Phantom, dompet kripto non-kustodian yang banyak digunakan di ekosistem blockchain, resmi meluncurkan fitur prediction market alias prediksi pasar berbasis on-chain melalui kemitraan dengan Kalshi.
Peluncuran ini memungkinkan pengguna Phantom untuk memperdagangkan kontrak prediksi atas berbagai peristiwa dunia nyata langsung dari dalam aplikasi dompet, tanpa perlu berpindah platform.
Fitur tersebut mulai diluncurkan secara bertahap kepada pengguna Phantom dalam beberapa waktu terakhir dan menandai perluasan fungsi wallet dari sekadar alat penyimpanan aset digital menjadi pintu masuk ke aktivitas finansial berbasis prediksi on-chain.
Kolaborasi ini menggabungkan antarmuka dan basis pengguna Phantom dengan infrastruktur pasar prediksi Kalshi, sehingga pengguna dapat mengambil posisi atas suatu peristiwa, memantau probabilitas secara real-time, serta berinteraksi dengan komunitas yang sama di dalam ekosistem wallet.
Melalui integrasi ini, aktivitas prediction market ditempatkan sejajar dengan fitur lain yang telah lebih dulu tersedia di Phantom, seperti DeFi, perdagangan derivatif perpetual, dan penggunaan stablecoin.
Peluncuran prediction market ini diumumkan secara resmi oleh Phantom melalui pernyataan publik perusahaan. Phantom menyebut fitur tersebut sebagai langkah strategis untuk memperluas pengalaman pengguna dalam mengakses produk keuangan berbasis blockchain secara langsung dan terintegrasi.
Integrasi Phantom dan Kalshi di Dalam Wallet
Prediction market yang diluncurkan Phantom memungkinkan pengguna memperdagangkan kontrak prediksi yang merepresentasikan hasil dari berbagai peristiwa, termasuk isu ekonomi, politik, budaya, hingga topik yang relevan dengan aset digital.
Seluruh proses dilakukan langsung di dalam wallet Phantom, sehingga pengguna tidak perlu membuat akun tambahan atau memindahkan dana ke platform eksternal.
CEO Phantom, Brandon Millman, menjelaskan bahwa integrasi ini dirancang untuk menyatukan aktivitas prediksi dengan ekosistem Web3 yang sudah akrab bagi pengguna Phantom.
“Dengan mengintegrasikan lapisan posisi tokenisasi yang merujuk pada pasar peristiwa teregulasi Kalshi dengan Phantom, pengguna dapat memperdagangkan apa yang mereka minati secara real-time bersama komunitas yang sama tempat mereka sudah menjelajahi DeFi, perps, stablecoin, dan banyak lagi,” ujar Brandon Millman, dalam siaran pers.
Dari sisi teknis, posisi prediksi pengguna direpresentasikan dalam bentuk tokenisasi on-chain yang dapat dikelola langsung dari wallet.
Pengguna dapat memantau perubahan peluang atau odds secara dinamis, melihat perkembangan pasar, serta menerima notifikasi ketika kontrak prediksi mencapai penyelesaian. Pendekatan ini membuat prediction market terasa serupa dengan aktivitas on-chain lain yang telah lazim di kalangan pengguna kripto.
Phantom juga menyebut bahwa pengalaman pengguna menjadi fokus utama dalam pengembangan fitur ini.
Antarmuka prediction market disusun agar mudah diakses oleh pengguna ritel, termasuk mereka yang sebelumnya belum pernah menggunakan pasar prediksi, dengan alur transaksi yang dirancang sederhana dan transparan.
Perluasan Fungsi Wallet dan Arah Pengembangan
Peluncuran prediction market berbasis Kalshi mencerminkan upaya Phantom untuk memperluas peran wallet kripto dalam ekosistem blockchain.
Tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan aset digital, Phantom kini memosisikan dirinya sebagai platform yang mengintegrasikan berbagai aktivitas keuangan on-chain dalam satu aplikasi.
Dengan basis pengguna yang besar, Phantom memberikan Kalshi akses distribusi yang luas ke komunitas kripto global, sementara Phantom memperoleh konten dan aktivitas baru yang meningkatkan keterlibatan pengguna.
Integrasi ini juga memperlihatkan bagaimana pasar prediksi dapat dihadirkan dalam format on-chain yang lebih mudah dijangkau oleh pengguna Web3 tanpa harus melalui proses yang kompleks.
Fitur prediction market ini diluncurkan secara bertahap dan ketersediaannya dapat berbeda tergantung wilayah serta kesiapan sistem pengguna.
Phantom menyatakan akan terus mengembangkan fitur ini seiring dengan masukan pengguna dan dinamika pasar, termasuk menambah variasi kontrak prediksi serta meningkatkan pengalaman interaksi komunitas di dalam wallet.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



