memicu optimisme baru di tengah reli harga TON yang kian mendekati US$3.
Pavel Durov Sebut TON Semakin Terdesentralisasi
Pavel Durov, lewat sebuah tweet yang diunggah pada Rabu (13/05/2026), mengatakan bahwa TON kini menjadi salah satu jaringan blockchain paling terdesentralisasi di dunia. Menurutnya, hal itu didukung oleh ratusan validator yang tersebar di berbagai wilayah.
“Dengan 400 validator yang tersebar di 6 benua, TON menjadi salah satu jaringan blockchain paling terdesentralisasi di dunia,” tulis Durov di X.
Ia juga menyoroti posisi Telegram sebagai validator terbesar di TON. Menariknya, Durov menilai kondisi tersebut justru membuka jalan bagi crypto exchange dan kustodian institusional untuk ikut melakukan staking TON tanpa meningkatkan risiko sentralisasi.

Pernyataan itu muncul saat ekosistem TON terus berkembang. TON kini tidak hanya berfungsi sebagai blockchain, tetapi juga mulai menjadi bagian dari layanan pembayaran digital di dalam ekosistem Telegram.
Sentimen positif terhadap TON menguat setelah TON Pay memperluas layanan pembayaran di ekosistemnya. Di sisi lain, kerja sama TON Foundation dengan SCRYPT dapat membuka akses institusional terhadap USDT di jaringan TON, mulai dari settlement hingga konversi fiat.
Harga TON Meledak, Siap Tembus US$3?
Kabar tersebut membuat analisis yang diunggah Gainmuse pada Jumat (08/05/2026) terkait potensi TON menembus US$3 semakin realistis. Menurutnya, TON baru saja keluar dari fase konsolidasi dan memasuki momentum breakout yang kuat.
Berdasarkan grafik, harga TON berhasil menembus pola descending wedge sebelum melonjak tajam menuju area resistance. Struktur ini menunjukkan tekanan beli mendominasi setelah fase akumulasi yang cukup panjang.
Meski begitu, reli tersebut kini membawa TON langsung ke zona resistance di kisaran US$2,95 hingga US$3,05. Area ini menjadi level penting karena dapat menentukan apakah tren bullish masih mampu berlanjut atau justru mulai kehilangan momentum.
Gainmuse menilai TON berpotensi mengalami pullback terlebih dahulu sebelum mencoba melanjutkan kenaikan. Menurutnya, pergerakan harga di area resistance saat ini akan menjadi penentu arah tren berikutnya.
“Reaksi harga di dekat area resistance dapat menentukan apakah TON akan melanjutkan tren kenaikan harga atau membutuhkan fase cooldown sebelum melanjutkan rally berikutnya,” tuturnya.

Untuk saat ini, TON berada di fase penting setelah didukung oleh fundamental dan teknikal yang sama-sama menguat. Namun, area resistance di sekitar US$3 masih menjadi penentu apakah reli akan berlanjut atau justru mengalami jeda.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


