Peter Brandt: Bitcoin Bisa Turun Hingga US$5.500-5.324 pada Juli 2020

Peter Brandt, analis teknikal senior ternama asal Amerika Serikat mengatakan, bahwa Bitcoin bisa turun hingga US$5.500-5.324 pada Juli 2020. Bagi Peter ini adalah sebuah “kewajaran”, karena ada sejumlah pola tertentu secara historis.

Sejak Juli 2019, beberapa pekan setelah Bitcoin (BTC) turun dari US$13.793, beragam prediksi mencuat. Kini, narasi yang paling lazim adalah, bahwa trader dan investstor harus mewaspadai level US$6.000. Jika Bitcoin turun menembus level itu, maka berpotensi turun lebih jauh lagi. Penjelasan lebih meyakinkan datang dari Peter Brandt, analis teknikal senior ternama asal Amerika Serikat.

Dalam analisis terbarunya itu, Peter menggunakan konsep “fractal” dalam konteks ia adalah seorang penganut “Classical Charting Principles”. Konsep itu lazimnya digunakan untuk mengenali titik-titik pembalikan arah (reversal point) berdasarkan data historis. Pun analisis Peter diletakkan pada rentang waktu harian (daily) dan mingguan (weekly).

https://www.youtube.com/watch?v=PAR42JQAci0

“Bitcoin sudah melampaui laju parabolik sebanyak empat kali sejak tahun 2011 dan empat kali penurunan dalam rentang mingguan berdasarkan Moving Average (MA). ‘Pola 12 bulan’ dari titik tertinggi ke terendah pun terlihat jelas, sebagai bagian dari fase parabolik berikutnya. Dengan pola itu, saya melihat Bitcoin bisa turun ke level US$5.324 pada Juli 2020 sebagai titik support, sebelum naik kembali,” katanya di Bitcoinlive.com awal Desember 2019.

Bitcoin bisa turun ke level US$5.324 pada Juli 2020 sebagai titik support sebelum naik kembali. Sumber: Bitcoinlive.

Dalam periode harian (daily), Peter juga menyebutkan bahwa tren turun itu (sejak US$5.324) akan membentuk fase parabolik berikutnya dalam 6 bulan.

Peter juga menegaskan, bahwa prediksi ini bisa pula keliru dan tafsirannya akan berbeda jikalau menggunakan indikator yang lain. Tetapi, berdasarkan pengalamannya, cara analisis seperti ini kerap ia gunakan dalam mengulas jenis aset yang lain dan dijadikan sebagai patokan.

“Saya percaya Bitcoin bisa melejit hingga US$100.000 di masa yang akan datang dan tidak akan menjadi nol,” tegasnya. [Red]

Terkini

Warta Korporat

Terkait