Deposito kripto menawarkan cara baru untuk mendapatkan passive income crypto hanya dengan mengunci aset digitalmu di platform tertentu yang memberikan bunga tinggi.
Berbeda dari deposito bank yang diatur lembaga keuangan, platform “deposito” kripto memanfaatkan sistem smart contract untuk mengelola dan membagikan hasil dari aset yang kamu simpan.
Konsepnya sederhana, kamu “menabung” aset kripto seperti USDT atau USDC, lalu platform akan menggunakannya untuk memberikan pinjaman atau menyediakan likuiditas di pasar dan kamu akan menerima imbal hasil tahunan (APY) sebagai keuntungannya.
BACA JUGA: APY vs APR Crypto: Mana yang Paling Cuan? Ini Cara Menghitungnya!
Daftar Platform Deposito Kripto dengan Imbal Hasil Tertinggi
Dalam dunia kripto, dikenal istilah yield farming, sistem di mana pengguna bisa mendapatkan imbalan hanya dengan mengunci sejumlah aset ke dalam protokol tertentu. Konsep ini mirip seperti deposito di bank tradisional, hanya saja semua prosesnya berjalan otomatis lewat smart contract.
Dana yang kamu kunci nantinya akan digunakan untuk menyediakan likuiditas di pasar atau dipinjamkan ke pengguna lain. Platform “deposito” kripto bertindak sebagai pengelola, sehingga kamu hanya perlu menyimpan aset dan membiarkan sistem bekerja untuk menghasilkan imbalan.
Daftar platform deposito kripto di bawah ini dipilih berdasarkan tiga kriteria utama:
- Menyediakan layanan lending untuk stablecoin populer seperti USDC atau USDT, yang cenderung lebih stabil dibanding aset kripto lain.
- Memiliki total value locked (TVL) minimal US$10 juta untuk menjamin likuiditas dan tingkat kepercayaan pengguna.
- Mencatat imbal hasil (APY) kompetitif dalam 24 jam dan 30 hari terakhir.
Melansir laman Earnbase, berikut beberapa platform deposito kripto populer yang menawarkan bunga kompetitif, berdasarkan data terkini:
Nama Platform | Produk | APY (24h) | APY (30d) |
| Avantis | Senior Vault | 37,71% | 18,70% |
| Avantis | Junior Vault | 31,43% | 24,02% |
| Compound | V3 | 13,82% | 4,44% |
| 40 Acres | USDC Vault | 13,65% | 14,92% |
| YO | Core Vault | 10,28% | 11,03% |
| Maple | Earn | 8,93% | 9,11% |
| Morpho | MEV Capital USDC | 8,70% | 8,09% |
| Fluid | Lend | 8,12% | 8,88% |
| Yearn | USDC Vault #2 | 7,70% | 6,17% |
| Benqi | Lending Market | 6,30% | 8,61% |
Note: Perlu diingat, persentase APY bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Informasi dalam artikel ini bersifat informatif, bukan rekomendasi investasi, jadi pastikan kamu melakukan riset lebih lanjut sebelum memilih platform yang cocok buatmu.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Soal Deposito Kripto
Sebelum kamu mulai mencoba salah satu platform di atas, ada baiknya kamu memahami dulu hal-hal dasar seputar deposito kripto. Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh pengguna baru agar kamu bisa lebih paham soal produk “deposito” kripto.
BACA JUGA: 10 Tempat Trading Crypto Tanpa KTP dan Modal Kecil Terbaru!
Apakah Deposito Kripto Aman?
Keamanan platform deposito kripto sangat bergantung pada sistem smart contract yang digunakan. Tidak seperti deposito di bank yang dijamin lembaga pemerintah, risiko seperti hack, malware, atau kegagalan sistem tetap ada.
Karena itu, pastikan kamu hanya menggunakan platform yang sudah diaudit oleh pihak ketiga seperti Certik, PeckShield, Hacken, dsb.
Apakah Deposito Kripto Cocok untuk Pemula?
Kalau kamu baru di dunia kripto, deposito kripto bisa jadi pintu awal yang aman untuk belajar cara kerja blockchain dan DeFi. Tapi tetap ingat, risikonya tetap ada. Jangan pernah menaruh asetmu tanpa memahami sistem yang kamu gunakan.
Berapa Minimal Deposit yang Dibutuhkan?
Nominal minimum berbeda di tiap platform. Ada yang bisa dimulai dari beberapa dolar, ada juga yang mensyaratkan minimum tertentu. Pastikan kamu membaca syarat dan ketentuannya sebelum menyetor aset.
Apakah Dana Bisa Ditarik Kapan Saja?
Sebagian besar produk deposito kripto bersifat fleksibel. Kamu bisa menarik aset kapan pun tanpa menunggu jatuh tempo seperti deposito tradisional.
Namun, beberapa platform mungkin butuh waktu hingga 24 jam untuk memproses penarikan dan kamu bisa kehilangan bunga yang belum diklaim.
Kapan Imbal Hasil Dibayarkan?
Biasanya, bunga dari deposito kripto akan dibayarkan setiap hari atau mingguan, tergantung kebijakan platform. Keuntungannya bisa langsung kamu klaim atau dibiarkan menumpuk untuk mendapatkan efek compound interest.
Bagaimana Jika Platformnya Bangkrut atau Diretas?
Kalau platform deposito kripto mengalami peretasan, aset yang kamu simpan berpotensi hilang. Karena tidak ada lembaga penjamin seperti LPS, maka keamanan sepenuhnya bergantung pada protokol yang digunakan.
Tertarik Buat Deposito Kripto?
Platform deposito kripto menawarkan peluang menarik buat kamu yang ingin menghasilkan passive income crypto tanpa harus aktif trading. Tapi seperti investasi lainnya, selalu penting untuk memahami risikonya dan melakukan riset sebelum menaruh dana.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



