Pi Network meluncurkan token uji coba SLICE sebagai bagian dari pengembangan ekosistem launchpad menjelang Pi2Day pada 28 Juni 2026. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi komunitas sekaligus menguji mekanisme token baru di jaringan testnet.
Di tengah inovasi tersebut, harga PI masih bergerak di dekat level terendahnya akibat tekanan pasar kripto. Kondisi ini memunculkan pertanyaan, mampukah kehadiran SLICE menjadi sentimen positif bagi pergerakan harga PI?
Pi Network Perkenalkan SLICE untuk Uji Coba Launchpad
Pi Network meluncurkan SLICE sebagai token kedua yang digunakan dalam fase pengujian launchpad di jaringan testnet. Program ini akan berlangsung selama dua pekan sebagai bagian dari persiapan menuju Pi2Day 2026.
“Token uji coba kedua bernama SLICE kini telah tersedia di jaringan testnet untuk mengevaluasi efektivitas pembaruan pada Pi Launchpad sekaligus memberikan kesempatan bagi Pioneer mempelajari mekanisme token ekosistem terbaru,” tulis mereka di X, Sabtu (13/6/2026).
Launchpad merupakan wadah inkubasi proyek di ekosistem Pi Network yang memungkinkan pengguna menguji mekanisme token baru sebelum diterapkan di jaringan utama. Token uji coba pertama diperkenalkan pada PiDay 2026 atau 14 Maret lalu.

Pengembangan SLICE mengadopsi masukan dari lebih dari 478 ribu Pioneer yang mengikuti pengujian. Umpan balik tersebut digunakan untuk menyederhanakan partisipasi, memperbarui mekanisme launchpad, dan meningkatkan pengalaman pengguna.
Untuk mengikuti pengujian, pengguna cukup membuka Pi Browser dan mengakses launchpad. Selanjutnya, pilih proyek SLICE, tentukan jumlah Test-Pi, konfirmasi partisipasi, lalu gunakan aplikasi Slice of Pi.
Meski menarik perhatian, Pi Network menegaskan bahwa SLICE bukan token yang akan diperdagangkan di masa depan. Aset ini hanya tersedia di jaringan testnet dan tidak akan pernah diluncurkan ke mainnet.
Harga PI Terpuruk, Investor Menanti Momentum Pi2Day
Meski Pi Network menghadirkan pembaruan melalui peluncuran SLICE, sentimen tersebut sejauh ini belum mampu mengangkat performa harga PI. Token ini masih bergerak di dekat level terendahnya.
Tekanan jual yang melanda pasar kripto dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan token PI. Akibatnya, minat investor masih belum sepenuhnya pulih meski ekosistem terus berkembang.
PI bahkan sempat mencetak rekor harga terendah baru di bawah US$0,12 pada 6 Juni lalu. Meski telah pulih lebih dari 7 persen dari titik tersebut dan kini naik ke rentang US$0,13, nilainya masih jauh di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada Februari 2025.Â

Di tengah kondisi itu, perhatian investor kini tertuju pada Pi2Day yang akan berlangsung pada 28 Juni mendatang. Momentum tersebut dinilai dapat menjadi ujian awal apakah pembaruan ekosistem, termasuk SLICE, mampu memperbaiki sentimen terhadap PI.Â
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


