Peter Schiff: Kejatuhan Bitcoin Bisa Jadi Akhir dari Strategy

Strategi investasi Bitcoin yang diterapkan Michael Saylor kini menghadapi ujian berat. Dengan harga BTC yang anjlok, Strategy berada dalam tekanan besar. Peter Schiff, salah satu kritikus paling vokal, bahkan memperingatkan bahwa kebijakan agresifnya bisa berujung pada kebangkrutan.

Masalah Beban Utang di Strategy

Peter Schiff, salah satu tokoh yang paling sering mengkritik BTC, kembali melontarkan peringatan keras. Kali ini, ia menyoroti strategi investasi Bitcoin yang diterapkan oleh Michael Saylor, pendiri perusahaan yang kini bernama Strategy (sebelumnya MicroStrategy). 

Dengan harga Bitcoin yang terlihat turun di bawah level US$89.000, Schiff semakin yakin bahwa pendekatan Saylor yang mengandalkan utang untuk membeli BTC adalah bom waktu yang siap meledak. 

Berdasarkan pembelian Bitcoin terakhir, Strategy memiliki 499.096 BTC dengan harga rata-rata sekitar US$66.000 per koin. Jika harga Bitcoin tak segera pulih, Schiff menilai model bisnis berbasis utang yang dijalankan Michael Saylor berisiko runtuh.

Strategy Tancap Gas! Investasi Bitcoin Naik Rp32 Triliun

Menurut Schiff, masalah terbesar Microstrategy bukan hanya BTC yang merosot, tetapi juga harga saham perusahaan tersebut. Strategy baru-baru ini menerbitkan convertible senior notes dengan harga konversi US$433,43 per saham yang menambah beban hutangnya. 

“Ketika MSTR diperdagangkan dengan diskon terhadap kepemilikan Bitcoinnya, secara teori Saylor bisa menjual Bitcoin untuk membeli kembali sahamnya guna menutup diskon itu,” ujar Schiff di X.

Namun, Jika Microstrategy melakukan penjualan besar-besaran aset kripto tersebut maka ini berpotensi menekan harganya lebih jauh, sehingga semakin memperbesar selisih nilai saham MSTR terhadap aset yang dimilikinya.

“Tapi karena langkah ini justru akan menjatuhkan harga Bitcoin dan saham MSTR, ia tidak akan melakukannya. Diskon itu akan terus melebar hingga kebangkrutan memaksanya untuk menjual,” tambahnya.

Akankah Strategy Bertahan?

Dalam pandangan Schiff, kondisi Strategy kini sangat mengkhawatirkan dan hampir tidak memiliki jalan keluar. Jika harga Bitcoin tidak naik secara signifikan dalam waktu dekat, perusahaan yang dipimpin oleh Michael Saylor tersebut berisiko menghadapi kebangkrutan.

“Ya, Anda harus tidak punya otak untuk membelinya. Utang yang dimiliki membuat MSTR kemungkinan besar akan bangkrut. Saham biasa akan menjadi nol, bahkan jika Bitcoin tidak. Jika Strategy berhasil menghindari kebangkrutan sekalipun, dampak dilusinya akan sangat besar,” tegasnya.

Harga Bitcoin Semakin Rontok, Ini Kata Analis Kripto!

Penurunan harga BTC lebih dari 20 persen dalam beberapa hari terakhir menandakan aset tersebut memasuki bear market. Menurutnya, menjadikan cadangan Bitcoin dalam strategi sistem keuangan AS hanyalah sebuah ilusi.

“Mendirikan Strategic Bitcoin Reserve sekarang hanya akan terlihat seperti dana talangan untuk Bitcoin. Trump sebaiknya menjaga jarak dari BTC agar tidak dikaitkan dengan kehancurannya. Trump lebih suka pemenang, bukan yang kalah,” tambah Schiff.

Dengan kondisi pasar kripto yang penuh ketidakpastian dan tekanan finansial yang semakin berat, tantangan bagi Michael Saylor dan Microstrategy tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat. 

Apakah Michael Saylor dapat membuktikan bahwa strategi agresif Bitcoin-nya masih layak dalam jangka panjang, ataukah peringatan Schiff justru akan terbukti benar dan mengguncang pasar kripto? [dp]

Terkini

Warta Korporat

Terkait