Pentingnya Diversifikasi Aset Kripto, Termasuk Bitcoin (BTC)

Aset kripto, termasuk Bitcoin (BTC), lekat dengan sifat fluktuatif. Harganya naik dan turun dengan cepat, sebagai dampak aura kebebasan dibandingkan dengan pasar modal. Di sinilah pentingnya diversifikasi aset kripto Anda.

Dalam konteks trading, fluktuasi harga aset kripto jelas sulit ditebak. Aaat satu aset kripto turun, bisa saja aset justru naik. Jadi, tidak selamanya seluruh aset akan turun bersamaan.

Misalnya Anda memiliki Bitcoin dan Ether (ETH). Di suatu waktu Bitcoin naik, dan Ether justru turun atau sebaliknya. 

Di sini Anda bisa memanfaatkan fluktuasi dan perbedaan tersebut untuk mendapatkan keuntungan.

“Contohnya dengan menjual Bitcoin yang sedang naik dan membeli Ether yang sedang turun. Jika Anda memiliki banyak jenis aset, maka fluktuasi ini bisa sangat menguntungkan,” sebut Tim Remitano, platform jual-beli aset kripto berjenis peer-to-peer.

Bagi Anda yang hanya memiliki satu jenis aset kripto karena keterbatasan modal, maka fluktuasi ini memang masih bisa dimanfaatkan.

Hanya saja Anda harus menunggu harga jual atau beli yang tepat. Jika harganya naik terus, maka Anda bisa menjualnya dan mendapatkan keuntungan dari sana.

Namun, jika harganya turun drastis Anda harus bersiap gigit jari, jika modal beli jauh lebih besar dibandingkan harga jual.

Bahkan, Anda bisa saja mengalami kerugian tanpa bisa menutupnya dengan aset lain.  

Karena hal inilah fluktuasi harga bisa sangat merugikan bagi pengguna aset kripto yang tidak mendiversifikasi aset yang mereka miliki.

“Dengan memiliki berbagai aset kripto yang berbeda bisa menghindari Anda dari kerugian telak, karena masih ada aset lain yang bisa dijadikan tumpuan atau bahkan menutup kerugian aset lainnya,” tegas Tim Remitano. 

Nah, lanjut mereka, jika Anda sudah terlanjur menghabiskan modal untuk membeli satu jenis aset saja dan baru terpikirkan untuk diversifikasi aset, Anda bisa menukar aset tersebut ke berbagai jenis aset lainnya tanpa perlu membeli dari awal.

Caranya adalah mendaftar di Remitano dan menggunakan fitur swap yang mereka miliki. 

Fitur SWAP Remitano
Fitur swap di Remitano ini akan mengganti satu aset ke aset lainnya secara instan, agar pengguna tidak kehilangan peluang saat harga aset berfluktuasi tinggi. 

Contoh penggunaan dari fitur swap seperti ini. Aset Ether (ETH) yang Anda miliki harganya sedang turun dan justru harga salah satu aset seperti USDT sedang naik.

“Fitur swap yang instan dan cepat ini akan memungkinkan Anda untuk menukar Ether (ETH) menjadi USDT,” kata Tim Remitano. 

Tentu saja nilai USDT yang didapatkan akan disesuaikan dengan jumlah ETH yang ditukar. Dengan menggunakan fitur swap ini Anda bisa mendapatkan USDT tanpa perlu membeli lagi dari awal dan memanfaatkan hasil swap untuk mendapatkan keuntungan.

Bagi Anda yang ingin melakukan swap, jumlah minimal aset yang ditukar harus lebih dari 20 USDT.

Fitur ini sangat mudah dilakukan dengan biaya tambahan hanya 0,25 persen saja. Di Remitano Anda juga tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis  untuk trading, penyetoran, hingga penarikan fiat hingga 31 Oktober 2020.

“Anda juga berkesempatan mendapatkan bebas biaya investasi altcoin di Remitano, jika ikut serta mendaftar di kompetisi Remitano Invest yang berhadiah hingga 500 USDT,” sebutnya. 

Bagi Anda yang hanya memiliki satu jenis aset fitur ini tentu sangat menguntungkan, karena Anda di Remitano Anda tidak perlu menambah modal untuk beli aset kripto lainnya.

Jadi, cukup tukar aset yang dimiliki ke aset yang Anda inginkan. Gunakanlah fitur swap sekarang dan dapatkan manfaatnya. [red]

Terkini

Warta Korporat

Terkait