Pergerakan PEPE kembali mencuri perhatian setelah arus keluar token dari bursa melonjak tajam. Pada saat yang sama, analisis teknikal menunjukkan peluang koreksi singkat sebelum reli besar dimulai.
4,54 Triliun PEPE Keluar Bursa, Sinyal Bullish?
Pergerakan besar terjadi di balik tenangnya harga PEPE dalam beberapa waktu terakhir. Data yang dibagikan Santiment pada Rabu (05/08/2026) mencatat sekitar 4,54 triliun token keluar dari bursa hanya dalam satu hari.
Jumlah tersebut menjadi arus keluar bersih terbesar sejak 14 November 2024. Artinya, di tengah pergerakan harga yang cenderung datar, pasokan PEPE di bursa justru menyusut cukup tajam.
Dalam metrik exchange flow balance, angka negatif menunjukkan jumlah token yang keluar dari crypto exchange lebih besar daripada yang masuk, sehingga kerap dipandang sebagai sinyal positif bagi pasar.
“Lebih sedikit koin di bursa kripto berarti jumlah token yang siap dijual dengan cepat ikut berkurang, sehingga risiko aksi jual besar secara tiba-tiba menjadi lebih rendah,” jelas Santiment.

Meski memberi sentimen positif, outflow belum seluruhnya mencerminkan akumulasi investor jangka panjang. Perpindahan juga bisa berkaitan dengan kustodian, wallet crypto pribadi, atau penataan ulang aset oleh pemegang besar.
Namun, waktunya membuat data ini menarik. Lonjakan outflow muncul ketika PEPE jarang disorot dan bergerak mendatar selama sekitar dua bulan, sehingga pasar mulai menimbang peluang pergerakan berikutnya.
Harga PEPE Mulai Mendekati Support Penting
Sinyal dari data on-chain tersebut kemudian diperkuat oleh gambaran teknikal. Crypto Tony melalui akun X pribadinya pada Rabu (05/08/2026) menyoroti peluang kenaikan PEPE setelah harga menguji area penting.
Pada grafik satu jam, PEPE diperdagangkan di sekitar US$0,00002856 setelah gagal mempertahankan dorongan menuju resistance horizontal di dekat US$0,00002960 yang beberapa kali membatasi kenaikan.
Penolakan berulang di area resistance tersebut kemudian mendorong harga turun secara bertahap. Pergerakan itu membawa PEPE kembali mendekati zona support penting di sekitar US$0,00002800.
Proyeksi pada grafik memperlihatkan peluang pantulan awal menuju US$0,00002920. Setelah itu, harga berpotensi melakukan retest support sebelum melanjutkan dorongan ke area US$0,00003040 hingga US$0,00003060.
Dengan demikian, bias teknikal masih cenderung bullish selama PEPE mampu bertahan di atas US$0,00002800. Sebaliknya, penutupan kuat di bawah level tersebut dapat menggagalkan skenario kenaikan jangka pendek.
“Skenario ini akan terlihat ideal dalam satu atau dua hari ke depan. Harga PEPE berpotensi membentuk wick ke area support, lalu memulai kenaikan yang lebih besar,” tuturnya.

Apabila support dipertahankan, target terdekat berada di resistance US$0,00002960. Level ini sebelumnya beberapa kali menahan kenaikan sekaligus memicu tekanan jual dari trader jangka pendek.
Untuk saat ini, kombinasi outflow 4,54 triliun token dan pertahanan support memberi PEPE peluang rebound. Namun, pasar masih membutuhkan breakout resistance sebagai konfirmasi yang lebih kuat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


