Pergerakan harga meme coin PEPE berhasil mencuri perhatian setelah bergerak agresif dalam dua hari terakhir. Namun, apakah reli tersebut hanya sesaat, atau justru Pepecoin masih punya ruang untuk terbang lebih tinggi lagi?
Justin Sun Jadi Whale PEPE? Arkham Bongkar Jejak Pergerakannya
Narasi PEPE semakin panas setelah Arkham menyoroti gabungan beberapa wallet crypto yang diduga terkait dengan Justin Sun. Nilai kepemilikannya disebut mencapai lebih dari US$50 juta.
“Jika menggabungkan dompet resmi dan dompet yang diperkirakan terkait dengannya, Justin Sun menguasai hampir 3 persen dari pasokan PEPE, senilai US$51,25 juta,” ungkap Arkham dalam analisis yang dibagikan pada Selasa (27/10/2026).
Arkham menambahkan bahwa token tersebut masuk ke dompet terkait Sun dalam sepuluh hari terakhir. Berdasarkan atribusi mereka, posisi itu berpotensi menjadikannya pemegang individual PEPE terbesar.

Jejak dananya juga cukup menarik. Binance disebut mengirim sekitar US$20,2 juta Pepecoin ke alamat deposit Poloniex pada 16 Oktober, lalu sekitar US$20,3 juta lagi pada 26 Oktober.
Poloniex juga memindahkan PEPE ke crypto exchange HTX sebelum mengirimkannya ke alamat terkait Sun. Rangkaian transaksi ini kemudian memicu spekulasi bahwa terjadi akumulasi besar di balik pergerakan tersebut.
Sentimen Altcoin Menghangat, PEPE Dapat Angin Segar
Perhatian terhadap PEPE datang ketika selera pasar terhadap altcoin mulai membaik. Data CoinMarketCap per Kamis (29/10/2026) menunjukkan Altcoin Season Index berada di level 59, naik lima poin dari 54 sehari sebelumnya.
Pergerakan itu menunjukkan semakin banyak altcoin yang mencatatkan kinerja relatif lebih baik terhadap Bitcoin. Meski demikian, angka 59 masih berada di bawah ambang 75 untuk kategori altcoin season.

Artinya, pasar memang terlihat lebih ramah bagi aset berisiko seperti meme coin, tetapi belum cukup kuat untuk menyimpulkan bahwa rotasi modal besar-besaran menuju altcoin sudah berlangsung.
PEPE Masih Bisa Naik 50 Persen? Ini Level Penentunya
Pandangan menarik juga datang dari analis kripto ternama, Altcoin Sherpa. Lewat analisis yang dibagikan pada Rabu (28/10/2026), ia menilai PEPE masih menunjukkan kekuatan setelah bergerak agresif dalam dua hari terakhir.
Saat grafik dibuat, harga PEPE berada di sekitar US$0,00000497 setelah mencatat penguatan harian sekitar 8 persen. Meski begitu, Sherpa menilai kelanjutan momentum tersebut masih belum sepenuhnya terjamin.
“Jika mampu menembus area saat ini dan Bitcoin stabil, harganya kemungkinan bisa menuju sekitar US$0,000007. Saya belum yakin apakah PEPE akan benar-benar melesat lebih tinggi, tetapi saya terus memantaunya,” tegasnya.
Pada grafik, Sherpa menempatkan sasaran berikutnya di sekitar US$0,00000718. Namun, sebelum menuju level itu, PEPE perlu lebih dulu menembus resistance di US$0,00000515 hingga US$0,00000536.

Zona tersebut menjadi penentu penting bagi kelanjutan reli. Dari harga sekitar US$0,00000497 saat analisis dibuat, target US$0,00000718 mencerminkan potensi kenaikan sekitar 44,5 persen.
Jika dihitung dari area US$0,00000456, ruang kenaikannya bahkan mencapai 57,5 persen. Artinya, peluang kenaikan sekitar 50 persen masih terbuka, tergantung pada titik acuan harga saat ini.
PEPE memang masih punya ruang untuk melaju, tetapi konfirmasi menjadi kunci. Breakout yang meyakinkan, volume perdagangan kuat, serta harga Bitcoin yang stabil akan membuat skenario bullish terlihat semakin solid.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


