Perusahaan terbuka asal Kanada, TenX Protocols, mengumumkan telah menyelesaikan akuisisi sekitar 219,7 miliar token memecoin BONK senilai Rp40 miliar dan memasukkannya ke dalam portofolio aset digital perusahaan.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung operasional validator, aktivitas staking, serta partisipasi TenX dalam ekosistem blockchain, khususnya di jaringan Solana. Akuisisi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjadikan memecoin BONK sebagai aset strategis, bukan sekadar kepemilikan pasif.
Dalam keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan, TenX menyebutkan bahwa pembelian dilakukan dengan biaya rata-rata sekitar CA$0,00001138 per token, sehingga total kepemilikan mencapai hampir 220 miliar unit memecoin BONK.
Token tersebut kini ditempatkan sebagai bagian dari kelolaan aset digital perusahaan dan akan dimanfaatkan secara aktif untuk mendukung kegiatan teknis dan ekonomi yang dijalankan TenX di ekosistem Solana.
TenX menilai memecoin BONK memiliki karakteristik yang sejalan dengan kebutuhan operasional perusahaan, terutama dari sisi likuiditas dan aktivitas on-chain.
Token ini tercatat memiliki volume transaksi yang tinggi dan keterlibatan komunitas yang luas, sehingga dinilai mampu menopang kebutuhan staking dan validator dalam jangka menengah hingga panjang.
“Langkah ini sejalan dengan strategi kami untuk terlibat langsung dalam ekosistem blockchain berkinerja tinggi melalui infrastruktur, staking dan manajemen perbendaharaan aset digital yang disiplin,” ungkap Manajemen TenX.
Peran BONK dalam Ekosistem dan Model Bisnis TenX
Akuisisi memecoin BONK ini menegaskan arah strategi TenX sebagai perusahaan infrastruktur blockchain yang berupaya mengoptimalkan penggunaan aset digital untuk kegiatan produktif.
Alih-alih hanya menyimpan token sebagai cadangan nilai, TenX memanfaatkan kepemilikan memecoin BONK untuk mendukung operasional teknis, termasuk staking dan validator services yang menjadi sumber pendapatan berulang dalam ekosistem blockchain.
Pendekatan tersebut mencerminkan pergeseran cara pandang terhadap memecoin BONK, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai token berbasis komunitas. Seiring meningkatnya adopsi di jaringan Solana, BONK kini dipandang memiliki peran lebih luas dalam mendukung aktivitas ekonomi on-chain.
Likuiditas yang matang dan distribusi token yang luas menjadi faktor penting yang mendorong TenX menjadikan BONK sebagai bagian dari strategi aset digitalnya.
Di sisi lain, langkah TenX juga menempatkan perusahaan ini dalam kelompok emiten yang mulai memanfaatkan aset kripto tertentu sebagai bagian dari model bisnis, bukan hanya sebagai investasi spekulatif.
Dengan mengintegrasikan memecoin tersebut ke dalam aktivitas validator dan staking, TenX berharap dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat keterlibatan dalam ekosistem Solana yang terus berkembang.
Analis Soroti Area Teknikal Memecoin BONK
Di sisi lain, analis teknikal Altcoin Sherpa, dalam pandangan terpisah, menilai posisi BONK berada di area teknikal yang menarik. Ia menyebutkan bahwa token tersebut berada di wilayah rasio Fibonacci 0,382 yang bersilangan dengan area support dan resistance, sehingga secara teknikal berpotensi menjadi zona akumulasi.

Namun, ia juga menekankan kehati-hatian, dengan menyatakan bahwa dirinya belum merasa nyaman mengambil posisi baru sebelum Bitcoin menunjukkan tanda-tanda pembentukan bottom jangka pendek.
Pandangan tersebut mencerminkan bahwa meskipun memecoin BONK mulai dilirik sebagai aset strategis oleh perusahaan seperti TenX, sentimen pasar kripto secara umum masih menjadi faktor penentu utama.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



