Perusahaan Ini Galang Dana US$110 Juta untuk Serok Altcoin BERA

Minat korporasi terhadap aset kripto kini semakin meluas, tidak hanya terbatas pada Bitcoin tetapi juga altcoin. Kabar terbaru datang dari ekosistem Berachain (BERA), di mana sebuah perusahaan yang terdaftar di Nasdaq berencana menggalang dana sebesar US$110 juta untuk membentuk Digital Asset Treasury (DAT).

Greenlane Holdings Siapkan Dana Besar untuk Berachain (BERA)

Dalam pengumuman resmi pada Senin (20/10/2025), Greenlane Holdings Inc. mengonfirmasi transaksi Private Investment in Public Equity (PIPE) senilai US$110 juta. Pendanaan ini dipimpin oleh Polychain Capital dengan partisipasi sejumlah investor ternama, termasuk Blockchain.com, Kraken, North Rock Digital, CitizenX, dan dao5.

Dana tersebut akan digunakan untuk menjalankan strategi DAT bernama BeraStrategy, yang berfokus pada aset kripto asli jaringan Berachain. Token BERA dipilih sebagai aset cadangan utama perusahaan, menandai pergeseran portofolio Greenlane menuju ekosistem blockchain.

BACA JUGA:  Sinyal Pasar Bitcoin Berubah Saat Kerugian Investor Mulai Menyusut

Transaksi PIPE mencakup sekitar US$50 juta dalam bentuk tunai dan US$60 juta dalam BERA, dengan penutupan dijadwalkan pada 23 Oktober 2025. Setelah rampung, Greenlane berencana membeli BERA, sekaligus memperkuat keterlibatan mereka dalam ekosistem Berachain.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Sebagai informasi, Berachain adalah blockchain Layer-1 yang mengusung mekanisme Proof-of-Liquidity (PoL), inovasi yang dirancang untuk mempercepat pertumbuhan bisnis on-chain sekaligus menyalurkan nilai ekonominya melalui token BERA. 

Pasca pengumuman, harga altcoin ini melonjak lebih dari 7 persen dalam waktu kurang dari 24 jam, dan kapitalisasi pasarnya kini menembus US$230 juta, mencerminkan minat investor yang tinggi terhadap proyek ini.

Kenaikan Harga Altcoin Berachain (BERA) - CoinMarketCap
Kenaikan Harga Altcoin Berachain (BERA) – CoinMarketCap

Dukungan dari Tokoh dan Investor Ternama

Inisiatif pembentukan DAT ini juga didukung oleh sejumlah tokoh ternama, salah satunya Ben Isenberg, yang akan menjabat sebagai Chief Investment Officer untuk BeraStrategy. Ia menilai bahwa BERA menghadirkan inovasi unik yang sangat dibutuhkan oleh pasar saat ini.

BACA JUGA:  Wells Fargo Daftarkan Merek Dagang WFUSD, Stablecoin Baru?

“Berbeda dengan jaringan Proof-of-Stake seperti Ethereum atau Solana, BERA menawarkan hasil yang didukung monetisasi block rewards. Kami melihat potensi besar dari pertumbuhan institusional Berachain,” ujarnya.

Jonathan Ip, General Counsel dari Berachain Foundation, juga menyambut baik pembentukan DAT ini. Ia menambahkan bahwa langkah yang diambil oleh Greenlane merupakan tonggak penting untuk memperluas jangkauan BERA ke pasar modal tradisional.

“BeraStrategy merupakan langkah penting dalam keterlibatan Berachain dengan pasar modal dan institusional. Keyakinan terhadap ekosistem kami, dikombinasikan dengan pengalaman mereka di bidang keuangan tradisional, kripto, dan ritel, menempatkan mereka pada posisi yang tepat untuk memperluas jangkauan dan dampak BERA,” tegasnya.

Perusahaan DAT ini akan diperkuat oleh dua tokoh besar: Bruce Linton sebagai Chairman dan Billy Levy sebagai Director. Linton sebelumnya menjabat CEO Canopy Growth Corporation dan meningkatkan valuasi hingga US$15 miliar, sementara Levy adalah pengusaha yang pernah bekerja sama dengan Sir Richard Branson dalam proyek Virgin Gaming.

Memahami Istilah Digital Asset Treasury (DAT) yang Lagi Hits

Langkah Greenlane Holdings melalui pembentukan DAT menandai momen penting bagi adopsi altcoin di kalangan institusi. Dengan dukungan investor ternama dan tim manajemen berpengalaman, strategi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem Berachain. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait