Pendiri Cardano (ADA) Serang ETC: Itu Proyek Kripto Mati Suri

Charles Hoskinson, pendiri Cardano (ADA), menyerang Ethereum Classic (ETC) dan mengatakan proyek kripto tersebut mati suri. Hal itu ia sampaikan tidak lama setelah membandingkan Solana (SOL) dengan mesin Nintendo usang.

Pendiri Cardano (ADA) dan Komunitas ETC 

Perseteruan antara pendiri Cardano dan komunitas Ethereum Classic kian memanas. Hoskinson mengkritik ETC setelah seorang pendukung ETC menuduh Hoskinson berusaha menuai untung dari jaringan tersebut menyusul proposal pajak penambangan sebesar 20 persen.

Dalam cuitan terbaru, Hoskinson menyebut Ethereum Classic adalah proyek mati suri yang tidak memiliki tujuan nyata ataupun argumen yang meyakinkan bagi keberadaannya.

“Saya suka saran dana pengembangan berkelanjutan dilihat sebagai pajak penambang,” jelas CEO Input Output Global (IOG) tersebut dengan nada sarkas, dikutip dari Crypto Potato.

Hoskinson menambahkan, Ethereum Classic membuat ia sedih sebab potensi yang tidak terwujud. Menurutnya, blockchain itu adalah proyek mati tanpa ada tujuan nyata dan sekedar ada karena komunitas yang bersikeras.

Pada tahun 2014, eksekutif Cardano tersebut meninggalkan Ethereum (ETH) dikarenakan argumen terkait arah pengembangan di masa depan.

Hoskinson menjadi pendukung kuat bagi ETC sejak hard fork dari Ethereum pada tahun 2016. Tahun lalu, ia bahkan bergabung ke Dewan Direktur Koperasi Ethereum Classic.

Kendati demikian, Hoskinson menerima tuduhan dari komunitas ETC setelah ia mengusulkan protokol perbendaharaan desentralistik untuk mendirikan dana pengembangan bagi blockchain tersebut.

Proposal tersebut akan mengubah alokasi imbalan blok. Sebab itu, usulan Hoskinson tidak diterima dengan baik oleh anggota komunitas Ethereum Classic, terutama para penambang yang menolak ide itu karena mengurangi imbalan mereka.

Tuduhan terhadap Hoskinson terjadi ketika ETC mencapai all-time high bagi hash rate sebesar 48,82 TH/s pekan ini. Hash rate ETC bertambah lebih dari 100 persen dalam setahun terakhir.

Berkat peningkatan tersebut, harga ETC turut reli 20 persen dan melampaui nilai US$40.

Peristiwa ini bukan pertama kalinya komunitas ETC menolak usulan Hoskinson. Setelah blockchain tersebut mengalami serangkaian serangan 51 persen, Hoskinson mengulurkan bantuan.

Tetapi ketika itu, sedikit anggota komunitas ETC yang bersedia menerima bantuannya.

Hasilnya, Hoskinson berkata kendati ia berniat membantu komunitas ETC di masa lalu, ia merasa diperlakukan secara tidak adil oleh tim pemimpin Ethereum Classic.

Tidak hanya itu, pendiri Cardano tersebut menguasai akun Twitter Ethereum Classic. Ia tidak berniat memberikan akses kepada komunitas dalam waktu dekat, sehingga berbagai pendukung ETC merasa kesal. [ed]

Terkini

Warta Korporat

Terkait